
tak terasa pernikahan Gio dan Alea telah berjalan selama 1 tahun, dan hari ini hari dimana Gio akan mengatakan ke seluruh dunia jika Alea adalah istrinya.
di salah satu apartemen milik Gio semua di sibukkan dengan menyiapkan konferensi pers yang akan digelar oleh Gio, dan konferensi pers itu akan digelar eksklusif. disana sudah ada beberapa awak media yang berdatangan dan bukan hanya awak media saja, Clien dan rekam kerja Gio berkumpul dan diundang di sana.
Gio yang mengenakan kemeja hitam dan jas hitam yang sangat cocok melekat ditubuhnya membuat dirinya semakin tampan dan berwibawa. semua orang yang berada disana menatap Gio dengan tatapan memuja dan terkesima melihat betapa tampannya CEO Gionandra abraxas kenanzo.
semua orang yang berada di sana terdiam yang membuat Gio menengok ke arah tangga, dan Gio melihat seorang gadis cantik tengah menuruni anak tangga satu-persatu. Gio menatap gadis itu dengan tatapan memuja, dan dengan mata yang selalu menatap gadis itu. ya Gadis itu adalah istrinya Alea.
Gio menghampiri Alea, dan tangan nya membantu Alea menuruni satu persatu anak tangga dengan mata yang selalu menatap Alea. "Cantik" mendengar pujian dari Gio, Alea langsung tersipu malu dengan pipi yang merah merona.
...****************...
"Kalian Semua pasti bingung mengapa aku melakukan konferensi pers mendadak, dan pasti beberapa orang sudah tau alasan aku melakukan konferensi pers ini ” Ucap Gio mengambil alih mic yang berada di tangan Will.
Semua awak media tertuju ke arah Gio dengan kamera yang terus mengarah ke arah Gio dan Alea.
"Alasan ku melakukan konferensi pers ini adalah wanita yang berada di samping ku ini, dia adalah Alea Briella Claudine Ellora Kenanzo istri ku sekaligus Cinta ku" Ungkap Gio menatap ke arah Alea.
orang-orang yang berada di sana terkejut dengan ungkapan yang baru saja diucapkan oleh Gio, semua awak media seketika mengarahkan kamera ke arah Alea yang merasa gugup dengan telapak tangan yang menggenggam erat tangan Gio.
"Alea, bagaikan pelangi dan aku adalah hujan. setiap kali aku jatuh. dia selalu datang pada waktunya. disaat semua orang menjauh dari ku, orang pertama yang selalu bersama ku adalah Alea" Ucap Gio yang membuat Alea terharu.
Gio berjongkok dan tangan nya menggenggam tangan Alea, dan perlahan-lahan Ia mencium punggung tangan Alea dengan lembut membuat air mata Alea jatuh tiba-tiba.
terdengar suara riuh tepuk tangan dari para awak media dan para tamu. semuanya dibuat kagum oleh Gio, mereka semua tak menyangka jika CEO Gionandra abraxas kenanzo yang sering mereka kagumi telah memiliki seorang istri.
__ADS_1
tetapi tidak dengan satu wanita yang mengenakan gaun hitam, wanita itu menatap benci ke arah Alea dan Gio. wanita itu tidak lain adalah Gabriel adik tiri Alea, ia tak pernah membayangkan jika saudara tiri nya Alea akan dijadikan seorang ratu di dalam kehidupan Gio, padahal selama ini ia menganggap Alea hanya lah seorang gadis desa yang biasa.
"Cihh!!,,....hari ini kau bahagia Alea, tapi tidak dengan besok lihat saja apa yang akan ku perbuat nanti. akan ku rebut kembali Gio ku darimu!" geram Gabriel sembari menggenggam sebuah gelas yang berisi kan wine hingga pecah berkeping-keping.
Karena Gabriel tak bisa melihat Alea dan Gio bahagia, dengan cepat Gabriel melengos pergi meninggalkan aula dengan kebencian dan hati busuk sekaligus ide jahat yang sekarang berada di pikirannya.
Visual Gabrielis Revalina mazundar
"Shitttt...Aku tak menyangka jika Alea akan sebahagia hari ini, dan bagaimana Gio telah sembuh dari kelumpuhan ini tidak mungkin!!" disepanjang jalan Gabriel mengumpat Alea dengan penuh kebencian.
saat Gabriel tengah asik mengumpati Alea di sepanjang jalan nya, ia melangkah memasuki sebuah mini bar. ia ingin merampiaskan amarah nya dengan meminum segelas champagne.
