Terserah Tuhan Saja

Terserah Tuhan Saja
Garis Dua


__ADS_3

Impian semua perempuan adalah menikah dan memiliki anak. Walaupun ada juga yang memilih menyendiri, karena itu hak mereka dalam menentukan pilihan hidup. Bahkan ada yang sudah menikah, tapi memilih tidak memiliki anak atau istilah dalam bahasa asing adalah child free. Namun, hampir semua perempuan pasti akan merasa bahagia ketika bisa menggendong buah hatinya. Karena anak adalah anugerah terindah dari Allah Yang Maha Pemberi.


Secara umum, kehamilan berlangsung selama 40 minggu terhitung sejak hari pertama masa haid normal terakhir. Periode 40 minggu ini dibagi menjadi tiga periode yang dikenal sebagai trimester kehamilan.


Mengutip dari situs Halo Sehat, trimester pertama terjadi pada periode 0-13 minggu adalah ketika struktur tubuh dan sistem organ bayi berkembang. Kebanyakan keguguran dan kecacatan lahir muncul selama periode ini. Trimester kedua terjadi pada periode 14-26 minggu yaitu fase perkembangan dan pertumbuhan janin. Sedangkan trimester ketiga terjadi pada periode 27-40 minggu yaitu fase maturasi atau kematangan organ dan pertumbuhan janin.


Pada beberapa kasus, bayi bisa bertahan di dalam rahim sampai minggu ke-42. Namun, janin harus segera dikeluarkan karena berisiko menimbulkan masalah kesehatan, seperti bayi menelan air ketuban yang sudah terkontaminasi feses (aspirasi mekonium). Meski kehamilan adalah kondisi yang tergolong umum dan terjadi hanya pada wanita dalam usia reproduktif, beberapa wanita mungkin mengalami hal ini. Wanita bisa saja tidak hamil karena memiliki kondisi medis yang dapat membuatnya susah hamil maupun memilih untuk steril agar tidak hamil.


Setelah dua bulan menikah, ada tanda-tanda kehamilan yang dialami oleh Nadira belakangan ini, hingga membuatnya melakukan tes kehamilan. Hal ini pun atas saran dari sang suami yang meminta untuk melakukan test pack, barulah diketahui kalau Nadira sedang mengandung buah cintanya dengan Ammar. Kehamilan Nadira menjadi kado terindah dalam hidup Nadira dan Ammar. Ini adalah salah satu berita bahagia yang selalu dinantikan pejuang garis dua. Tak semua orang bisa seberuntung Nadira yang langsung dipercayai Allah untuk memiliki keturunan. Banyak dari pasangan pejuang garis dua, walau sudah bertahun-tahun lamanya, tapi belum juga dikaruniai anak. Namun, apa pun takdir yang terjadi dalam hidup, itu sudah jalannya. Mungkin Allah punya rencana yang lebih besar dari rencana kita. Tetap sabar dan ikhtiar, lalu pasrahkan pada Sang Pencipta. Tidak mudah, tapi harus kita jalani dengan ikhlas.


Setiap wanita bisa saja mengalami tanda-tanda kehamilan yang berbeda. Namun pada umumnya, setelah berhubungan intim, wanita akan menunjukkan ciri-ciri hamil, seperti telat haid, mual dan muntah (morning sickness), payudara nyeri dan ****** menggelap, kram perut, perut kembung, lebih emosional, ngidam, keluar bercak darah dari ****** (perdarahan implantasi), merasa cepat lelah, dan sering buang air kecil. Sering kencing menjadi tanda kehamilan yang paling konsisten muncul di sepanjang usia kehamilan. Hal ini dikutip dari situs Halo Sehat.


***

__ADS_1


Pagi yang cerah, secerah hati Nadira pada hari ini. Sebab, dia akan memeriksakan kandungannya agar tahu kondisi calon jabang bayi. Ammar adalah salah satu kriteria suami idaman para wanita. Tutur kata dan sikap yang lembut serta memiliki tanggung jawab, membuat siapa saja mengaguminya. Itulah mengapa Nadira yakin memilih Ammar menjadi suaminya, setelah melihat bagaimana perjuangan Ammar menaklukkan hatinya dan meminta restu untuk menikahinya.


Tiba di Rumah Sakit Hidayah Ibu, sementara Ammar meminta Nadira untuk duduk, dia pergi ke bagian administrasi untuk mendaftarkan istrinya dan pengambilan tiket antrean. Saking terburu-buru, Ammar sampai menabrak seorang wanita yang tengah hamil tujuh bulan. Laki-laki yang membersamai perempuan itu pun memarahi Ammar karena tidak hati-hati.


