Terukir Dalam Waktu

Terukir Dalam Waktu
Rasa


__ADS_3

Amiria Asufaharuka Akabane


*Sakit, hanya itu yang dapat ku rasakan.


Setiap hari ditusuk jarum , seakan aku hanya bisa hidup dengan obat obatan. Apa kalian tau sakitnya saat laser itu benyentuh kulitku, kata Dr.Anton laser itu baik untukku karena akan membunuh sel sel kangeker di tulang belakangku, atau bagaimana rasanya saat aku harus kemo terapi.


Rasanya tak sesakit saat dilaser tetapi efeknya akan sangat lebih menyakitkan dibanding efek laser yang akan meninggalkan bercak merah dipunggungku.


Haha miris bukan, anak gadis yang tak pernah melihat ibunya ,yang selalu dikasari kakak dan ayahnya (walaupun sekarang tidak) ,saat mulai mengenal Cinta ,ya cinta pertama dan masa indah nya persahabatan malah dihianati sepertiini ,cinta pertama ku gagal, dan malah sekarang sekarat, seakan nyawaku dipermainkan.


Tapi tolong jangan kasihani aku, jangan buat aku merasa diberi rasa iba, ah rasa kasian dari orang orang akan membuatku melemah, karena aku akan terus berusaha untuk melepaskan diri dari Kangker terkutuk ini.


Candra, ah apa yang harus ku lakukan padanya ,aku cukup sadar diri dengan kondisi ku yang sepertiini ,aku tau setelah lambat laut dia akan tau bahwa aku sangat mencintainya, tapi saat dia sadar akan rasaku yang tulus maka semuanya akan sia sia ,semua akan terlambat, dan aku pasti sudah pergi.


Aku harap semua nya cepat berlalu ,aku ingin segara pergi, menjauh dari Lia ataupun Candra sekalipun. Tetapi bagaimana AVATAR ,apa grub ini harus dibubarkan.

__ADS_1


Entahlah ,aku akan meminta Geo menyelesaikannya ,


Saat aku pergi ke Jepang ,apa aku bisa hidup tanpa Candra ,tidak melihatnya ,tidak menyapa nya ,ah sungguh ini membuatku sesak .


Tapi Tuhan ,aku sangat membenci Candra tapi aku tidak bisa jika Candra menderita karena kutukanku saat itu, aku sama sekali tidak mau melihatnya menangis atau patah hati sepertiku, biar aku saja yang merasakan sakit hati ini*.


Miftahul Ki Candra Saqi


"*Apa kabarmu.?"


"Apa kau sudah memaafkanku.?"


"Apa kau masih tidak mau memaafkanku.?"


Semua pertanyaan itu muncul memenuhi otakku, Ami aku sungguh merindukanmu.

__ADS_1


Kenapa kau tidak mau mengerti, aku menjadi kekasihnya untuk melindungimu, kau tau kata mama Lia punya ganguan panik, dia sering menyakiti orang lain, termasuk kamu.


Tolong lah ,aku kesal jengan situasi ini ,karena jika aku tidak menurut untuk menjadi kekasihnya dia akan membunuhmu ,dia mengacamku dengan mengirimkan Vidio saat dia memutuskan Rem mobilmu ,atau saat dia sengaja mencampurkan ikan Tongkol di dalam sup mu.


Aku menjadi gila memikirkannya ,kau tau aku sangat mencintaimu sejak kecil ,aku berusaha mengungkapkannya, tapi Lia selalu saja bisa menekanku.


Aku tidak masalah jika aku tidak sekolah di Airi ,tapi bagaimana dengan Geo yang sekolah disana dengan Beasiswa ,jika Beasiswanya dicabut ,dia tidak akan seceria dahulu , dia tidak akan bisa mengangkat kepalanya jika kita membantunya membayar sekolah, tolong Ami maafkan aku sudah melukai hatimu yang rapuh , maafkan aku ,tolong peluklah aku ,tolong selamatkan aku dari rasa bersalah ini.


Hatiku makin hancur ,saat papa bilang kau sekarat di RS ,tolong katakan itu hanya sebuah tipuan ,


Katakan kau baik baik saja ,kau akan datang memukulku, memakiku ,kau hanya sedang bermain di Rs ,tolong katakan itu sekali saja


Tolong Amiria ,Tolong kembali dengan selamat ,aku berjanji akan membalas perbuatan Lia ,aku akan membalasnya ,aku tau aku terlalu lemah untuk melindungimu ,tapi tolong jaga dirimu saat aku tidak bisa melihatmu.


Aku mencintaimu Ami*

__ADS_1


__ADS_2