The Absolute System

The Absolute System
Memulai Misi Penyamaran!


__ADS_3

20 Menit kemudian...


“Zzzeepp...” Arthas dan Noel pun tiba di lembah tak terbatas dan mereka langsung disambut oleh pasukan monster yang menanti kabar baik soal penyerangan Noel terhadap kerajaan Rodo.


Tapi, betapa wajah kecewa mereka tak bisa ditahan, Noel ternyata gagal.


Karena kondisi Noel yang sekarang sudah mendekati seperti manusia biasa, para monster pun tidak menunjukkan rasa hormat mereka kepadanya.


Tapi, Roth dan Arthas yang mengetahui bahwa Noel adalah sebagian dari diri Leon, mengatakan bahwa Noel bisa memulihkan dirinya menggunakan kekuatan yang terdapat di air danau lembah tak terbatas.


Seperti yang dilakukan oleh Leon sebelumnya, Noel dapat memulihkan diri bahkan mengembangkan kekuatannya di dalam air danau tersebut.


“Hmm, kalau memang fungsinya seperti itu, kenapa kalian para monster malah hanya menjaga dan tidak meningkatkan kekuatan di sini juga?” tanya Noel penasaran karena logikanya sedang bertanya-tanya.


Arthas hanya terdiam tidak menjawab, tapi, Roth lah yang menjawab “sebenarnya, bukan kami para monster yang tidak ingin meningkatkan kekuatan dengan air danau itu, tapi, bagi kami air danau itu seperti mengantarkan nyawa”.


Noel mengernyitkan alisnya kebingungan dengan apa yang dikatakan Roth, bagaimana bisa air yang terlihat tidak berbahaya itu malah sangat mematikan bagi mereka, terlebih lagi tubuh monster itu lebih kuat dari manusia.


Tapi, Noel tidak mau ambil pusing, yang ada di pikirannya saat ini adalah untuk memulihkan kekuatannya, jika memang bisa meningkatkan kekuatannya, itu adalah bonus.


Noel merasakan energi yang sangat luar biasa yang terpancar dari dalam danau yang dimaksud, dan akhirnya dia pun mencoba untuk merendam dirinya di dalam danau tersebut.


“Hop.. Byurrr..” Noel langsung melompat ke dalam air danau yang dingin itu.


Namun tak disangka, karena kerusakan yang terjadi di dalam tubuhnya, Noel merasakan sakit luar biasa yang tak pernah terbayangkan olehnya.


Rasanya seperti setiap pori-pori di kulit tubuhnya dimasuki oleh jarum berkali-kali, dan itu adalah proses penyerapan energi sihir murni dari danau ini.


Rasa sakit itu segera membuatnya berpikir untuk kembali ke daratan dan menyerah, tapi, jika itu dia lakukan, para monster ini tidak akan lagi tunduk kepadanya seperti yang dilakukan oleh mereka sebelum ia memasuki danau ini.


Meski kesakitan, dia menahannya demi memulihkan kekuatan, dan setelah berendam selama hampir 4 jam, seluruh organ dalam tubuhnya pun kini kembali pulih dan rasa sakit dari perbaikan organ dalam tubuhnya pun sudah menghilang.


Noel kini sudah mulai terbiasa dengan penyiksaan yang diberikan oleh air danau itu kepadanya.


Ia melanjutkan meditasi sambil terus merendam tubuhnya untuk mengisi kembali mana miliknya.


Tapi, walaupun dia bisa menyerap energi sihir dari danau tersebut, tidak membuatnya berkembang secara kapasitas mana ataupun kemampuan yang dimilikinya.


Dengan kata lain, danau ini hanya berfungsi sebagi tempat untuk restorasi fisik dan mana saja bagi Leon.


Noel tidak akan bisa berkembang lebih jauh lagi dan harus hidup dengan kemampuannya yang sekarang sampai kapanpun.


“Hmm, setidaknya aku sudah tahu bagaimana caranya bermeditasi untuk memulihkan kekuatanku..!” gumam Noel yang kini sudah kembali segar dan aura kejantannya pun terpancar kembali.


“Boom.. Byuurrrr…” ledakan terdengar saat Noel melompat keluar dari air danau dan berniat untuk kembali ke kerajaan Rodo untuk melanjutkan pembantaian di sana.


