The Absolute System

The Absolute System
Noel Menjadi Kapten Tim Inti?


__ADS_3

Di sisi Rando dan Trevor..


 


Mereka berdua ikut keluar dari ruangan tim inti dan masih merasa kesal dengan kelakuan Noel barusan, sebenarnya Rando masih ingin menghajarnya sampai babak belur tapi dia tidak ingin bertindak gegabah lalu memulai kekacauan yang akan berakibat buruk bagi tim Black Dragon pamannya.


Akhirnya, mereka berdua pun hanya bisa menggigit jari dan menahan emosi yang ada di dalam dada.


 


 


Keesokan harinya..


 


 


Noel sudah tiba halaman depan di arena pertarungan seperti yang diperintahkan oleh Harley sebelumnya.


Dia pun masuk ke dalam dan melihat begitu banyak calon anggota guild yang akan mengikuti ujian masuk ini.


Noel berjalan menuju barisan para peserta ujian dan ikut berbaris di sana.


“Haha, lihatlah para pecundang itu..! Dengan kekuatan seperti itu, bisa masuk ke dalam tim sampah saja sudah sangat bagus” ucap salah satu peserta ujian masuk anggota guild.


Dia ada alah Stein, seorang anak dari keluarga bangsawan yang cukup berpengaruh untuk kerajaan Rodo karena telah banyak membantu melancarkan perdagangan dan membentuk aliansi dengan kerajaan lain sehingga mendatangkan keuntungan yang sangat banyak bagi kerajaan Rodo.


Tiba-tiba, suara ledakan terdengar di atas langit yang menandakan ujian akan segera dimulai.


Harley dan seluruh kapten beserta wakil kapten dari setiap tim inti berjalan melewati para peserta dan di duduk tribun atas untuk menyaksikan kompetensi para peserta ujian.


“Ehem, selamat datang para peserta ujian..! Seperti yang kalian tahu, mereka yang duduk di tribun atas adalah orang-orang penting yang akan menyaksikan ujian kalian nanti” ucap seorang pembawa acara yang sama setiap tahunnya.


Dia pun memperkenalkan semua orang yang duduk di tribun atas satu per satu.


Tim inti yang akan diperkenalkan adalah berurutan dari yang terlemah hingga yang terkuat berdasarkan level kekuatan.


Yang pertama dan yang paling lemah di antara tim inti adalah tim Ultra yang dipimpin oleh kapten Sperio dan wakil kapten El Papi.


Yang kedua adalah tim Thunder Wolf yang dipimpin oleh wakil kapten Lily yang juga cucu dari ketua guild. Tim ini hanya di pimpin oleh seorang wakil kapten karena kapten mereka tewas terbunuh saat menyelamatkan Lily dari serangan monster dengan kekuatan level 9 yang tidak sengaja mereka temui saat berburu.


Yang ketiga adalah tim Fang yang dipimpin oleh kapten Gordon dan wakil kapten Lindsay.


Yang keempat adalah tim Killer Hand yang dipimpin oleh kapten Uzi dan wakil kapten Momo.


Yang kelima dan yang paling kuat di antara tim inti adalah tim Black Dragon yang dipimpin oleh kapten Rey dan wakil kapten Trevor.

__ADS_1


Saat si pembawa acara akan melanjutkan ucapannya, Harley berdiri dan memotong ucapannya.


Dia melompat ke tengah arena pertarungan lalu berkata, “sebelum ujian ini dimulai, aku akan mengumumkan sesuatu..!”.


Tentu saja semua orang dibuatnya kebingungan karena ini adalah pertama kalinya Harley berbuat seperti ini di sebuah ujian masuk para anggota guild.


Selama ini, mereka mengenal Harley sebagai sosok yang kuat tapi tidak peduli dengan hasil dari ujian masuk karena hal itu telah diserahkan kepada masing-masing kapten dan wakil kapten setiap tim.


Jika tidak ada yang dipilih oleh salah satu tim inti, para peserta ujian hanya akan masuk ke dalam tim kacangan dan tidak akan dianggap ada di guild ini tetapi mereka masih akan tetap bisa mengambil misi walaupun tidak seberapa hadiahnya.


