Time Travel QueenLy

Time Travel QueenLy
Chapter 30 : ( Buku Kuno )


__ADS_3

Malam Hari


Setelah selesai berlatih, Lucia memilih untuk pergi ke ruang dimensi gelangnya untuk bermain dan berkultivasi bersama Alex dan Firance.


Ruang dimensi...


Lucia yang sudah memasuki ruang dimensi pun mencari keberadaan Alex dan Firance di manison besar nya itu.


"Alex...Firance?." Teriak Lucia disekitar Manisonnya.


Karena tak kunjung menemukan Alex dan Firance, ia pun berdecak sebal karena Alex dan Firance menghilang tanpa sebab.


Ia memutuskan untuk mandi menyegarkan pikiran nya itu dahulu.


Stelah selesai mandi, Ia pun pergi ke menara seratus lantai tempat biasanya ia berlatih dengan Alex dan Firance.


Sesampainya ia disana, ia pun langsung masuk jedalam menara dan menyusurinya.


Ia menemukan Alex dan Firance yang sedang melihat sesuatu yang berada di lantai yang baru saja terbuka karena ia naik ketingkatan Immortal Blood.


Dengan langkah santainya, ia menyampari Alex dan Firance yang sedang memperhatikan sesuatu.


"Firance! Alex!. Apa yang kalian lakukan?" Tanya Lucia dengan tatapan menyelidik.


"Eh, Cia... Kemarilah." Ucap Alex membalas pertanyaan Lucia.


Lucia pun berjalan menuju Alex dan Firance.


Sesampainya ia berada di depan Alex dan Firance, ia pun melihat sebuah bolam dan buku kuno seperti dibuku sejarah yang pernah ia baca dulu.


"Cia...kami menemukan bolam penerawang dan buku kuni ini saat memeriksa lantai yang baru saja kebuka." Jelas Alex.


"Bukankah orang yang bisa menggunakan bolam penerawang adalah seorang penyihir tingkat tinggi?" Tanya Lucia.


Alex dan Firance menatap satu sama lain.


Mereka bingung karena mereka tak mempunyai mana untuk membuat bolam itu bekerja.


"Huft...kau benar, tapi aku tidak tahu bagaimana bolam ini bisa ada disini. Aku pun tak mempunyai mana untuk mengaktifkan cermin kehidupan yang bisa melihat seseorang melakukan apa saja." Ucap Firance menghela nafas sedangakn Alex hanya mengangguk kan kepalanya.


Lucia pun berfikir, bukankah elemen yang ia punya adalah sebuah sihir??.

__ADS_1


Tentunya itu adalah pengertian yang salah.


Elemen itu adalah kekuatan yang dimiliki sesuai seberapa besar QI yang dapat kita tampung, sedangkan sihir itu adalah kekuatan yang menggunakan aliran mana yang stabil dan menciptakan keajaiban dunia


"Hm...nanti aku akan mencari cara untuk mengaktifkannya, sekarang ini buku kuno itu adalah buku tentang apa?." Tanya Lucia seraya melirik buku kuno disebelah bolam.


"Em...aku juga tak tahu kegunaanya. Sedari tadi pun kami mencoba untuk membuka nya dengan QI kami tapi pada akhirnya Qi kami lah yang terserap kedalam buku itu. Jelas Alex dengan sedikit kesal.


"Ya, padahal kami suda berdua. Tetapi yang paling mengesalkan adalag buku ini tak memberi reaksi apapun terhadap QI kami yang sudah terserap banyak kedalamnya." Timpal Firance smakin kesal mengingat kejadian sebelumnya.


Lucia hanya menatap datar kepada keduanya dan beralih lagi melihat buku kuno itu.


"Biar kucoba." Ucap Lucia dengan nada yang meyakinkan.


ia pun menyalurkan QI nya kedalam buku kuno tersebut.


Pada akhirnya buku itu mengeluarkan asap hitam yang sangat pekat sehingga kedua orang tersebut harus menutup matanya.


Lain dengan Lucia yang secara perlahan - lahan terserap kedalam buku kuno itu.


Disaat kabut hitam itu sudah menghilang, Alex dan Firance pun membuka matanya kembali dan mereka berdua tersentak kaget melihat ratu esnya sudah menghilang dengan hilang nya kabut hitam itu.


"CIA!!!..." Panik keduanya, lalu mereka mengitari menara dan mencari diseluk beluk seluruh ruang dimensi.


"Huft...kemana lagi kita harus mencari Cia?" Ucap Alex duduk dilantai karena kecapean.


Sudah puluhan kali lebih ia mengitari ruang dimensi gelang, tetap mereka tak berhasil menemukan keberadaan Lucia yang


tiba - tiba menghilang itu.


"Hah...kau benar, dimana Cia sekarang ya. Apakah ia baik² saja setelah menyalurkan QI nya itu?" Ucap Firance cemas.


———


Sedangkan saat ini, Lucia tengah berada disebuah tempat yang ia tidak ketahui sama sekali.


Ia pun berjalan dan terus berjalan sehingga menemukan sebuag segel yang dipakai untuk menyegel sesuatu entah apa yang ada didalam nya.


Karena terlalu gelap, Lucia tak bisa melihat begitu jelas apa yang berada didalam kurungan besi tersebut.


"Hei manusia, bagaimana kau bisa masuk kedalam sini...?" Suara nyaring dari dalam segel itu.

__ADS_1


"Aku tidak tahu, yang jelas buku itu lah yang membawaku masuk ke tempat tak jelas seperti ini." Balas Lucia cuek nan dingin.


Sesuatu yang didalam segel pun terkejut dengan nada bicara Lucia, sebelumnya tak ada yang berani berbicara dengan nada seperti itu ke dia.


"Apakah kau benar tak tahu ini tempat apa?!" Ucapnya.


"Hais...mana aku tahu." Balas Lucia cuek.


"Baiklah... biar kujelaskan, buku kuno yang kau temukan itu adalah artifek yang mungkin sekarang sudah menjadi legenda." Jelasnya.


"Hm...." Dehem Lucia.


"Tuanku yang dulu, menyegel ku disini, karena dengan kekuatan sihirku yang besar ini bisa menghilangkan keseimbangan dunia kultivator ini." Jelasnya lagi.


"Hmm..." Balas Lucia yang dengan cepat mengerti.


"Jadi hanya orang terpilih saja yang dapat masuk kedalam sini." Ucap nya lagi.


"Lalu, bagaimana aku keluar dari sini?" Tanya Lucia pada intinya.


"Kau...apakah kau tidak tahu siapa aku?" Ucapnya, lalu menampak kan sosok anak kecil yang memakai topi seperti penyihir.


"Tidak." Balas Lucia singkat and padat.


"Baiklah, kalau begitu kau cukup buka kan segel ini." Jelas anak kecil itu.


"Keuntungan apa yang kudapat dari membebaskan mu?" Tanya Lucia dengan nada menawar.


"Hah...tentu saja aku bisa mengajarimu untuk menggunakan sihir dan mengendalikan mana yang pekat, yang berada didalam tubuh mu itu." Ucap anak kecil lucu itu.


"Hemm...sepakat." Ucap Lucia langsung menyetujui nya.


Lalu ia pun menggunakan sebagian kekuatan dewi nya untuk membuka segel itu.


———


Bersambung...


Hai...hai...bagaimana kabar kalian semua para readers...baik ya !! Amin!!


Kalau pada bosen mampir kenovel author yang pertama aja yah guys...tinggal klik profil author kok!!!😁😁

__ADS_1


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote ya~ guyz ....😅😅😅


__ADS_2