Tapi, Arthas yang memiliki rencana lebih bagus, segera menghentikannya dari membuka portal teleportasi dan mengulangi hal yang sama.


Arthas menyarankan untuk lebih baik mencoba untuk menjadi bagian dari kerajaan Rodo untuk menggali informasi lebih dalam.


Karena, yang sebenarnya berbahaya adalah senjata pemusnah eksistensi itu dan harus segera cari tahu siapa pembuatnya agar berhenti diproduksi.


“Jadi, kau menyuruhku untuk menjadi budak kerajaan?” ucap Noel dengan nada ketus.


“Tidak tuan, maksudku adalah..” Arthas menceritakan rencananya kepada Noel.


Hal pertama yang harus dilakukan Noel adalah bersikap seperti orang biasa dan berusaha untuk bergabung dengan guild petualang yang ada di dalam kerajaan Rodo sebagai langkah awal investigasi.


Karena, dengan batasan kekuatan saat ini, Noel tidak akan mungkin bisa sesuka hati untuk menggunakan kekuatannya. Terlebih karena Noel tidak tahu cara membuat pil penyembuhan seperti Leon.


Jika ingin memulihkan kekuatan, dia harus bermeditasi dan itu akan memakan waktu sekitar 3 sampai 4 jam ketimbang meminum pil penyembuhan yang langsung mengisi penuh mana miliknya.


Dengan waktu yang selama itu, tidak akan memungkinkan Noel untuk terus bertarung melawan seluruh kerajaan.

__ADS_1


“Hmm, aku rasa kau ada benarnya juga” ucap Noel menyetujui ide Arthas.


Dia berpikir, ternyata tidak semua monster itu barbar dan tidak punya pikiran.


“Tapi, aku tidak mungkin menyamar dengan wajah seperti ini..! Conceal..! Re-construct..!” Noel menggunakan sihirnya untuk mengubah struktur wajah dan suaranya menjadi lebih muda agar tidak bisa dikenali oleh orang-orang kerajaan Rodo yang pernah menghadapinya.


Setelah semua persiapan selesai, Noel pun berangkat menuju kerajaan Rodo yang berjarak 200 kilometer dari lembah tak terbatas.


“Conceal..! Speed up..!” Noel membuat agar dirinya bisa berlari cepat layaknya tokoh superhero the flash.


“Wush… Wush..” hanya dengan waktu 5 menit, Noel pun kini sudah tiba di depan pintu gerbang kerajaan Rodo.


Karena pergerakannya yang sangat cepat, waktu seolah-olah berhenti dan pergerakan di sekitarnya pun ikut berhenti.


Dia melihat beberapa orang yang sedang berbaris untuk pemeriksaan sebelum masuk ke dalam kota kerajaan Rodo, dan juga penjagaan pintu gerbang semakin diperketat akibat penyerangan yang dilakukan olehnya sebelumnya.


Terlebih, dia berhasil kabur tanpa disadari oleh semua pasukan yang sedang berjaga.


Noel pun masuk ke dalam barisan antrean agar terlihat seperti orang normal yang ingin masuk ke dalam kota.


“Zzzeepp...” dan waktu pun kini kembali berjalan normal setelah Noel tidak lagi menggunakan sihirnya.


“Hah? Hei, sejak kapan kau ada di depanku? Tidakkah ibumu mengajarimu untuk mengantre?” teriak salah satu pedagang yang terkejut karena tiba-tiba Noel memotong barisannya.


Pedagang itu  tidak menyadari kehadiran Noel sebelumnya karena sedang mengecek barang dagangan yang dibawanya dengan kereta kuda di belakangnya, jadi, tidak ada kecurigaan yang muncul kepadanya.


Karena tidak ingin menarik perhatian, Noel pun bergeser ke barisan paling belakang.


Hingga akhirnya tiba giliran dia untuk diperiksa sebelum masuk ke dalam kota.


“Siapa namamu? Apa tujuanmu?” tanya salah satu penjaga gerbang yang diikuti oleh 4 orang tentara kerajaan.


