Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh

Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh
Eps 68


__ADS_3

seluruh anggota Gio berkumpul dengan senjata masing-masing, mobil hitam berdatangan membawa alat persenjataan. dan para pasukan Gio berbaris tegak dan gagah, dengan pakaian serba hitam dan senjata tajam di pakaiannya




mereka semua melambangkan kegelapan, mereka bersiap menyerang musuh dengan tangan mereka sendiri. Mereka menundukkan kepala mereka untuk memberi rasa hormat kepada ketua mereka yaitu Gio.


"Ketua, semuanya siap! kita hanya harus menunggu waktu yang tepat!!" Tegas Levi memberikan laporan kepada sang ketua Gio.


"Bagus!!" Jawab Gio dengan wajah devil nya.


DUARRRRRR!!!!


terdengar suara ledakkan yang begitu kencang dari arah kanan, yang membuat Pasukan Gio bersiap menyerang musuh. semua pasukan Gio berlari ke arah ledakkan itu, dan mulai melepaskan tembakan mereka untuk menyerang musuh yang jumlahnya lumayan banyak.


beberapa penembak jitu, berdiri Koko di atas naungan pohon bersembunyi dan menembaki para musuh Gio. suasana gedung tua di tengah-tengah hutan itu pun bising dengan adanya suara ledakkan dan suara tembak. para burung berkicau' takut entah kemana mereka pergi.


Gio tersenyum devil, ketika melihat musuh bebuyutan nya turun ke atas tanah lapang pertempuran. Gio pun menghampiri musuh bebuyutan nya tanpa senjata karena ia yakin ia bisa menyelesaikan masalahnya, dan Seorang Gio tak pernah kenal rasa takut dan kematian.


"HANYA SEORANG PENGECUT YANG MENYERANG DARI BELAKANG!!!" Tegas Gio menatap tajam sang musuh di hadapan nya.


"CIH!!, AKU INGATKAN HARI INI MAUT MU AKAN MENJEMPUT MU!!! DAN SELURUH KLAN MU AKAN BERADA DI BAWAH KAKI KU!!!" Jawab musuh Gio dengan angkuh.


BUGHHHH!!!


Gio memberikan pukulan telak, ketika melihat sang musuh ingin melepaskan anak panah tembak nya. dengan cepat musuh nya tersungkur ke tanah dan Gio, mengambil alih senjata tajam itu dan mengarahkan nya ke arah musuhnya. dan...


DORRRR!!!


Peluru menancap ke arah kaki musuh Gio, sehingga pria angkuh itu jatuh ke tanah dan berlari dengan kaki yang pincang. Tidak mungkin seorang Gio akan melepaskan tahanannya, dengan cepat Gio menendang musuh nya dari belakang hingga tersungkur kembali.


"FUCKK!!!" teriak musuh nya memberikan umpatan kepada Gio.


BUGHHHH!!!!


Sebuah tongkat baseball terpukul mengenai kepala Gio sehingga kepala Gio berdenging dan mengeluarkan darah, ia menatap Pria yang memukul nya dan membalas pukulan nya dengan pukulan yang lebih keras dengan tangan nya.


BUGHHHHHH!!!

__ADS_1


Anak buah musuh nya pun terjatuh tak berdaya ke tanah, sedangkan Gio kehilangan jejak musuh bebuyutan nya sehingga ia harus mengejar musuh bebuyutan nya ke dalam gedung. tangan Gio mengambil senjata api dan berlari masuk kedalam gudang.



Visual Gionandra Abraxas Kenanzo


DOR!!...DORR...DORRR...!!!!


Gio melepaskan tembakan nya ke arah musuh-musuh nya. hanya sekali tembakan Gio dapat melumpuhkan anggota lawan dengan waktu 10 detik. Rambutnya acak-acakan membuat nya lebih memancarkan kegelapan yang ada.


sepanjang malam mereka bertempur antar klan mafia, banyak korban yang jatuh dari kedua belah pihak. darah ada dimana-mana, dan jasat bergeletakan di atas tanah dengan darah yang bersimbah.


DUARRRRRR!!!


1 peluru menancap tepat di dada sang musuh, membuat darah nya mengenai wajah tampan Gio, sehingga wajah itu terlihat begitu menakutkan layak nya malaikat maut. tangan Gio menyeret musuh nya dan menggelantung nya di atas langit-langit.


"AKU, TIDAK INGIN MENGOTORI TANGAN KU UNTUK MEMBUNUH MU!! TAPI KAU!!! MEMANGGIL KU UNTUK MENJADI MALAIKAT MAUT MU HARI INI!!!" Gio membuka pintu bawah tanah yang berisi serigala yang tengah lapar sehingga musuh nya memohon ampun kepada-nya.


"AMPUN GIO!!! JANGAN LAKUKAN ITU!!! AKU MOHON!!! KELUARGA KECILBKU MASIH MEMBUTUHKAN KU!!! AKU BERJANJI AKAN MEMBERITAHU MU SIAPA PELAKU YANG MEMBUAT MU MENGALAMI KECELAKAAN HINGGA KAU LUMPUH WAKTU ITU!!!!" mohon sang musuh kepada Gio.


Selama ini ia sangat ingin tau siapa pelaku kecelakaan nya waktu itu, dengan cepat ia melepaskan sang musuh dari jeratan rantai nya. dan mencekik musuh nya agar cepat memberitahu siapa pelakunya.