"Berikan aku segelas champagne!" ujar Gabriel Kepada bartender yang berada disana.
bartender itu pun langsung menuangkan champagne ke dalam gelas, lalu menyerahkan nya ke pada Gabriel. dan Gabriel langsung meneguk champagne itu dengan sangat rakus karena emosi, sehingga ia terus meminta bartender terus menuangkan champagne ke dalam gelas nya hingga ia mabuk berat.
di tengah mabuk berat dengan pandangan yang ranum-ranum Gabriel melihat sang mama Tengah asik bermesraan dengan seorang pria yang tak lain adalah Edwinder Alvaro.
Gabriel menguping dari balik pintu ketika melihat Mama Tara dan dengan pria lain masuk ke dalam kamar hotel, Gabriel terkejut ketika mendengar suara Des*Han dari dalam. dan...
Brakkkk!!....
Gabriel mendobrak pintu sehingga kedua mata melihat dengan jelas jika sang mama tengah melakukan hubungan terlarang dengan Edwin yang menjadi selingkuhan lama mama tara.
"Gabriel..." kejut Mama Tara ketika melihat sang putri datang.
"Apa-apaan ini Ma?!!!..." bentak Gabriel dengan nada tinggi.
Mama Tara dibuat kalang kabut oleh Gabriel, dengan cepat Mama Tara dan Edwin
__ADS_1
membenarkan pakaian mereka. dan Gabriel yang tak kuasa menahan amarah pun langsung menampar Edwin dengan sangat keras sehingga telinga Edwin berdenging.
Plakkkkkkkkk....!!!
"Gabriel! dia adalah papa kandung mu!!!, jangan pernah kau berani menampar papa mu!!" Ancam mama tara yang tak suka dengan sikap putri nya.
"Papa?" Gabriel terkejut mendengar kebenaran ini jika dirinya bukanlah putri kandung papa mazundar melainkan putri dari hubungan gelap sang mama dengan papa kandung nya yakni Edwin.
"Ini tidak mungkin!!!" Serga Gabriel dengan kencang.
"Papa ku hanya satu yaitu papa mazundar, Dan Bukan Dia!!!!" tunjuk Gabriel ke arah Edwin dengan mata yang memerah menahan amarah yang kapan pun bisa meledak.
Pyarrrrrrr....
Dengan emosi Gabriel melemparkan sebuah Gucci, Sehingga pecah dan hancur hingga tak berbentuk. yang membuat Mama Tara dan Edwin terkejut dengan sikap Putri mereka.
"Gabriel putri mama, dengarkan mama sayang" bujuk Mama Tara ketika melihat Gabriel mengambil pisau buah yang tak jauh dari jangkauan nya. Dan...
Jlebbbb....
Gabriel yang tak tahan untuk merendam amarah nya pun langsung menus*kkan pisau yang berada di tangan dengan sangat bruntal ke arah Edwin sehingga dar*h segar mengenai wajah gabriel.
Argghhhhhhhhh....
Gabriel terus menerus menus*k Edwin berulang kali sehingga tak lama kemudian Edwin tergeletak tak bernyawa dengan tubuh yang sudah berlumuran dar*h, sedangkan mama Tara terduduk lemas melihat kek*jaman sang putri dengan tubuh yang bergetar ketika Gabriel menatap nya dengan senyum devil.
"Mama mengkhianati ku, maka dari itu Mama tidak berhak berada di Dunia ini" Ucap Gabriel dengan pengaruh minuman keras yang membuat nya tak sadar apa yang dia lakukan sekarang dan...
Argghhhh...
Mama Tara meringis kesakitan ketika Gabriel mencek*k Mama Tara dengan sangat kuat, dan salah satu tangan Gabriel menus*kan pisau ke arah Mama Tara sehingga Mama Tara terbaring tak bernyawa.
__ADS_1
Gabriel menatap tangan nya sendiri yang sudah berlumuran dar*h segar sang mama, dengan rasa takut ia pergi meninggalkan may*t Mama Tara dan Edwin begitu saja dengan menutupi tubuh nya dengan Hoodie hitam dan masker agar tidak ada yang tau jika dia membunuh sang mama dan Edwin.
Bersambung....