“Namaku Noel dan tujuanku datang ke sini untuk bergabung dengan guild petualang kerajaan ini..! Aku dengar mereka adalah yang terbaik dari seluruh kerajaan yang ada di benua ini..! Aku ingin menjadi bagian dari mereka” ucap Noel dengan nada yang terdengar meyakinkan.


Penjaga gerbang dan para tentara menatap Noel dari ujung kaki hingga ujung kepala, tapi mereka tidak menemukan apapun yang istimewa darinya sampai-sampai berani meremehkan dan menertawakan tujuan Noel.


Tapi, hinaan itu justru hal bagus untuk Noel, karena itu artinya penyamaran yang dilakukannya sudah berhasil.


Setelah dihina habis-habisan, akhirnya Noel pun diberikan izin untuk memasuki kota kerajaan Rodo.


Dengan senyuman tipisnya, Noel bergegas menuju gedung guild petualang untuk mendaftarkan diri sebagai anggota mereka.


Tak butuh waktu lama, dia pun berhasil menemukan lokasi guild petualang.


Noel melihat kerumunan orang yang sedang melihat ke arah sebuah papan pengumuman yang sepertinya itu adalah daftar dari misi yang bisa diambil oleh anggota guild.


“Cih, lihat lah para pecundang itu..!” ucap Leon dengan nada yang ketus lalu dia berjalan masuk ke dalam gedung guild dengan penuh percaya diri.


“Krincing… Krinciiing..” suara bel yang menandakan pintu masuk guild sedang dibuka.


Semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut langsung menoleh ke arah Noel dengan tatapan yang sinis.


Noel tidak mempedulikan tatapan sinis mereka dan langsung saja berjalan menuju meja pendaftaran keanggotaan yang ada di dalam ruangan itu.


“Bocah..! Kau pikir siapa dirimu seenaknya masuk ke sini?” ucap seorang pemuda dengan penampilan seperti seorang bangsawan yang sepertinya salah satu anggota guild.


Pakaian mewah, senjata sihir mahal dan juga wajah yang terlihat sombong, dia adalah Rando keponakan dari wakil kapten di tim Black Dragon, Trevor.


Di setiap guild petualang di benua ini, ada banyak tim di dalamnya.


Tetapi, hanya tim inti saja yang akan diberikan kewenangan untuk mengambil misi spesial sesuai dengan tingkatan kekuatan tim itu sendiri dan tentu saja hadiah yang akan didapatkan lebih tinggi daripada tim biasa sisanya.


Untuk tim di guild petualang kerajaan Rodo sendiri ada 5 tim inti yang menjadi tim terkuat di sini.

__ADS_1


Mereka adalah tim Black Dragon, tim Killer Hand, Tim Fang, Tim Thunder Wolf, dan tim Ultra.


Dengan tim Black Dragon yang menjadi tim terkuat di guild petualang kerajaan Rodo sekaligus tim terkuat di seluruh kerajaan yang ada di benua ini.


Jadi, pantas saja pemuda tadi berani bersikap sombong kepada semua orang yang dia pikir tidak pantas.


Tapi, seperti yang sudah bisa diduga, Noel sama sekali tidak memperhatikannya.


Dia masih sibuk mencari orang yang bertanggung jawab untuk pendaftaran calon anggota guild.


“Ku-kurang ajar..! Belum pernah aku dikacangi seperti ini..! Kalau begitu..” pemuda itu pun mengayunkan senjata sihir miliknya yang berbentuk pedang ke arah Noel.


Tapi, Noel hanya menyentil salah satu sisi dari pedang milik pemuda itu dan langsung mematahkannya dengan mudah.


“Hmm, kawan, kau sepertinya sudah ditipu oleh penjual pedang itu..! Sungguh senjata yang rapuh” ucap Noel, lalu dia kembali menoleh ke kiri dan ke kanan.


“Ku-kurang ajar..! Wahai kekuatan penguasa benua, leburkan musuhku hingga tak bersisa, Dragon’s bre..!” tak sempat dia menyelesaikan manteranya, seseorang yang terlihat lebih kuat dari pemuda itu pun langsung menjatuhkannya ke lantai.


“Paman Trevor, lepaskan aku..! Aku akan membinasakan bocah tidak tahu diri itu” teriak Rando dengan nada yang sangat kesal.