Tapi, kali ini Harley terlihat bersemangat kepada ujian masuk ini, pasti ada sesuatu yang membuatnya begitu.


“Haha, aku tahu kalian pasti kebingungan..! Tapi, aku berjanji tidak akan mengecewakan kalian..! Karena aku akan mengumumkan kapten baru dari tim Thunder Wolf yang sudah 3 tahun ini dipimpin oleh cucuku seorang diri” ucap Harley sambil melihat ke arah para peserta dimana ada Noel di sana.


Para peserta ujian terlihat sangat canggung dan gugup karena mereka berpikir yang dimaksud oleh Harley adalah salah satu dari peserta karena Harlet sudah melihat potensi dari salah satu peserta.


“Noel, kemarilah..!” ucap Harley sambil menunjuk ke arah barisan para peserta ujian, dan semua orang termasuk para kapten dan wakil kapten tim inti melihat ke arah barisan itu.


Tapi, Rando dan Trevor yang terlihat paling terkejut karena mereka tahu siapa Noel itu karena sudah bertemu kemarin di aula tim inti dan Noel juga yang sudah mempermalukan mereka berdua di hadapan anggota tim inti yang lain.


Noel berjalan keluar dari barisan menuju tengah arena pertarungan dan langsung saja disambut oleh Harley.


Lily sebagai wakil kapten tim Thunder Wolf, merasa tidak terima karena orang yang baru saja dilihatnya dan terlebih orang itu adalah salah satu dari peserta ujian.


Jika dipikir secara logika, mana mungkin ada orang yang tiba-tiba sekuat itu dan langsung menjadi kapten sebuah tim inti, pikir Lily.


“Kakek, bukankah ini sebuah kesalahan?” tanya Lily dengan nada yang sedikit membentak.


“Hehe, bagaimana ini sebuah kesalahan? Aku sudah menemukan anak yang berbakat untuk menjadi kapten baru untuk tim Thunder Wolf” jawab Harley sambil memainkan janggut putihnya.


Lily tetap saja tidak bisa menerimanya meskipun dia tahu kalau Harley bisa menilai kekuatan seseorang hanya dengan melihatnya saja dan itu tidak pernah salah.


Tapi, kali ini semua orang yang ada di sana lebih memilih untuk tidak langsung mempercayainya.


Beberapa dari bahkan mereka berpikir, mungkin saja kemampuan harley untuk menilai kekuatan seseorang sudah jauh menurun karena sudah semakin tua.


Mana mungkin Noel yang berpenampilan biasa-biasa saja dan tidak menunjukkan kekuatan apapun yang istimewa bisa sekuat itu untuk menjadi kapten di salah satu tim inti guild petualang.


“Hmm, memang kalau tidak ada bukti, kalian tidak akan percaya. Baiklah, kalau begitu...” Harley melihat ke arah Noel lalu ke arah para peserta.


“Kalau begitu, aku akan mengubah alur ujian ini..! Siapapun yang berhasil mengalahkan anak ini, akan masuk ke dalam tim inti dan kalian bebas untuk memilih tim manapun itu..!” ucap Harley dengan sangat percaya diri.


Tentu saja semua kapten dan wakil kapten tim inti berdiri terkejut dengan ucapan Harley barusan, mereka tidak percaya bahwa ketua guild mereka sudah begitu bodoh seperti ini.


Mempertaruhkan nama baik dan masa depan guild hanya untuk seorang yang tidak mereka ketahui potensi dan kekuatannya.


Tapi, bagi semua peserta lainnya, ini adalah kabar bagus karena mereka melihat Noel yang sangat biasa-biasa saja dan bahkan tidak terlihat seperti seorang petarung, malah lebih terlihat seperti seorang petani rendahan di sebuah desa terpencil.

__ADS_1


“Hoho, ini akan menjadi sangat mudah..! Anda dengar itu tuan Rey? Setelah ini mohon kerja samanya di dalam tim Anda” ucap salah satu peserta ujian kepada Rey sang kapten dari tim Black Dragon.


Rey hanya terdiam kesal dan menatap sinis kepada semua peserta ujian dan juga kepada Harley karena sudah mengubah alur ujian seenaknya saja tanpa persetujuan dari mereka terlebih dahulu.


