
“Syut.. Boom..” Leon melompat mengikuti tubuh Xu Jiang lalu memukulnya kembali ke tanah.
“Ahaaakkk..” Xu Jiang memuntahkan darah segar dan benar-benar kalah telak karena tubuhnya kini sudah tidak bisa digerakkan.
“A-apa yang barusan terjadi?‘
“Seorang bocah bisa mengalahkan wakil kapten dengan mudah?”
Ekspresi terkejut jelas terlihat di wajah semua prajurit yang ikut menyaksikan pertarungan barusan.
“Hmm, sudah aku bilang, ‘kan? Jadi, apa masih ada yang mau mencoba memberikan aku nina bobo yang mengerikan?” tanya Leon dengan senyuman.
Erica Wang yang melihat dan menganalisa pertarungan itu, hanya tersenyum dan pergi meninggalkan camp pelatihan tersebut.
Tak lama dari pertarungan itu, terlihat Zhu Gong yang baru saja kembali dari berdiskusi dengan kapten camp pelatihan lainnya.
“Kau..! Apa yang kau lakukan disini?” tanya Zhu Gong dengan suara yang keras.
“Yo, kapten sampah, kau sudah kembali? Aku di sini untuk menggantikanmu menjadi kapten, agar para prajurit ini tidak lagi menjadi sampah” ucap Leon dan semua yang mendengarnya pun tersulut emosi.
** Re: Sejak berada di dunia ini\, perubahan benar-benar terlihat pada sifat dan sikap Anda!
“Hehe, sesekali perubahan itu tidak masalah, ‘kan?” jawab Leon.
Kemudian, Zhu Gong yang sudah terlalu emosi, langsung melesat menyerang Leon.
“Boom..” pukulannya langsung ditangkap dan dihentikan begitu saja oleh Leon.
“Hmm, menyambut kapten barumu dengan cara seperti ini, sopan kah begitu?” ucap Leon, kemudian dia menarik tangan Zhu Gong dan membanting tubuhnya ke tanah dengan sangat keras sampai membuat sedikit getaran.
“Gilaaa..! Benar-benar gila..!”
“Siapa sebenarnya bocah ini? Kenapa bisa begitu kuat?”
Para prajurit dibuat semakin tercengang melihatnya.
“Zhu Gong, berhentilah menjadi kapten, pasukan ini benar-benar akan langsung mati di medan perang jika kau yang melatihnya” ucap Leon.
“Cih, jangan merasa lebih kuat hanya karena bisa membantingku..! Kemampuan garis keturunan, Thunder fist..!” kedua tangan Zhu Gong kini dipenuhi oleh aliran listrik yang menyambar-nyambar.
** Re: Jika memang ingin membuat pasukan yang kuat\, kenapa Anda tidak mencoba untuk menjadi guru di akademi beladiri saja?
“Aahhh, aku rasa kau ada benarnya juga..! Karena semua kapten berasal dari sana, dan tiap kapten akan melatih semua prajurit di bawahnya, kenapa itu tidak terpikirkan olehku?” jawab Leon sambil menghela nafas.
__ADS_1
“Zhu Gong, sampai di sini saja..! Posisi kapten, aku sudah tidak tertarik” ucap Leon dan dia pun bergegas meninggalkan camp pelatihan tersebut.
“Cih, kau pikir bisa..” Zhu Gong terhenti karena tiba-tiba dadanya terasa sesak.
Ternyata ada tulang rusuk yang patah akibat bantingan dari Leon tadi, dan akhirnya dia pun membiarkan Leon pergi.
“Ternyata aku tidak bisa menahannya..! Aku pikir akan mati tadi” gumam Zhu Gong, dia teringat rasa sakit saat tubuhnya menghantam ke tanah dengan keras, dan itu pertama kalinya dia dibanting seperti itu.
Sesaat kemudian..
“Wush.. Wush..” Leon kini sudah kembali ke akademi beladiri.
Dia langsung menghampiri seorang pria yang sedang bertugas di bagian administrasi.
“Hai, aku ingin menanyakan bagaimana caranya menjadi guru di sini?” tanya Leon.
Leon menjawab bahwa dirinya lah yang ingin menjadi guru di akademi beladiri ini dengan ekspresi percaya diri yang luar biasa tinggi.
“Haha, kau pikir hanya karena diangkat secara langsung oleh Wang Xie, kau sudah memenuhi syarat untuk menjadi guru?” ucap pria tersebut meremehkan Leon.