"SALAH SATU KELUARGA MU LAH PELAKUNYA, YANG AKU INGAT ORANG YANG MEMBUAT REM MU BLONG ADALAH PRIA DENGAN TATO ULAR DI LEHER NYA!! DAN PRIA ITU SEKARANG TENGAH MENGINCAR ISTRIMU!!!" jawab pria itu dengan ketakutan ketika melihat wajah Gio yang menakutkan.


Gio melempar musuh nya itu hingga terbentur dinding dengan keras, ia berfikir keras siapa sebenarnya musuh dalam selimut di keluarga nya. entah kenapa tiba-tiba hati nya kaluh memikirkan Alea. kemudian ia kembali menatap wajah pria yang menjadi musuhnya itu.


"APA YANG DIRENCANAKAN?!!! UNTUK ISTRI KU!!!" Tegas Gio kembali mencengkeram kerah kemeja pria itu dengan sangat kasar.


"YANG HANYA AKU TAU, DIA INGIN MEMBUNUH JANIN YANG BERADA DI DALAM KANDUNGAN ISTRI MU!!! DAN AKU HANYA MEMPERINGATI MU JIKA MUSUH MU JUGA BERKERJA SAMA DENGAN MUSUH ISTRI MU.!!!" Ucap pria itu yang sudah terluka parah di sekujur tubuh nya.


"AKU MOHON LEPASKAN AKU DAN ANGGOTA KU!!!" mohon pria itu bersujud kepada Gio.


"BAIKLAH DENGAN SATU SYARAT! JADILAH ALIANSI KU, DAN BERKERJA LAH UNTUK KU!!! ATAU!! KAU MATI BERSAMA KELUARGA MU!!!" Ancam Gio tidak main-main.


"B-BAIKLAH! AKU AKAN MENJADI ALIANSI MU, DAN BERKERJA SAMA DENGAN MU!!" ucap pria itu tunduk kepada Gio kemudian Gio pun menyuruh Levi untuk melepaskan anggota pria itu.


semua orang disana tunduk kepada Gio, bukan hanya anggota Gio tetapi anggota musuhnya juga tunduk mereka sudah resmi menjadi aliansi klan pazinco Gio.


"Musuhku, dan musuh Alea bersatu? siapa mereka?" Tanya Gio dalam hatinya.

__ADS_1


Levi menyentuh bahu Gio, ketika melihat Gio melamun, Levi tau ketuanya sedang tidak baik-baik saja. kemudian Levi berkata...


"ketua ada apa? mengapa anda terlihat memikirkan sesuatu? dan mengapa ketua mengangkat musuh menjadi aliansi pazinco?" tanya Levi tidak faham dan bingung.


"IKUTI AKU!!! GERAKAN PASUKAN UNTUK MENGOBATI MUSUH, DAN ANGGOTA KITA!!" Ujar Gio.


"BAWA PRIA ITU KE RUANGAN KU!!!" tuding Gio mengarah ke pria yang menjadi ketua musuhnya.


"Baik Ketua..." Levi menuntun pria angkuh tadi ke ruangan Gio.


"Obati Dia...jika perlu bawa seluruh pasukan nya ke rumah sakit, dan yang sudah gugur makam kan mereka dengan baik." kata Gio kemudian melepas jas nya.


Pria yang menjadi musuh Gio, alias ketua klan jaguar yang bernama lengkap Ezra Pradipta itu terpaku, selama ini yang ia dengar tentang Gio hanyalah pria yang kejam, dingin, dan keras. tidak pernah mengampuni musuh nya. tapi yang ia lihat hari ini tidam sama dengan apa yang selama ini ia dengar.


"Lev...kau urus semuanya, BSK pagi datanglah ke Mension bersama Will. jika terlambat maka kau akan menjadi santapan serigala BSK!!" Gio pergi dengan jas hitam dengan darah di kepalanya akibat tadi.


Gio membawa mobil nya sendiri, ia teringat akan janjinya kepada Alea untuk membawakan sebuah boneka. akan tetapi ini sudah tengah malam bagaimana ia mencari boneka di jam seperti ini. dengan cepat ia menghubungi Will untuk membantu nya mencari boneka malam ini.


...****************...


Telfon Will ....


"Carikan boneka untuk istri ku" : Gio


^^^"Boneka? Tuan bagaimana cara ku mencari boneka di tengah malam seperti ini. mana ada tokoh mainan yang buka" : Will^^^


"Temui aku di toll dekat markas!!" : Gio


^^^"Baiklah Tuan!..." : Will^^^


Telfon mati...


...****************...


Will yang baru saja pulang untuk tidur, tapi dia sudah mendapat pekerjaan dari Tuan nya Gio. dengan langkah berat ia kembali menaiki motor sport nya itu untuk menemui Tuan nya.


"Mengapa nona harus ngidam, boneka? mengapa tidak ngidam buaya, atau apa gitu... malam-malam seperti ini beli dimana boneka, aku rasa calon anak tuan adalah perempuan, pasti sangat cantik seperti nona Alea dan berani seperti Tuan. hah tidak sabar melihat nona muda keluarga Kenanzo" Ucap Will fokus mengendarai motor nya.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2