
Linting hanya menganggukkan kepalanya saat mendengar penjelasan dari Erlynn.
Dia sudah menduga hal ini akan terjadi sebelumnya, karena di antara semua muridnya yang mengikuti turnamen ini, Leon adalah yang paling kuat.
“Leon sudah mengambil keputusan yang tepat..!” ucap Linting.
“Pak guru Linting, apa maksud Anda? Bagaimana bisa menyerang teman satu tim adalah keputusan yang tepat? Bukankah dengan begitu dia akan semakin kesulitan karena hanya sendirian di sana?” tanya Frel sambil membantah ucapan Linting.
“Hmm, memang ini akan terdengar tidak masuk akal, tapi, apa kalian tahu tingkat kekuatanku saat ini sudah berada di level berapa? Dan aku yakin kalian pasti pernah mendengar tentang adanya penyusup yang datang di malam hari ke akademi, lalu besok harinya Leon sebagai murid baru membuat keributan hingga membuat kehebohan di seluruh akademi” tanya Linting sambil memainkan janggutnya.
“Terakhir yang aku dengar, Anda baru saja mencapai kekuatan level 5 dan itu adalah level tertinggi kedua setelah kepala sekolah..! Jangan-jangan?” jawab Frel.
“Mmm, benar sekali..! Penyusup itu adalah Leon, dan yang sebenarnya terjadi adalah..” Linting berhenti sejenak sambil berjalan mendekat kepada Frel dan yang lainnya.
“Aku tidak bisa menyentuhnya sedikitpun bahkan dengan seluruh kekuatan yang telah aku kerahkan, dan saat itu aku benar-benar merasa akan mati jika dia adalah seorang penyusup..! Tidak hanya itu, kepala sekolah sendiri terlihat sangat ketakutan saat berbicara dengannya” ucap Linting.
Tentu saja penjelasan itu membuat mereka semua terkejut.
“Kalau begitu, sangat masuk akal jika dia bisa memenangkan pertarungan melawan pak guru Grizer” ucap Jaffar sambil menganggukkan kepalanya.
“Aku yakin, ledakan energi yang terdengar sebelumnya juga berasal darinya..! Saat ini, aku merasa beruntung dia berada di pihak kita” lanjut Linting.
__ADS_1
Kini Erlynn mengerti bagaimana Leon bisa selamat dari monster level 10 yang mereka hadapi tadi.
“Tapi, kenapa dia tetap menyembunyikan kekuatannya? Dengan kemampuan yang seperti itu, tidak akan ada yang berani menentang perkataannya..!” ucap Frel.
“Aku pun juga tidak mengerti akan hal itu, hanya tidak menyangka bahwa ada manusia dengan kekuatan monster seperti itu di akademi kita” jawab Linting sambil memainkan janggutnya.
“Bagus..! Kalau begini, kesempatan kita untuk memenangkan turnamen sudah bisa dipastikan..!” teriak Frel kegirangan.
Semua orang yang mendengar ucapannya pun langsung menoleh ke arahnya dengan tatapan sinis.
“Bocah, bicara apa kau? Turnamen masih berlangsung dan kau sudah begitu optimis”
“Teruslah bermimpi..!”
Semua orang langsung mencibir mereka dan bahkan ada yang sampai melempari mereka dengan batu, tapi batu tersebut langsung dihancurkan oleh Linting.
“Eh hehe, maafkan atas keributan yang sudah diperbuat oleh muridku, dia hanya terlalu bersemangat” ucap Linting untuk meredakan amarah mereka.
“Cih, lain kali kau ajarkan mereka tentang kenyataan..! Mana mungkin hanya seorang diri bisa bertahan di tempat seperti itu..!” teriak salah satu pengunjung yang menjadi penonton.
Namun, Linting dan yang lainnya tidak terlalu memikirkan cibiran mereka.
__ADS_1
Di sisi Leon..
“Haaatchiiii..! Sepertinya ada yang sedang membicarakan diriku” ucap Leon sambil mengusap-usap hidungnya.
Setelah setengah jam dia melompat-lompat di atas cabang pohon besar menuju bagian terdalam hutan, dia akhirnya berhenti setelah melihat sebuah lembah yang lumayan luas dan dia merasakan adanya pancaran energi yang sangat besar di sana.
** Re: Lembah tak terbatas telah ditemukan dan ditambahkan ke dalam ingatan peta!
“Lembah tak terbatas?” tanya Leon menanggapi ucapan Sistem.
** Re: Lembah ini adalah legenda yang masih terus diyakini keberadaannya di dunia ini..! Lembah yang di dasarnya terdapat sihir murni tidak terbatas yang terus mengalir dan akan meningkatkan level kekuatan seseorang sampai tak terhingga.
“Wah, itu sih sama saja dengan menjadi dewa..!” Leon terkejut dengan penjelasan Sistem.
** Re: Tapi\, untuk bisa sampai ke dasar lembah\, harus melewati puluhan monster dengan kekuatan level 10 yang menjaga lembah tersebut\, yang mana itu sangat mustahil bagi orang lain!
“Hmm, berarti maksudmu aku masih punya kesempatan untuk memasuki lembah itu?” tanya Leon dengan penuh optimis.
** Re: Mungkin saja!
“Haha, walaupun jawabanmu seperti itu, tapi kau sudah memberikan aku sedikit kepercayaan diri..! Aku yakin kekuatan di lembah ini akan sangat berguna untukku” ucap Leon, dia pun melompat turun dari pohon besar yang dihinggapinya dan segera berlari dengan kecepatan penuh menuju lembah tersebut.
__ADS_1