Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh

Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh
Eps 22


__ADS_3

...ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ...


...………………………………………………………………...


Willona Dan Alea tengah berjalan keluar dari Klinik hewan. Alea menggendong Kucing Muezza di tangan. Mereka berdua Kaget Mendapati Will asisten Gio di depan Klinik Hewan.


"Will. Kamu masih di sini? bukan kah aku menyuruh kalian untuk pulang terlebih dahulu" Kata Alea sambil melangkah menghampiri Will.


"Benar nona. Tuan Gio menyuruh saya menemani anda sedangkan Tuan Gio pulang terlebih dahulu bersama Sopir yang lain" Jawab Will lalu memberi hormat.


"Owhh…" Anggukan Kepala Alea.


"Alea. Aku pulang terlebih dahulu 'ya Mom udah nungguin aku di rumah" Pamit Willona lalu melangkah pergi.


Alea menatap punggung Willona yang mulai menghilang dari pandangan nya.


"Will bolehkah aku diperbolehkan membawa Kucing ke mension? Aku tidak ingin Kucing ku tinggal sedirian Di rumah lama ku. Lagian kucing ku ini sedang Sakit" Tanya Alea memastikan apakah boleh membawa Kucing ke mension.


"Emm…saya nggak tau nona. Tapi lebih baik nona minta Izin kepada Tuan Gio" Tawar Will sembari membuka pintu mobil untuk Alea.


"Hemm…kau benar will. aku akan minta Izin terlebih dahulu" Kata Alea lalu masuk kedalam mobil.


Di sepanjang perjalanan Jari-jari Alea menyisir lembut Bulu Kucing Muezza di pangkuan nya. Will terkesima Melihat Sosok Alea yang tulus merawat Muezza dari balik Cermin mobil.


"Nona, anda mengingat kan saya tentang seseorang" Kata Will sambil Fokur berkendara.


"Mengapa?" Tanya Alea yang penasaran.


"Anda sangat menyukai Kucing, membuat ku teringat Adik perempuan ku yang bernama Frisly. Dia juga sama seperti nona sama-sama menyukai Kucing" Kata Will dengan mata berkaca-kaca.


"Apa kamu merindukan Adikmu Will? Kenapa kamu ngak minta Izin saja Ke Gio untuk membiarkan kamu libur beberapa hari agar kamu bisa menghabiskan waktu bersama Keluarga" Ucap Alea menatap Will.


"Ya aku merindukan nya nona. Tapi aku tidak bisa menemuinya" Jawab Will membuat Alea kebingungan.


"Maksud kamu? kenapa tidak bisa menemuinya? " Tanya Alea yang masih belum paham.


"Saya tidak memiliki Keluarga nona. Dan adik saya sudah Berpulang ke rahmatullah" Jawab Will sembari menahan air mata.


"Ma-maaf Will aku tidak tahu" Permintaan maaf Alea dengan sepenuh hati.

__ADS_1


"Tidak apa-apa nona. Maukah Nona mendengar Cerita saya?" Tanya Will agak Canggung.


"Tentu will. Anggap saja aku teman mu" Jawab Alea penuh semangat.


"Nona Sejak aku berusia empat belas tahun, dan adik saya berusia sepuluh tahun. Kami berdua tinggal di panti asuhan, orang tua kami membuang kami berdua begitu saja. Hingga sekarang aku Membenci mereka. Apakah nona tau mengapa saya membenci Kedua orang tua saya? karena mereka adalah penyebab kematian Adik ku Frisly." Cerita Will yang masih Fokus berkendara.


"Di Malam yang Gelap Adik ku Frisly memutuskan untuk mencari kedua orang tua kami, tanpa sepengetahuan ku. Aku mencari nya di malam itu tapi aku tidak menemukan nya. Setelah 2 minggu pencarian aku menemukan adik ku tengah tergolek tiada dengan sadis di tengah-tengah hutan" ucap Will menitihkan air mata mengingat-ingat adik perempuan kesayangan nya.


"Adik ku tiada di tangan Ayah kami. Anda tau nona apa yang dilakukan Ayah ku kepada adik perempuan ku? Dia melecehkan nya dan menjual adik ku kepada Pria hidung belang hingga Tewas di tengah-tengah hutan tanpa sehelai pakaian" Kata Will mulai menangis.


Alea mendengar Kisah pilu Adik Will, ia ikut sedih membayangkan betapa Sakit nya Keadaan Adik Will di malam yang menjijikkan itu. Dia berfikir kenapa ada seorang ayah Yang tega merebut kehormatan Anak kandung nya sediri.


"Sejak itulah aku merasa bersalah. Disaat Adik ku merasa kesakitan, ketakutan, menderita, dan memanggil nama ku. aku tidak berada di sana. aku menyesal karena aku tidak bisa menolong nya dan menjaga nya layak nya seorang kakak. Hingga sekarang aku masih membenci diriku sendiri ketika mengingat-ingat kejadian itu" Kata Will dengan air mata nya yang mulai membasahi pipi nya.


"Frisly pasti sangat beruntung memiliki Kakak seperti mu. kau tau mengapa? karena kau lah selama ini yang membesarkan nya, memberinya nama. Lalu mengapa kau menyalahkan dirimu sendiri? Kau tidak bersalah dalam hal ini. tuhan Sudah menuliskan takdir untuk setiap para umat nya. Entah itu takdir yang menyedihkan atau menyenangkan. Kita hanya harus mengikuti Garis takdir. Tuhan tidak akan Memberi Cobaan yang berlebihan kepada umat nya, Tuhan selalu bersama kita Will" Kata Alea sembari memberikan Tisu kepada Will.