"Hati-hati dong, Pak, kalau jalan. Ada perempuan hamil nih. Kalau kenapa-kenapa, Anda bisa kami tuntut," ujar laki-laki yang kalau dilihat-lihat dari postur tubuh dan wajah, usianya tidak jauh dari Ammar. Bisa jadi memang seumuran.


"Maaf, Pak. Saya sedang buru-buru, jadi tidak sengaja menabrak istri Bapak," ujar Ammar yang sudah menduga kalau laki-laki tersebut adalah suami dari wanita hamil yang tidak sengaja ditabrak.


"Iya, lain kali hati-hati, Pak," ujar wanita itu sambil mengelus-elus perutnya yang besar.


"Mama gimana, sih, malah membiarkan dia pergi begitu saja. Kalau terjadi apa-apa dengan mama dan anak kita, gimana?" ujar laki-laki tersebut dengan rasa yang masih kesal.


"Udah, Pak. Mama dan anak kita baik-baik aja, kok." Wanita itu menenangkan suaminya agar tidak memperpanjang masalah tersebut.

__ADS_1


...***...


Beberapa menit kemudian, Ammar kembali ke tempat di mana Nadira menunggu. Setelah lama menunggu antrean, akhirnya nama Nadira dipanggil. Jantung keduanya sama-sama berdebar, ingin memastikan bahwa Nadira benar-benar sedang mengandung dan janin yang ada di dalam kandungan Nadira baik-baik saja, serta ingin tahu sudah berapa usia kehamilannya. Karena kehamilan baru dapat terdeteksi secara akurat oleh alat setidaknya 14 hari setelah telat haid. Ini sudah satu bulan lebih Nadira telat haid dan tanda-tanda kehamilan pun bisa diprediksi. Namun, untuk memastikannya, walau sudah melakukan test pack, mereka memeriksakan ke dokter kandungan.


Alhamdulillah, setelah konsultasi dengan dokter dan dilakukan USG, ternyata hasilnya Nadira memang positif hamil. Kedua pasangan ini pun merasa sangat senang. Mereka mulai merencanakan banyak hal untuk buah hati tercinta. Namun, ada satu kalimat dari dokter yang membuat Nadira sedih. Karena Nadira punya penyakit asam lambung, kerap kali GERD menyerang kalau sudah kumat, dokter menyarankan untuk menjaga kesehatannya dengan baik, terutama bisa mengontrol emosi dan jangan memakan apa pun yang bisa memicu naiknya asam lambung. Suaminya pun (Ammar) harus bisa membantu hal ini.


Karena mengutip dari situs Halo Doc, perubahan kondisi tubuh dan hormon pada ibu hamil bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan, salah satunya penyakit asam lambung alias GERD. Gejala penyakit ini sebenarnya cukup umum dialami selama masa kehamilan, tetapi sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Nyatanya, naiknya asam lambung bisa memberi dampak yang buruk bagi ibu hamil.


Gejala utama penyakit ini adalah muncul sensasi panas di sekitar ulu hati atau heartburn. Sangat penting untuk mengetahui cara mengatasi dan mencegah penyakit asam lambung. Sebab, GERD yang menyerang ibu hamil bisa menimbulkan dampak yang serius. GERD pada ibu hamil biasanya terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan.


Dampak asam lambung pada ibu hamil selain perubahan hormon, GERD pada ibu hamil juga bisa disebabkan oleh tekanan pada lambung akibat rahim yang kian membesar. Hal itu kemudian memicu munculnya gejala berupa nyeri dan muncul rasa panas di ulu hati. Gejala penyakit ini biasanya akan menjadi semakin buruk pada malam hari dan mengganggu kualitas tidur ibu hamil.


Karena itu, penyakit asam lambung pada ibu hamil sama sekali tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan berlarut tanpa penanganan tepat, asam lambung naik bisa menyebabkan komplikasi pada kehamilan.

__ADS_1


Setelah mendengar penjelasan dari dokter, Ammar berjanji akan menjaga istrinya sebaik mungkin. Melihat suaminya yang bersemangat dan rasa tanggung jawab sang suami, Nadira tidak perlu lagi ada yang dicemaskan. Dia pun berjanji, akan menjaga amanah yang Allah titipkan pada-Nya. Namun, semua kembali pada Sang Pencipta, biar Allah yang turut serta dalam menjaganya dan si janin.


...****...


__ADS_2