Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh

Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh
Eps 67


__ADS_3

hari ini Gio dan Alea kembali ke negara mereka dengan menggunakan jet pribadi Gio, dan pengamanan yang diperketat untuk menjaga keselamatan Alea. disana Gio menegakkan beberapa anggota inti nya untuk menjaga keamanan, dan beberapa anggota nya selalu menjaga Alea di belakang nya. Termasuk Will, dan Levi.


"Tuan Apa kabar? bagaimana dengan new Zealand Tuan?" Tanya Levi dengan antusias.


"Baik, dan new Zealand bagi ku biasa-biasa saja" Jawab Gio dengan santai.


Levi dan Will hampir ingin tertawa, pasalnya Gio sudah sering berkeliling dunia. apalagi dia seorang CEO ternama di negara itu, pastinya dia akan memiliki rekan kerja di setiap negara. so ya Gio sangat bosan untuk keluar negeri, tapi jika soal Alea dia akan melakukan apapun itu.



Visual Gionandra Abraxas Kenanzo



Visual William Cooper



Visual Zaen Levi arkanan


"Alea...aku terpaksa harus ikut meeting bersama papa, jadi kamu akan diantar Will ke Mension. aku titip salam kepada Oma dan mama, karena ini meeting mendadak dan ini meeting yang sangat penting" Ucap Gio menatap Alea yang berdiri disampingnya sedari tadi.


"Tidak papa gio...Aku akan menunggumu..." Ucap Alea dengan Lembut.


"Kau ingin aku membawakan apa? akan ku berikan saat aku pulang? hm?" Tanya Gio sembari menangkup wajah Alea yang terlihat mengemaskan.



Visual Alea Briella Claudine Ellora


"Emm..bawakan aku boneka, kalau kamu bawakan aku boneka, aku bisa memeluknya kapan pun dan dimana pun saat kamu sedang berkerja" Ucap Alea sembari memasang raut wajah yang mengenaskan.

__ADS_1


"Sebenarnya bukan aku yang menginginkan nya tapi...." Alea mengelus perut nya, yang tengah mengandung.


Gio terkekeh melihat tingkah manja Alea yang begitu imut dimatanya, sejak hamil, sikap Alea menjadi menja bagaikan seorang gadis kecil. tapi Gio senang ketika melihat Alea begitu manja padanya. karena selama ini, tidak ada yang bersikap seperti itu kepada nya.


Gio berjongkok, mengelus tengkuk perut Alea yang semakin hari semakin membesar. kemudian ia berkata..


"Papa akan bawakan boneka yang Begitu banyak, jaga mama ya, dan jangan nakal didalam sana. cup..." Bisik Gio kepada calon anak nya yang masih berada di dalam kandungan Alea.


"Iya papa ..." Alea menirukan suara anak kecil.yang membuat suasana disana begitu hangat ketika melihat kehangatan Alea dan Gio.


"Wisata masa depan..." Gumam Will, tapi masih dapat di dengar oleh Levi.


"Will jaga istri ku!!! jangan mengebut!!! awas saja kau jika terjadi sesuatu!!!" Tegas Gio dengan tatapan tajam nya.


Gleghh...


Will menelan Slavina nya takut dengan ancaman Seorang Gionandra Abraxas Kenanzo...


"Siap Tuan, jika saya melakukan kesalahan maka saya Ikhlas jika gaji saya dipotong" Ucap Will dengan raut wajah memelas.


"Levi! kumpulkan seluruh pasukan!!" Pintah Gio dengan rahang tegas nya.


"Baik Ketua..." Dengan Levi menyuruh seluruh pasukan berkumpul di markas.


***


disisi lain, Alea bersama Will yang tengah dalam perjalanan menuju Mension utama keluarga Kenanzo. Alea mengambil sebuah paper bag sebagai hadiah untuk sahabat nya willona dan Gresscil.