"Anda benar Nona" Jawab Will lalu Fokus kembali berkendara.


Tak lama kemudian Alea Dan Will tengah sampai di mension. Alea menggendong Kucing Muezza Di tangan nya melangkah masuk kedalam mension.


Alea mengedarkan pandangan nya menyusuri Mension mencari keberadaan Gio. Dia melangkah ke Ruang Kerja Gio setelah mendengarkan Suara Gio di dalam Ruang kerja Itu.


"Gio…apa aku boleh masuk?" Tanya Alea sedikit Gugup.


"Heemm…" Jawab Gio dengan Deheman yang mengartikan Boleh.


"Ckleekk…" Alea membuka pintu lalu menghampiri Gio yang berada di kursi roda menghadap Komputer di meja Kerja.


Alea terdiam sejenak dengan Kepala menunduk. Dia takut Gio melarangnya membawa seekor Kucing.


"Ada Apa! Aku tidak punya Waktu untuk berdebat dengan mu!" Ketus Gio sembari memainkan Jari-jari nya di Komputer.


"B-bolehkah aku Membawa seekor Kucing kesini? Kalau tidak boleh ya sudah" Sahut Alea sedikit Terbata-bata.


Gio mengangkat kepala nya menatap Alea dan Kucing Muezza secara bergantian. "Baiklah!" Jawab Gio dengan nada ketus.


"Yeah…Terima kasih, Terima kasih, Terima kasih" Seru Alea lalu menghamburkan pelukan kepada Gio.


Gio kaget mendapat pelukan Hangat Alea. Entah mengapa dia merasa nyaman saat Alea memeluk nya seperti sekarang. 'Apakah aku telah jatuh Cinta? Ini tidak mungkin! aku tidak boleh jatuh Cinta kepada nya' Gumam Gio dalam hati.

__ADS_1


Di malam hari……


Alea Tengah Fokus kepada Layar handphone nya. Ia berulang kali mengambil Foto bersama Kucing Muezza lalu memposting nya di instagram nya.



❤️99,500 like.


Alea Briella Claudine Ellora. Get well soon my sweet cat. @Willonara_. Ow So Cute. @Malinda_ariana Beutifull


Alea memposting Foto nya di sosial media nya. Banyak yang memberi like dan komen di dalam postingan nya. ia terkejut mendapat Like yang begitu banyak untuk pertama kali.


"So cute…aku akan menjadikan nya Wallpaper handphone" Kata Alea sembari Fokus memasang Foto Tadi untuk ia jadikan Wallpaper.


Disisi lain Gio berdecak kesal melihat Alea Fokus Bermain Handphone. Lalu tiba-tiba Otak nya memiliki ide jenius. Ide nya adalah mencari Sosial media Alea. ia sangat ingin mencari tau tentang Alea dari sosial media.


Terlihat seulas senyum dari Bibir Gio, ketika menemukan Sosial media milik Alea. Dia melihat ada postingan baru Alea. ia segera melihat Postingan itu.


"Apa aku Benar-benar Jatuh Cinta kepada Gadis ini? Aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini. Setiap kali aku dekat dengan nya aku selalu merasa nyaman, dan disaat pria lain menatap nya aku merasa Cemburu. Perasaan apa yang kurasakan saat ini?" Gumam Gio sembari menatap foto dari Handphone nya.


Gio perlahan-lahan menutup mata nya. saat ia memejamkan kedua matanya dia melihat Wajah Cantik Alea di dalam benak nya. Gio kembali membuka matanya menatap Alea yang berada di sofa.


"Alea. apa aku boleh bertanya kepada mu?" Tanya Gio kepada Alea.


Alea menghampiri Gio yang berada di atas Kasur. Ia berdiri di hadapan Gio. Alea mengyritkan kedua Alis nya menatap Gio penuh kebingungan.


"Bertanyalah…" Kata Alea


"Apa kau pernah Jatuh cinta kepada seorang Pria?" Tanya Gio kepada Alea.


"Ya. aku pernah mencintai seseorang. Tapi Cinta itu hancur ketika ada orang ketiga" Kata Alea tersenyum miris.


"Bagaimana bisa?" Tanya Gio merasa penasaran.


"Saat aku Kuliah aku bertemu dengan seorang pria yang membuat ku merasa nyaman. Dia adalah mantan pacar ku namanya Devano. Kami berdua sama-sama mencintai, kami selalu berbagi rasa, selalu bersama di dalam suka maupun duka. akan tetapi hubungan kami Hancur ketika seorang Wanita ketiga datang di antara kami. Wanita itu bernama Helena. Helena adalah taman sekelas ku, tanpa aku sadari dia juga menyimpan perasaan kepada Devano. dengan berbagai cara licik Helena mencoba mengambil hati Devano. dan lama kelamaan Devano jatuh cinta kepada Helena. Lalu Devano memutuskan hubungan Kami begitu saja" Cerita Alea.


"Apakah kau Tau Cinta?" Tanya Gio kembali.


"Cinta? Cinta dimana seorang merasa nyaman dengan nya, Cinta juga membuat seorang takut kehilangan. Ketika kita dekat dengan nya Jantung kita berdetak Kencang, ketika dia terluka kita yang merasa Sakit, ketika kita merasa jauh dari nya Kita merasa rindu, Dan ketika dia didekati orang lain kita Cemburu. Itulah Cinta." Kata Alea menjelaskan apa itu Cinta.

__ADS_1


Bersambung……………


__ADS_2