Terukir Dalam Waktu

Terukir Dalam Waktu
Iblis


__ADS_3

Suasana tampak mencekam saat Ami masuk kedalam kelas dan melihat Lia menduduki tempatnya ,ya dengan lancang Lia duduk disebelah Candra .


Ami hanya melirik mereka tak peduli, masa bodoh untuk nya ,Ami tak mau berurusan dengan Candra dan Lia , ia lebih memilih diam dan tak peduli.


Candra yang melihat Ami, dengan gugup ia hendak berdiri mendekati Ami ,namun tangannya langsung ditahan oleh Lia ,seakan tidak mau ditinggal ,dengan berat hati Candra pun kembali duduk dan mengusap kepala Lia didepan mata Ami.


Ami masih bisa bersabar, menahan amarahnya dan duduk didekat Anza ,dibelakang Candra tepat.


Kelas kaliini ,hanya digunakan untuk Ami dengan tidur dikelas, Sensei tidak memarahi atau membangunkan Ami karena tanpa sepengetahuan Ami dan teman temannya, Eza sudah datang ke Sekolah untuk memberikan Izin untuk Ami dan memberitau jika Ami sakit, jadi Eza memohon kepihak sekolah agar Ami tidak dipersulit dalam belajar, entah olahraga atau mapel lainnya.


Bell tanda istirahat berbunyi ,semua Angota AVATAR pun masuk kedalam bescame, Ami sengaja keperpustakaan terlebih dahulu bersama Geo, Geo pun masih setia menemani Ami kemanapun.


"Aku mau minum jus.!" Kata Ami berjalan menuju bascam


Disana semuanya lengkap, ada Candra dan Lia juga. Ami pun duduk dikursi kebesarannya sambil menatap keluar jendela, Geo pun memesankan pesanan Ami menggunakan telepon otomatis ke kantin.

__ADS_1


"Sayang, bukankan aku sudah bilang, jangan melirik wanita lain didepanku.!" Kata Lia setelah kesal melihat Candra yang terus terusan melihat Ami seakan ingin mencari kesempatan berbincang dengannya.


"Hentikan itu Li, aku merasa risih.!" Kata Candra pelan agar tidak menyakiti Lia


"Apa, sekarang aku yang disalahkan? Apa salahku ." Kata Lia dengan nada sok imutnya


Tak lama kemudian pesanan, Ami dan yang lainnya datang ,Geo segera menyondorkan Jus alpukat milik Ami dan duduk disamping Ami


"Bukankah itu jus Alpukatku? Aku tadi memesannya.!" Kata Lia tak henti membuat ulah ketika Ami menyedot jusnya


"Tidak usah meng ada ada Li, kau tidak memesannya.!" Kata Vebri sangat kesal


Ami yang merasa terusik, menjadi marah mata iblisnya keluar, dan jemarinya mengenggam kuat menahan agar tidak meledak, Ami pun berdiri dengan mulut yang penuh dengan jus ,ia menatap Lia dengan mata iblisnya membuat Candra dan lainnya penuh waspada, lalu jus yang tadi tidak jadi ia telat ia tuangkan kembali kedalam gelas.


Matanya masih menatap Lia dengan emosi, sendok yang digelas langsung diambil dan dibanting oleh Ami, membuat semuanya terkejut, ia berjalan mendekat pada Lia dan

__ADS_1


Byur..


Jus itu disiramkan tepat dimuka Lia, semuanya membelalak kaget,


"Jiwa iblis Ami keluar.!" Batin Geo


"Gawat, iblis didiri Ami keluar." Batin Anza


"Aaaaaaa....!" Teriak Ami kesal


"Jangan buat masalah denganku, jika tidak aku akan membuatmu telanjang didepan umum.!" Kata Ami dingin namun mengerikan, aura iblisnya benar benar bangkit.


Gelas yang digenggam Ami pun dibanting hingga pecah karena membentur lantai marmer, membuat semua nya merasa takut Alfi pun langsung memegang tangan Nastiti karena terkejut


"Kenapa kau lakukan ini padaku, apa salahku ,Candra menolakmu karena sikap mu ini, kenapa kau luapkan kekesalanmu padaku.!" Kata Lia dengan wajah yang rata dengan jus alpukat

__ADS_1


"Salahmu adalah, kau suka mengambil milik orang lain. Aku tidak ditolak ,karena belum ada yang ku katakan padanya ,jadi jika kau kembali mencari masalah denganku, aku akan membuat ayahmu malu telah memiliki anak tak berguna sepertimu.!" Kata Ami langsung pergi diikuti Geo, Anza dan Vebri. Sedangkan Alfi dan Nastiti mengambil tas tangan mereka terlebih dahulu dan langsung pergi menyusul yang lain.


Candra hanya mendengus kesal, entah pada Ami ,Lia atau pada dirinya sendiri, ia segera menelfon petugas kebersihan agar segera membersihkan kekacauan tadi, dan Lia ketoilet untuk mencuci mukanya.


__ADS_2