“Memangnya apa syaratnya?” tanya Leon.
“Pertama, setidaknya kau harus mencapai tingkat ahli spiritual tahap 1..! Yang kedua, kau harus bisa paling tidak membuat sebuah retakan pada target latihan dengan menggunakan energi Qi murni” ucap pria tersebut dengan bangganya, karena dia berpikir tidak mungkin Leon bisa melakukannya.
Tapi, diluar dugaannya, Leon menyanggupi kedua persyaratan tersebut dengan penuh semangat.
“Cih, kau ini benar-benar tidak tahu diri..! Sudahlah, aku tidak punya waktu untuk dibuang, lebih baik kau segera pergi berlatih sebelum seorang guru melihatmu bolos..!” bentak pria tersebut.
“Hmm, bagaimana jika aku bisa mengalahkan semua guru di sini? Apakah aku memenuhi syarat untuk mengajar?” tanya Leon sambil tersenyum.
“Haah? Apa kau sudah gila? Total guru di akademi ini saja ada 20 dengan kekuatan paling rendah tingkat penguasa jiwa tahap 1, paling tinggi adalah tingkat immortal tahap awal..! Apa kau sudah bosan hidup?” teriak pria yang bernama An Jiang tersebut.
Tapi, karena suara mereka yang lumayan keras, seorang guru yang tidak sengaja lewat, mendengar pernyataan Leon barusan dan langsung mendatanginya.
“Kau, murid yang diangkat oleh Wang Xie tanpa ujian?” tanya guru tersebut.
__ADS_1
“Ah, guru Zhao, maaf atas keributan ini” ucap An Jiang sambil menunduk.
Guru itu melihat Leon dengan tatapan sinis dan meremehkan.
“Nah, kebetulan ada seorang guru di sini..! Kalau begitu, aku akan menantangmu bertarung untuk menjadi seorang guru di sini” ucap Leon sambil berjalan masuk menuju arena latih tanding.
“Kenapa? Kau takut?” Leon terus menerus memprovokasi guru itu agar dia mau menerima tantangannya.
Benar saja, guru tersebut langsung terbawa emosi dan langsung ikut bersama Leon menuju arena latih tanding.
An Jiang yang melihat itu hanya bisa tertawa karena dia berpikir Leon akhirnya akan diberi pelajaran karena tidak tahu diri.
Sesampainya di arena latih tanding, Leon tidak melihat satu orang pun untuk menyaksikan pertarungan mereka.
“Hmm, ini tidak akan seru jika tidak ada yang melihat..! Bisa kau panggilkan semua guru untuk kutantang satu per satu?” ucap Leon.
“Cih, kau benar-benar tidak tahu posisi..!” guru tersebut pun menuruti permintaan Leon karena dia pikir akan lebih menarik jika kemenangan telaknya bisa disaksikan semua orang dan mengingatkan setiap murid agar tidak berlaku kurang ajar kepada gurunya.
10 menit kemudian, arena latih tanding pun sudah dipenuhi oleh para guru dan murid termasuk murid inti.
“Wah, bukankah dia murid baru itu?”
“Benar-benar tidak bisa dipercaya, dia pasti mati kalau melawan pak guru Zhao”
Ucap para murid yang belum pernah melihat kekuatan Leon sebelumnya, namun, bagi murid yang sudah melihatnya, mereka tidak berani berkata apapun karena masih terbayang-bayang dengan naga yang dipanggil olehnya.
“Semuanya..! Perkenalkan, namaku Leon dan aku akan menantang semua guru yang ada di akademi ini agar aku bisa menjadi salah satu guru di sini untuk membuat kalian lebih kuat lagi..!” ucap Leon memperkenalkan diri dan memberitahu niatnya.
Tapi, dia malah mendapat banyak cibiran dan hinaan karena yang mereka tahu adalah Leon hanya seorang murid baru dan kini dia berani bertindak kurang ajar seperti itu.
“Hanya karena dia diangkat langsung oleh Wang Xie tanpa ujian, dia pikir sudah sangat kuat?” ucap seorang murid dan hinaan pun dilayangkan kepada Leon oleh murid lainnya.
Leon tidak mempedulikan cibiran mereka, “Sudah siap?” Leon mengambil posisi seperti akan lomba lari.
“Cih, aku akan memberikanmu 3 kesempatan untuk menyerangku tanpa...” belum selesai Zhao berbicara, tiba-tiba Leon sudah berada di depan wajahnya dan bersiap untuk melayangkan pukulan pertamanya.
__ADS_1