“Hahaha, kalau begitu, Noel..” ucap Harley sambil menepuk pundak Noel.


“Pak tua, apa maksudmu melakukan ini? Apa kau pikir mereka pantas menjadi lawanku?” ucap Noel yang lagi-lagi membuat semua orang yang ada di arena ujian membuka lebar mulutnya.


Siapa bocah ini, kenapa begitu berani mengatakan hal seperti itu kepada ketua guild yang bahkan raja Tokae sangat menghormatinya, pikir semua orang yang sangat penasaran.


“Wush.. Bruk..” salah satu peserta ujian langsung melompat ke arena pertarungan sesaat setelah Harley kembali ke tribun atas.


“Perkenalkan, namaku...” tidak sempat dia memperkenalkan diri, sebuah serangan yang tak terlihat langsung menghempaskan tubuh peserta itu keluar arena dan menghantam tembok dengan keras sehingga dia pun tidak sadarkan diri.


“Ups, sepertinya aku menyentil terlalu kuat ya? Atau memang kau saja yang sangat lemah?” ucap Noel tanpa berpindah posisi dari semula dan terlihat sangat tenang.


“A-apa yang baru saja terjadi?” ucap semua orang.


Semua kapten tim inti seolah tidak percaya dengan apa yang dilihat mereka, walaupun sangat cepat, mereka sempat melihat sesaat Noel hanya menyentilkan jarinya dari kejauhan dan sebuah energi sihir yang sangat kuat langsung melesat menghantam peserta itu.


Mereka sesama kapten tim inti pun saling toleh dan menganggukkan kepala mereka seolah-olah sepakat kepada sesuatu.


Mereka sepakat untuk menganggap serangan barusan hanyalah sebuah kebetulan, karena mereka masih harus memastikan kekuatan yang dimiliki oleh Noel.


“Hoaamm, selanjutnya? Oh tunggu, ayo selesaikan ini dengan cepat karena aku tidak ingin membuang waktuku lebih banyak lagi..! Kalian semua, majulah sekaligus..!” ucap Noel menantang semua peserta ujian yang berjumlah lebih dari 100 orang itu.


Tapi, bukannya terprovokasi, semua peserta termasuk anggota tim inti yang menonton malah mencerca Noel karena begitu sombong hanya karena baru mengalahkan 1 orang saja, dan itu juga sepertinya yang paling lemah di antara mereka.


Akhirnya tetap 1 orang yang maju untuk melawan Noel, dia adalah Khali yang menguasai sihir elemen api dengan kekuatan level 5.


“Wah, kali ini orang itu pasti akan terbungkam..!” ucap salah satu penonton yang merupakan anggota guild yang sudah bergabung di tahun lalu.


Namun, disaat Khali masih merapalkan mantera, Noel berkata “Wind bullet..!” sambil mengarahkan telunjuknya kepada Khali.


“Wush.. Craaaattt…!” darah bermuncratan ke mana-mana, kini Khali hanya memiliki satu tangan saja karena yang sebelahnya baru saja terputus dari tubuhnya.


Dengan wajah yang pucat, Khali menjerit kesakitan dan berguling di tanah sambil memanggil-manggil ibunya.


“Bukankah aku sudah menyuruh kalian untuk menyerang sekaligus?” ucap Noel sambil tersenyum tipis dan mengejek.


Merasa geram karena direndahkan olehnya, seluruh peserta ujian pun langsung memenuhi arena ujian.


“Wah, orang itu benar-benar akan mati oleh kesombongannya sendiri” ucap Gordon sang kapten dari tim Fang.


“Hahaha, ini semakin menarik..! Aku ingin tahu apakah kemampuannya sesuai dengan ucapannya?” sambung kapten Sperio dari tim Ultra.


“Tapi, kalau benar dia bisa mengalahkan mereka semua, bukankah itu berarti dia lebih kuat darimu kapten Rey?” tanya kapten Uzi dari tim Killer Hand namun tidak ada tanggapan dari kapten Rey karena dia sedang melihat dengan seksama, apa yang akan dilakukan oleh Noel selanjutnya dengan lawan sebanyak itu.

__ADS_1


__ADS_2