Terukir Dalam Waktu

Terukir Dalam Waktu
Dukungan ?


__ADS_3

"Bosan" gumam Ami yang tengah berleha leha di depan TV ruang keluarga. Rumahnya sepi ,hanya ada bik Inah saja yang sibuk membersihkan rumah , sedangkan Eza dia ada jam kuliah ,dan Edo tentu saja dikantor.


Ami lun mengambil ponselnya ,mengetik nama Lia disana dan segera ia tempelkan ponsel itu ditelinganya.


"Hai Ami, ada apa.?" Suara Lia dari sebrang sana


"Kau sedang apa, ayo keluar !" Ajak Ami sepontan


"Ha, kemana,?" Tanya Lia gelagapan karena tiba tiba Ami mengajaknya keluar


"Entahlah, aku sedang ingin berbincang." Kata Ami menaiki tangga menuju kamarnya


"Ah ,mau membicarakan apa.?" Tanya Lia bingung


"Aku bosan, jangan buat aku marah karena kau banyak tanya.!" Kata Ami kesal


"Ah, ya baiklah aku akan menemanimu, kau dimana.?" Lia mengalah


"Datanglah kerumahku dalam waktu 15 menit kau harus sampai.!" Kata Ami menutup telfonnya


"Aku selalu merasa ada yang ia sembunyikan dibelakangku.!" Gumam Ami sambil masuk kekamar mandi


Beberapa saat kemudian Lia sampai dirumah Ami, benar saja Ami langsung menyambutnya dengan hangat.


Ia mengajak Lia kedalam kamarnya, lalu masuk untuk menonton film dileptop Ami. Setelah itu mereka bermain kartu juga bermain monopoli. Sampai dimana Mereka lelah tertawa dan memutuskan untuk berbaring.

__ADS_1


"Ami." Panggil Lia


"Apa.!" Jawab Ami tak menoleh


"Nama kita sama ya.!" Lia mulai berbicara


"Tidak, nama kita berbeda jalas jelas Ami dan Lia ,dimananya yang sama ?" Kata Ami tanpa menoleh lagi


"Namamu kan AmiLia Asfaharta Akabane, kau memiliki nama Lia juga" kata Lia duduk sambil memperhatikan Ami.


"Namaku ditulis dengan huruf Hiragana (huruf jepang) , jadi pelafalannya pun berbeda. Namaku yang benar adalah Amiria Asufaharuta Akabane. Jadi karena keluarga ayah berdarah Indonesia mereka kesulitan untuk memanggilku seperti itu ,jadi namaku Amilia Asfaharta Akabane." Kata Ami menjelaskan silsilah namanya


"Ah ya itu terdengar sulit," kata Lia menganguk anguk


"Jangan bersedih begitu Ami, semuanya akan berlalu dan ayahmu pasti akan menyayangimu.!" Kata Lia memberi suport pada Ami


Ami Hanya mengangguk dan tersenyum hangat.


"Lalu ,bagaimana hubunganmu dengan Candra.?" Tanya Lia mengalihkan pembicaraan


"Entahlah Li, aku mulai merasa minder jika harus mengungkapkannya.!" Kata Ami membuang muka


"Apa yang salah, kau coba saja dulu." Kata Lia bingung


"Kau tau, tipe wanita Candra adalah cantik, lembut ,dan feminim tentunya ,sedangkan aku menggunakan rok saja hanya seragam sekolah, mana mungkin dia menyukaiku.!" Kata Ami mulai membandingkan

__ADS_1


"Jika begitu, kau rubah saja penampilanmu apa yang susah." Kata Lia memegang pundak Ami


"Kau tidak mengerti, aku menginginkan Candra ,tapi aku ingin dia juga menyukaiku apa adanya, mau menyukai apapun kekuranganku yang seperti cowok kayak gini." Ami melupakan isi hatinya.


"Kau benar Ami, kemarin dia juga bilang padaku ,bahwa sebenarnya kau cantik, tetapi ia menyayangkan sikap tomboy mu ini." Kata Lia mengadu


"Aku sudah tau, beberapa kali ia mengatakan itu tapi aku tidak bisa merubah diriku seperti apa yang dia inginkan." Kata Ami


"Lalu apa yang akan kau lakukan?" Tanya Lia


"Aku akan tetap berusaha, meyakinkan dia bahwa penampilan bukan segalanya." Kata Ami mantap pada Lia.


Lia pun mengangguk mengerti dengan pemikiran Ami, dan ia mendukung apapun yang ingin dilakukan Ami


"Tunggu, kapan kau mulai dekat dengan Candra ?" Tanya Ami penuh curiga


"Ah ,tidak kami hanya beberapa kali chetingan ,itu saja tidak lebih." Kata Lia gelagapan


Benarkan apa yang kurasa, dia ada apa apa dibelakangku. Pikir Ami penuh selidik.


Bersambung ...


Saya akan berusaha untuk up 3 kali seminggu ,mohon maaf untuk kalian yang kecewa ,jangan lupa dukung terus ya


Untuk pembaca Domoarigatou Gozaimasu minasan πŸ’πŸ’

__ADS_1


__ADS_2