
Namun, proses penyerapan energi sihir murni sangatlah menyakitkan.
Tubuh Leon terasa seperti ditusuk oleh ribuan pedang dalam waktu bersamaan hingga membuatnya menjerit kesakitan.
Arthas yang sedang berjaga di tepi danau, hanya bisa melihat karena atas perintah Leon, jangan sampai ada yang mengganggunya dalam proses penyerapan energi sihir murni ini termasuk Arthas sendiri.
“Arrrrrrhhhh...” Leon benar-benar tersiksa dengan rasa sakit tersebut.
Tubuhnya seperti sedang dihancurkan lalu dipulihkan dan kemudian dihancurkan lagi.
Setelah lebih dari 5 jam dia berendam dan menyerap energi sihir murni di dalam danau, jumlah mana miliknya kini sudah bertambah menjadi 5 kali lipatnya.
Semua Level atribut sihir dan level kekuatan tubuh yang belum mencapai level 10 kini sudah meningkat sebanyak 3 level.
3 jam kemudian, dia pun menyudahi berendamnya dengan perasaan yang luar biasa.
Dia benar-benar seperti terlahir kembali dengan tubuh yang lebih kuat dari sebelumnya.
“Status..!” ucap Leon.
\=\=\=STATUS\=\=\=
Nama: Leon
Kasta: Budak
Level Atribut: Fisik (10); Sihir (10); Penciptaan (8); Penyembuhan (8); Kegelapan (8);
Level Kekuatan Tubuh: Fisik (10); Anti Elemental (1);
Kapasitas Mana: 50000
Poin: 15.030
Rim: 4.875
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
“Energi sihir murni di sini benar-benar luar biasa, aku bisa menaikkan level atributku tanpa menggunakan poin dan bahkan bisa mendapatkan atribut baru..!” ujar Leon.
“Sistem, di bagian atribut kekuatan tubuh, ada anti elemental, apakah kegunaannya seperti yang aku pikirkan?” tanya Leon.
** Re: Memangnya apa yang Anda pikirkan?
“Haduh, aku kira kau mengerti maksudku” jawab Leon menggelengkan kepalanya.
** Re: Secara singkat, anti elemental adalah atribut tubuh yang sangat langka karena atribut tersebut bisa membuat Anda hampir tidak bisa disentuh oleh sihir apapun.
“Memangnya bisa sekuat itu?” tanya Leon.
** Re: Penjelasannya adalah, karena sebagian besar sihir yang digunakan oleh para ksatria sihir di dunia ini menggunakan elemen seperti api, udara, air, dan tanah.
** Re: Cara kerja atribut elemental ini adalah untuk menghilangkan efek sihir elemen yang diarahkan pada tubuh Anda sesuai dengan levelnya.
** Re: Karena level atribut tersebut masih level 1, Anda hanya akan kebal terhadap sihir elemen level 1.
“Oh, aku mengerti..! Kalau begitu, aku akan berendam untuk beberapa jam lagi agar bisa menaikkan atribut anti elemental ini” ucap Leon dan dia pun kembali merendam tubuhnya hingga sebatas lehernya.
3 jam pun berlalu dengan cepat dan Leon segera keluar dari danau untuk memeriksa statusnya.
“Status..!” ucap Leon.
\=\=\=STATUS\=\=\=
Nama: Leon
Kasta: Budak
Level Atribut: Fisik (10); Sihir (10); Penciptaan (10); Penyembuhan (10); Kegelapan (10); Peniruan (2);
Level Kekuatan Tubuh: Fisik (10); Anti Elemental (4);
__ADS_1
Kapasitas Mana: 50000
Poin: 15.030
Rim: 4.875
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
“Hmm, sekarang malah muncul atribut sihir yang baru, apakah seperti yang aku pikirkan?” Leon lalu ingin segera mencoba atribut sihir yang baru dengan menyuruh Arthas untuk menyerangnya.
“Arthas, gunakan sihir apapun yang kau bisa kepadaku..!” perintah Leon agar Arthas segera melakukannya.
“Sesuai perintah Anda, Dark wind..!” Arthas langsung menyerang Leon dengan sihir yang sebelumnya sempat memotong tangan Eric.
“Bagus..! Dark wind..!” sesuai dengan perkiraan Leon, dia bisa meniru sihir orang lain dengan sangat sempurna.
Permasalahannya adalah, atribut peniruan yang masih level 2 tidak bisa mengimbangi kekuatan dark wind yang sudah mencapai level 10, sehingga sihir yang dikeluarkan Leon dihancurkan begitu saja dan serangan Arthas pun hampir mengenainya.
“Haha, ini benar-benar menyenangkan..! Meskipun belum sekuat yang aslinya, atribut ini mungkin akan sangat berguna untuk ke depannya” Leon pun menyuruh Arthas untuk segera kembali ke dalam tubuh Leon.
“Baiklah, saatnya untuk mencoba gelar baruku” tapi, Leon terdiam sejenak karena lupa menanyakan kepada Sistem bagaimana cara menggunakan kekuatan gelar barunya itu.
“Sistem, bagaimana caraku menggunakan..” belum sempat Leon menyelesaikan pertanyaannya, tiba-tiba lensa matanya berubah menjadi warna merah.
Pandangannya pun menjadi sangat luas seolah-olah dia memiliki mata dimana-mana.
Dia mengamati keadaan seluruh lembah dalam jarak 10 kilometer, dan dalam jarak pandangnya itu, ratusan monster dengan berbagai macam tingkatan level kekuatan sedang mondar-mandir seolah-olah sedang menunggu sesuatu.
“Bagaimana caraku keluar dengan monster sebanyak itu? Bahkan dengan shadow clone pun aku tidak berpikir itu akan mudah” gumam Leon, tapi dia kembali teringat dengan nama dari gelar yang dia gunakan saat ini.
“Bukankah seharusnya raja itu dipatuhi?” Leon pun memutuskan tetap melanjutkan langkahnya untuk keluar dari lembah ini.
Namun, secara mengejutkan para monster yang dilihatnya tadi, segera berbaris dengan rapi dan membentuk sebuah jalur keluar untuk Leon.
“Bersorak untuk raja para monster, tuan Leon..!” teriak salah satu monster yang berada di dekat Leon, dan semua monster pun bersorak seolah menyambut rajanya yang sedang melintas.
__ADS_1
“Hehe, terima kasih terima kasih..! Aku cinta pada kalian semua..!” ucap Leon sembari melintas dia melambaikan tangannya kepada semua monster yang bersorak kepadanya.
Dengan jalur yang sudah dibuat oleh para monster, tak butuh lama Leon akhirnya keluar dari lembah tersebut dan dia memutuskan untuk menuju ke tenggara hutan kematian untuk mencari tim yang lain.