Terukir Dalam Waktu

Terukir Dalam Waktu
Masuk Secara Resmi


__ADS_3

Hari sudah senin, waktunya sekolah, kini Ami makin PD dengan kondisinya, bagaimana tidak adonan keras yang menempel di kakainya sudah dilepas, ia menjadi lebih leluasa untuk bergerak, walaupun masih dibantu dengat tongkat untul menopang tubuhnya.


"Ohayou.!" Sapa Ami dengan sumringah pagi itu dimeja makan


"Ohayou sayang, bagaimana kondisimu.?" Balas Edo


"Aku sangatlah bahagia pagi ini.!" Jawab Ami sambil menaruk kursinya


"Kenapa.?" Kata Eza tertarik


"Lihat.!" Ami menunjukkan kaki nya


"Kau ini.!" Edo membelai ujung kepala Ami


Eza yang melihat pun hanya memutar bola matanya.


"Ami.!" Suara Candra memecahkan suasana manis pagi itu


"Kak, Ami berangkat ya.!" Kata Ami mencium pipi Edo dan pergi tanpa melirik Eza


Ami pun berjalan keluar rumah, menghampiri Candra dan mereka pun berangkat bersama kesekolah, sesampai nya disekolah Ami sudah disambut oleh anak anak AVATAR di ruangan khusus mereka.


"Hariini, kita akan bolos bersama ,yee...!!" Kata Alfi semangat


"Asik ,yey.!!" Kata Ami berjingkrak "aduh..!" Pekik Ami saat kaki menapak

__ADS_1


"Duduk lah.!" Kata Candra mengendong Ami dan mendudukkan nya dikursi kebesarannya, tentunya sudah diganti semenjak pertengkaran nya dengan Lia


"Baiklah Ami, ayo makan ini.!" Anza menyuapi Ami dengan sesendok puding rasa coklat, dengan senang hati Ami menerima nya


"Ini juga.!" Kata Vebri menyuapi Ami dengan Brownis rasa Coklat


"Ini, kau juga harus coba ini.!" Anza memberikan sepotong coklat pada Ami


"Ini, minum.!" Perintah Eka memberikan Ami milk shake pada Ami


"Sudah , aku sudah kenyang.!" Kata Ami setelah menyeruput susu kocok dinginnya.


"Baru sedikit kau sudah kenyang.!" Kata Geo memakan ice rasa coklat yang hendak ia berikan pada Ami.


"Entahlah, akhir akhir ini aku sering merasa cepat kenyang,, dan perutku berasa penuh dengan udara padahal aku sudah rajin meminum susu jaeh.!" Kata Ami dengan wajah cemberut


"Siapa yang menyuruhmu pergi.!" Kata Ami membuat suasana mencekam


"A a aaaku, maaf iii ini salahku.!" Kata Lia berbalik


"Aku akan membuat pengumuman, Lia bisa masuk AVATAR, aku sudah tak keberatan, jadi kau bisa bergabung bersama kami.!" Kata Ami tersenyum ramah


"Apa.!" Kata Eka terkejut


"Geo, jelaskan.!" Perintah Ami meminum kembali susu kocok rasa coklat miliknya

__ADS_1


"Jadi king udah nge ACC kalok Lia bisa masuk AVATAR secara resmi.!" Kata Geo menyengir


"Apa, kau gila ya.!" Anza melempar nampan berisi puding "dia udah hampir membunuhmu! Dan dengan entengnya kau berbuat sepertiini, Ami aku tau banyak rencana diotakmu tapi ini.! Tidak tidak aku tidak setuju dengan apapun rencanamu dengan memasukkan Lia ke grup, tidak aku tidak setuju.!" Kata Anza penuh emosi


"Benar king, aku juga tidak setuju dengan ini.!" Kata Alfi menunduk


"Teman teman, ayolah aku sudah memaafkan perbuatannya, aku juga tak merencanakan apapun, aku murni mau mencoba berteman dengannya,dan dia juga sepupuku jadi aku tidak berniat membalas perbuatannya.!" Kata Ami tulus


"Itu sudah pilihan Ami, ayolah kita hargai.!" Kata Candra memberi suara


"Hem, kalian juga sudah akrab dengannya kan, berbelanja, makan siang bersama ,menonton bersama pulanG bersama, sekarang apa sulit menerimanya, dan Anza bukankah dia temanmu.?" Kata Ami membuat semoa orang terdiam


"Sebenarnya king, aku juga kurang setuju dengan keputusanmu ini.!" Geo membuka suara "bagaimanapun, semua yang telah dia lakukan itu salah, telah melukaimu hingga kondisimu sepertiini, berjalan saja tidak benar, setidaknya berikanlah dia pelajaran atau hukuman yang layak untuknya.!" Ucapan bijak Geo kembali keluar setelah sekian lama, dan ucapannya dianguki oleh beberapa anggota AVATAR lainnya.


"Tentu ,! Aku harus memberinya hukuman, dan aku sudah menyiapkannya.!" Kata Ami mengeluarkan selembar kertas resmi hukuman AVATAR yang biasanya digunakan untuk memberi hukuman murid lain yang bandel atau suak membuat berita nyinyir disekolah. "Lihat, aku sudah membuatnya pertama dia harus membersihkan club selama 3 bulan, menyiapkan makan siang kita selama 3 bulan juga, dan juga dia tidak boleh menyuruh atau meminta bantuan selama masa hukumannya.! Bagaimana menurut kalian.?" Kata Ami tersenyum jahat


"Aku akan menerima semua hukuman itu.!" Serang Lia mantap "kalau bisa aku juga mau membantu Ami membawakan tas nya, menyiapkan semua peralatan belajarnya, aku juga bisa mengantar dan menjemput Ami sekolah.!" Tambah Lia dengan semangat


"Tidak tidak, aku tidak lumpuh dan aku bisa melakukannya sendiri. Masalah antar jemput Candra sudah melakukannya,.!" Kata Ami melirik Candra


"Iya, Eyang kemarin sudah menyuruhku untuk itu dan tidaj mempercayakannya pada siapapun kecuali aku.!" Kata Candra dingin


"Ahai, sudah ada yang direstui menjadi menantu ini ahahah.!" Celetuk Geo membuat Ami dan Candra sama sama mengaruk belakang kepalanya. Semua nya pun tertawa saat melihat wajah Ami yang memerah


"Baiklah, dia bisa masuk tapi aturan awal masih berlaku, tidak boleh menyentuh barang orang lain tanpa izin.!" Kata Anza dingin menatap Kia tajam

__ADS_1


"Iya ,aku mengerti, dan terimakasih.!" Kata Lia senang


__ADS_2