Terukir Dalam Waktu

Terukir Dalam Waktu
Apa !?


__ADS_3

Sudah satuminggu Ami tak ada kabar, dan dia pun mulai suntuk dirumah karna Eza selalu menyindirnya. dan hariini Ami memutuskan untuk psrgi kesekolah, dia berdiri didepan gerbang rumahnya untuk menunggu Candra, karena tadi dia sudah bilang pada Candra ingin bareng kesekolah.



"tumben nggak mau bawa mobil.!" kata Candra berhenti didepan Ami mengunakan montor ninja nya



"males.!" jawab Ami



Candra hanya tertawa kecil dan mengelengkan kepalanya, lalu memakaikan helem warna merah miliknya ke kepala Ami.



"harunya aku minta montor ke eyang kakung, biar bisa montoran sama kamu.!" kata Ami membonceng Candra



"nggak usah, kamu nggak boleh bawa montor.!" kata Candra mengegas montornya hingga Ami terdorong kebelakang ,reflek Ami pun memeluk Candra dari belakang dengan erat.



**


Nafala Candra Ekopurwasaka



Anak seorang dokter sepesialis kangker, seorang anak tunggal, dan anak paling cerdas di sekolah. Ami dan Candra sudah bersahabat sejak mereka kecil, Ami selelu kabur dari pengasuhnya dan berlari kerumah Candra, Ibu Candra juga sudah menganggap Ami seperti putrinya sendiri, banyak foto masa kecil mereka dari mandi bersama, tidur bersama atau makan bersama sama. Ayah Candra adalah teman kakung Ami , dan saking dekatnya ayah nya Candra sudah seperti anak nya sendiri dimata eyang kakung Ami, dan membuatkan RS bernama Airi Hospital .



ibu candra seorang bidan, juga bekerja di Airi Hospital, Ami sering sekali menginap dirumah Candra saat dia bertengkar dengan Eza atau berselisih paham dengan papanya.


dari kecil tumbuh bersama, membuat orang orang salah paham jika mereka adalah pasangan sejak kecil.



** Kembali


"ayo.!" Ajak Ami setelah sampai diparkiran


"kamu nggak ke Bescame.?" kata Candra turun dari montor

__ADS_1


"enggak.!" kata Ami berjalan



Candra pun mengejar dan mengandeng Ami, mereka berdua pun gandengan ke kelas, ada sepasang mata terbakar api Cemburu dibuatnya. ya tak lain adalah Anita gadis yang sangat mengagumi Candra.



dikelas Ami dan Candra langsung duduk, Candra mengeluarkan bukunya dan mulai membaca ,sedangkan Ami duduk dan membuang wajahnya keluar jendela.



"ohoii ,king ,.. !" suara Geo membubarkan lamunan nya



"kenapa?" tanya Ami



"aku sangat merindukanmu,!" kata Geo memeluk Ami dan langsung saja kepala nya dijitak oleh Candra



"aduh.!" pekik Geo menatap Candra


"kenapa, dia adalah Raja dikelas ini, siapapun boleh memeluknya, kau ini siapa pacar bukan suami bukan.!" kata Geo kesal dan duduk


"sayang, bagaimana semalam , apa kau kelelahan? maaf kan aku ya !" kata Candra menatap Ami dan membelai kepala Ami



"sayang ku, kau benar benar nakal, aku lelah dibuatmu ,tubuhku rasanya lemas sampai sekarang.!" kata Ami dengan expresi manja



kalimat mereka membuat seluruh mata menatap mereka, orang orang dikelas itu menghentikan aktifitasnya, dan menyimak percakapan Ami dan Candra yang berkesan fulgar



"maafkan aku sayang, cepat minum susu ini, aku tak mau dia kelaparan .!" kata Candra mengeluarkan susu yang biasa dia bawa untuk Ami dan memberikan nya pada Ami



"sayang, kurasa dia bergerak.!" kata Ami sepontan dan menarik tangan Candra untuk mengelus perutnya

__ADS_1



"Apa yang kau lakukan pada Ami, dia masih muda tolol.!" suara Alfi mengelegar di ruangan



"kau gila Can, bagaimana masa depannya .!" kata Geo mengeprak meja



"hentikan.!" kata Ami dengan Wajah devilnya



"tapi.!" kata Eka menyeka



"ada yang mau lewat.!" kata Ami meminum.susu yang diberikan Candra saat melihat Lia dan Anza



"Can ,kamu kenapa sih , hidup kalin masih panjang, kenapa kalian lakuin itu.!" kata Anza dengan emosi berkobar



"za cukup , kami bercanda.!" kara Ami dingin



"puf, aahahahaahahahaha....!" gelak tawa Ami dan Candra mengelegar di ruangan ,mereka seperti orang gila baru , tertawa geli .



"Receh.!" kata Geo datar dan membalikkan tubuhnya ,.. seperti orang orang pun.hanya berdecak dan melanjutkan aktifitasnya.



Anza, Alfi dan Eka pun dibuat kesal oleh mereka berdua




__ADS_1



__ADS_2