
Setelah sampai dihalaman sekolah, Ami langsung turun dan melihat mobil Eza pergi berlalu meninggalkan sekolahnya.
Ami pun berjalan menuju club AVATAR . Saat hendak membuka pintu terdengar Nastiti dan Vebri bercekcok mulut.
"Sungguh ,aku melihatnya. Dia mengandeng tangan Lia dengan mesra.!" Kara Nastiti dengan penekanan
"Benar, aku juga beberapa kali melihat dia mengantar Lia pulang.!" Balas Alfi sinis
"Bagaimana ini, bagaimana jika Ami tau.!" Kata Vebri hawatir.
Mendengar namanya disebut, Ami pun langsung masuk keruangan itu.
Semua yang didalam pun nampak tegang, ternyata tidak hanya satu Vebri, Nastiti juga Alfi tetapi semuanya ada didalam, kecuali Lia dan Candra.
"Ada apa.?" Tanya Ami terkejut saat semua mata memandangi nya
"Aha, King .. kemana saja kau ini, aku sangat merindukanmu.!" Kata Deo memecahkan suasana yang tegang tadi.
"Ada apa ini.?" Tanya Ami lagi dambil duduk dikursi kebesarannya
"Tidak ada Mi, kau sudah sarapan.?" Tanya Anza kalem
"Ya sudah, eh apa kalian melihat Candra. Kenapa dia tidak menjawab telfonku beberapa hariini, apa ponselnya hilang.?" Tanya Ami sambil meneguk teh
"Aha , iya king ponsel Candra hilang, aku saja tidak tau bagaimana caraku menghubunginya nanti." Kata Deo lagi
"Baiklah.!" Kata Ami singkat
__ADS_1
Tak lama setelah itu, pintu Bascame pun terbuka, nampak 2 orang berjalan bersamaan memasuki ruangan.
"Can, ponselmu hilang dimana.?" Tanya Ami langsung saat melihat Candra dan Lia masuk bersamaan
"Ponsel, po ponsel ku.. itu ,anu..." jawab Candra gelagapan
"Baiklah terserah , nanti antar aku ke Rs jam 3 ya ," perintah Ami pada Candra yang masih membeku
"Ah ,iya nanti aku antar." Jawab Candra langsung ditarik oleh Deon
Tidak banyak yang terjadi disekolah hariitu. Seperti biasa ,beberapa fans AVATAR memberi hadiah ,dan juga ada beberapa urusan dengan guru masing masing.
Sudah pukul 3 sore, Ami sudah menunggu Candra di parkiran.
"Kenapa lama sekali.?" Kata Ami saat melihat Candra
"Kamu ngapain ke RS.?" Tanya Candra yang sudah duduk dibangku pengemudi
"Ambil hasil lab.!" Jawab Ami singkat
"Lab apa.?" Tanya Candra hawatir
"Nggak tau Can, ayo buru.!" Jawab Ami tak sabaran
"Can, apa ini.?" Tanya Ami saat melihat beberapa benda milik wanita dimobik Candra. Ada lipstik, parfum , dan ada penjepit rambut.
"Itu punya temen.!" Jawab Candra gugup
__ADS_1
"Kau punya pacar.?" Kata Ami mendiskriminasi
"Bukan.!" Jawab Candra sambil membuang muka
"Katakan, siapa pacarmu.!" Kata Ami menatap Candra intens
"Apa lo, nggak ada. Tapi bagaimana jika aku benar benar punya pacar.?" Kata Candra tersenyum simpul
"Kau boleh punya pacar, asal jangan gadia seperti Lia" kata Ami membuang muka
"Kenapa.?" Kata Candra ,rasanya ia tercekik dengan pernyataan Ami barusan
"Karna aku tidak suka, tapi jangan pacaran dulu Can, aku masih membutuhkanmu dan aku tidak mau membagimu dengan wanita lain." Kata Ami sedikit bergumam namun masih terdengar jelas di telinga Candra.
Candra pun tersenyum dan mengusap ujung kepala Ami gemas, ia sangat suka dengan sikap Ami yang manja sepertiini. Nampak sekali sisi feminim didiri Ami.
Sesampainya di RS, Ami segera turun dari mobil dan berjalan bersama Candra ke ruangan Dr.Anton, Candra menunggu diluar ruangan.
"Ami, aku sangat sedih memberitahu hasil ini kepadamu." Kata dokter Anton sambil memegang sebuah Amplop
"Kenapa sih dok, melow banget.!" Kata Ami berusaha membuang rasa tegang nya. Dokter Anton pun menyondorkan sebuah amplop putih hadil dari pemeriksaan Lab Ami,
"Ami, kamu positif menyidap penyakit kangker lambung stadium lanjut. Seperti mendiang ibumu.!" Kata Dokter Anton saat Ami mulai membaca surat itu dengan intens.
Terus dukung Terukir Dalam Waktu ya Gaes , jangan lupa Like dan Comen dibawah ,agar autor semangat nulis lagi ..
Domoarigatougozaimasu minasan ππ
__ADS_1