Terukir Dalam Waktu

Terukir Dalam Waktu
Salahkah 2


__ADS_3

Salahkan aku mencintaimu ?


Salahkan, jika aku ingin agar perasaanku dibalas ?


Apa yang kurang dariku,?


Aku ingin kau tau, aku sangat mencintaimu, bahakan lebih dibandingkan diriju sendiri.!


Can, kenapa kau hancurkan kepercayaanku, kenapa kau buat aku semenderita ini.?


Aku benar benar mencintaimu, sesak dadaku saat mengingat kejadin itu.


Aku tersadar saat merasakan ada seseorang yang menangis didekatku,


Siapa dia.?


Apa Candra,? Ah mana mungkin dia


Apa kak Edo, tapi dari suaranya bukan kak Edo

__ADS_1


Dengan mata yang berat, aku membuka mataku berlahan, aku mengumpulkan tenagaku agar bisa membuka mataku


Aku dirumah sakit, pikir ku pertama kali, karena aku mencium aroma obat obatan ,dan bunyi monitor,


Kak Eza, batinku saat aku melihat kak Eza menangis dikasur Rawatku, kenapa dia menangis, apa aku akan mati sekarang ,


Ah bagus, jadi aku bisa menghantui si Lia dan Candra saat aku mati, aku juga bisa bertemu mama disana, tapi bagaimana dengan kakak kakak ku, bagaimana dengan AVATAR jika aku mati sekarang, ah ya bagaimana aku akan membalas perbuatan Lia padaku, tidak aku belum mau mati . Kataku dalam hati


Kak Eza pun melihat kearahku, dia nampak cemas dan bahagia ,dia tidak sekalipun melepas tangannya dari tanganku .


"Dek, mana yang sakit bilang ke kakak.!" Kata Eza sambil menekan tombol emerjensi didekat betku, lalu tangannya langsung beralih untuk mengusap rambutku.


Aku mendengar perkataan kak Eza yang selalu saja mentalahkan dirinya, entah tentang sakitku atau tentang penyesalan karena telah mengabaikan aku sebagai adik.


Aku sangat sedih saat kak Eza begitu terluka karena kondisiku, aku pun ikut meneteskan air mataku, aku merasakan betapa sayang nya kak Eza padaku saat ini. Sangat berharga momen ini


Aku berharap, rasa nyaman ,aman dan damai ini tak cepat berlalu, walaupun hatiku telah hancur karena cinta pertama yang gagal, tapi setidaknya aku memiliki beberapa malaikat penjaga yang setia dan sayang dengan penuh padaku.


Aku melihat dokter Anton masuk keruanganku dengan kuatir, dia segera mengecek semua alat yang menempel pada tubuhku, juga mengecek nadi dan mataku menggunakan senter kecil.

__ADS_1


Dengan cepat, Dokter Anton langsung menyiapkan sebuah suntikan dan langsung mengisinya dengan cairan di anpul, lalu mengarahkannya di lenganku


"Akh, sa kit .." kataku lemah,


Kak Eza lun tidak terima dengan peikikan rasa sakitku, dengab sigap dia marah pada dokter Anton


Namun dokter Anton langsung memberikan penjelasan bahwa yang dia suntikkan adalah obat tidur, agar aku bisa lebih lama beristirahat dan tenang, tangan kak Eza masih saja setia mengusap pungung tanganku, sesekali ia tempelkan dipipnya, sambil mengusap air mata nya yang mengalir


Aku pun mulai terlelap dialam mimpi, alam yang membuatku tenang, dan damai, kata eyang, aku sangan manis saat tidur ,lebih terlihat damai dan tenang .


Tuhan, jika aku memang salah karena telah mencintai Candra sahabat dari kecilku, maka maafkan aku, dan tolong buat hatiku mati rasa saat melihatnya kelah dengan gadis lain selain aku, dan Tuhan jika memang sudah waktunya aku harus menghadap padamu ,maka jangan buat kedua pangeran berkudaku merasa sedih dan terluka ...


Batinku terakhir kali ,sebelum aku benar benar terlelap ke alam mimpi lagi .


Maafin autor yang teman teman, tangan autor beneran sakit buat nulis, kata dokter ada masalah di syaraf tangan, sampe beberapa waktu yang lalu autor nggak bisa bawa motor, jadi autor nggaK mau ngoyo buat nulis ,tapi autor usahakan up seminggu sekali biar nggak terlalu lama up nya, maaf ya


Dan untuk kalian yang setia menbaca, sehat terus ya gaes , domoarigatougozaimasu


πŸ™πŸ’œπŸ™†πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2