"Will ini untuk mu dan willona, aku membeli nya di new Zealand. seingat ku kalian berdua sama-sama menyukai jam Alorji, dan kalian berdua sama-sama menyukai warna hitam. jadi ya aku membelinya sebagai oleh-oleh untuk kalian berdua" Ucap Alea meletakkan paper bag di nangkas mobil.


"Terima kasih nona...aku dan willona akan suka dengan hadiah ini..." Ucap Will dengan senyuman dan kembali fokus untuk mengendarai karena ia sudah berjanji kepada Tuan nya untuk mengantar Alea dengan selamat.

__ADS_1


"Oh ya Will, meeting apa yang begitu mendadak sampai-sampai harus membawa begitu banyak bodyguard bersama Gio?" Tanya Alea yang bingung saat tadi ia turun dari jet pribadi melihat begitu banyak bodyguard berkumpul.


Will terbelalak, sebenarnya mereka bukanlah bodyguard akan tetapi anggota klan bersenjata yang sudah dikumpulkan oleh gio untuk menyerang musuh. ia bingung bagaimana cara menjawab pertanyaan Alea.


"Emmm...ah ya, nona! bagaimana pemandangan di new Zealand. aku dengar disana pemandangan nya begitu indah ketia turun salju. apakah benar?" Wil mengalihkan pembicaraan.


"Pemandangan disana sangat indah Will, bagaikan surga, udara disana tanpa polusi dan asri" jawab Alea dengan senang.


'Syukurlah aku bisa mengalihkan bahan pembicaraan, huh Will gituloh...' Gumam Will dalam hati.


"Uwahhh pasti bagus. aku dan willona wajib kesana pasti" Lelucon Will yang mengundang tawa Alea.


Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai di Mension. Alea turun dan disambut oleh mama Vio dan Oma. Alea memeluk mama Vio dan Oma, rasanya sudah lama tidak memeluk mereka. Will nampak bahagia melihat keharmonisan keluarga Kenanzo, karena sejak kecil ia sudah melihat perkembangan keluarga Kenanzo.


"Menantu ku Alea, apa kamu baik-baik saja? mama senang kamu sudah kembali. dan bagaimana keadaan calon cucu mama" Tanya Mama Vio sembari memegang perut Alea.


"Baik ma...cucu mama juga baik di dalam kandungan Alea" Jawab Alea dengan lembut.


Alea memeluk omah Diana, ia begitu hangat saat mendapat pelukan hangat dari Oma Diana. Oma Diana juga mengelus pipi Alea dengan lembut.


"Kamu pasti lelah Alea... beristirahat lah..." Ucap Oma Diana.


Will menuntun Oma Diana, sedangkan mama mama Vio mengantar Alea ke kamar Karena mereka tau Alea habis dari perjalanan jauh, dan mereka tau Alea membutuhkan istirahat.


mama Vio duduk di sebelah Alea yang sudah berbaring di kasur king size. mama Vio mengengam telapak tangan Alea Dengan lembut. dan berkata...


"Beristirahat lah....mama akan menyuruh bik Maryam membuatkan susu hangat untuk mu. jangan melakukan kegiatan yang berat oke? oke sayang" Mama Vio telah menganggap Alea bagaikan putri nya sendiri.


"Baik ma... terima kasih sudah menganggap Alea seperti putri mama sendiri. Alea senang, selama ini Alea merindukan bunda tapi Tuhan mengirimkan ibu dari suami ku yang begitu baik padaku" ucap Alea terharu.


"Sama-sama...tidurlah..." Mama Vio membantu Alea berbaring, kemudian pergi meninggalkan Aleabyang beristirahat di kamar pribadi Gio.

__ADS_1


Bersambung...


Assalamualaikum semuanya, aku cuma pengen ngomong kalau author lagi memperbarui semua visual tokoh "terpaksa menikahi Sang CEO lumpu" karena visual yang kemarin blm pas dengan karakter² tokoh novel aku ...jadi terimakasih yang sudah baca jangan lupa like, komen, and follow me


__ADS_2