“Oi bodoh, apa kau ingin menghancurkan tempat ini?” teriak Trevor yang merupakan ketua dari tim Black Dragon.


Rando yang tidak bisa melawan Trevor pun hanya bisa menurut dan tidak mengatakan apapun lagi.


Noel hanya tersenyum melihat tingkah bodoh Rando itu sampai-sampai dipermalukan oleh pamannya sendiri.


“Anak muda, apa yang kau lakukan di sini? Tidak kah kau tahu di sini hanya untuk anggota dari tim inti?” tanya Trevor, tapi lagi-lagi dikacangi oleh Noel.


“Bajingan..! Apa kau cari mati, hah?” teriak Trevor kesal.


“Haha, aku tidak sedang mencari mati, aku mencari siapa yang bertanggung jawab untuk setiap calon anggota yang ingin mendaftar, dan sepertinya itu bukan kalian berdua, jadi, enyahlah dari hadapanku..! Aku tidak punya waktu untuk kalian berdua” jawab Noel dengan nada yang santai.


Semua orang yang mendengar ucapan Noel barusan, tentu saja terkejut.


Belum pernah ada yang berani berkata seperti itu kepada Trevor kecuali raja Tokae dan ketua guild, Harley.


“Bocah itu sudah tamat” ucap semua orang dengan pemikiran yang sama.


Tapi, sebelum Trevor dan Rando sempat menghancurkan tempat ini, Harley si ketua guild pun muncul dengan tertawa terbahak-bahak.


“Hahaha.. bocah, antara berani atau bodoh aku tidak tahu yang mana, tapi aku mengakuimu..!” sesaat setelah mendengar suara Harley, semua orang yang ada di sana pun langsung memberi hormat kepadanya.


Harley melihat Noel dari ujung kaki hingga ujung kepala dan dia pun terlihat seperti menyadari sesuatu darinya.


“Pak tua, apakah kau tahu bagaimana caraku mendaftar untuk menjadi anggota?” tanya Noel dengan ekspresi masa bodonya.


Lagi-lagi, semua orang yang ada di ruangan itu termasuk Trevor dan Rando dibuatnya ketakutan, kali ini ketua guild itu sendiri yang disindir olehnya, siapa yang bisa menghentikan Harley jika dia sampai marah.


“Se-selamatkan nyawa kalian..!” teriak salah satu anggota dan langsung berlari tunggang langgang keluar dari ruangan tersebut.


“Hahahaha, bocah, kau semakin menarik perhatianku..! Baiklah, kalau begitu aku sendiri yang akan menjadi penanggung jawab untuk merekomendasikan agar kau bisa masuk sebagai anggota guild” ucap Harley dan itu juga membuat anggota yang lain menjadi tenang.


“Anda ini...” Noel masih kebingungan.


“Oh hahaha, maafkan aku..! Perkenalkan, namaku Harley dan aku adalah ketua dari guild petualang kerajaan Rodo” jawab Harley sambil memainkan janggut panjangnya.


“Besok, datanglah ke arena pertarungan yang ada di belakang gedung guild..! Karena ada sebuah tradisi yang harus kau ikuti setelah menjadi anggota” sambung Harley.


Noel menganggukkan kepalanya dan keluar dari ruangan tersebut setelah mengucapkan terima kasih kepada Harley.


Tentu saja semua orang membuka mulutnya lebar-lebar.


Selama ini belum pernah ada orang yang bisa masuk sebagai anggota guild petualang tanpa tes terlebih dahulu, dan sekarang ada seorang bocah yang entah berasal dari mana, berhasil menjadi anggota dengan rekomendasi ketua guild langsung.

__ADS_1


“Si-siapa sebenarnya anak ini?” gumam Trevor, dia tahu Harley tidak akan pernah melakukan kesalahan dalam pemilihan anggota guild karena peraturan yang dibuatnya sangat ketat.


Dengan raut wajah yang muram, Trevor pun memberikan isyarat kepada Rando untuk tidak mencari masalah dengan Noel karena mereka belum mengetahui siapa sebenarnya Noel dan kekuatan seperti apa yang dimilikinya sampai-sampai bisa membuat ketua guild melakukan hal itu.


__ADS_2