
Portal pun terbuka, dan tibalah mereka berempat ke tempat yang mereka yang tidak ketahui ini.
Dan dengan tidak etis nya Rossiana jatuh dengan kepala duluan, Alex yang jatuh nya ala cogan lagi berenang, dan Firance yang jatuh nya dengan bokong terbalik, sedangkan Lucia yang masih diudara pun membalikan posisi nya lalu mendarat sempurna di tanah.
"Ukh...kepala ku..." Rengek Rossiana sambil memegangi kepala nya.
"Sakit sekali. Hah bokong ku...celana nya robek?..." Gerutu Firance sambil mengecek bagian bokongnya yang robek
"Tulangku patah.!! Aaaaa....sakitnya" Teriak Alex histeris, padahal ia masih bisa digunakan.
Huft...
Helaan nafas keluar dari mulut Lucia karena tak habis pikir dengan kelakuan bodoh mereka bertiga.
Padahal mereka masing - masing mempunyai kekuatan yang bisa membuat mereka mendarat sempurna seperti Lucia, tetapi mereka malah teriak - teriakan dan pasrah untuk jatuh.
Ckckc...bodohnya!!! Author Heboh ๐ฌ๐๐
โโโ
Setelah keadaan membaik dari insiden yang menimpa mereka bertiga, Mereka pun berjalan menyusuri tempat yang sangat asing dan aneh bagi mereka ini.
Lucia terlamun lama, entah apa yang ia pikir kan di dalam otak nya. Tapi yang pasti cuman satu orang yang pasti adalah orang yang selama ini ia cari juga rindukan, Yaitu ibu nya ( Dewi Bulan ).
"Cia..." Panggil Alex yang masih tetap berjalan bersama yang lain nya dan tak menyadari, bahwa Lucia tertinggal di belakang mereka dengan pandangan kosong.
"Cia...!" Menyadari hal itu, Alex dan kedua teman nya yang masih berjalan pun menghentikan jalan nya dan berjalan menuju Lucia yang masih belum terlalu jauh.
__ADS_1
"Eh...hm.?" Ucap Lucia dengan sedikit memiringkan kepalanya tetapi masih dengan ekspersi cool nya.
"Aish...kau ini, ayo jalan. Kenapa berhenti?" Tanya Firance jengkel.
"Kau kenapa? Ayo pergi." Ucap Rossiana yang gantian bertanya dan merangkul pundak Lucia untuk mengajak nya jalan bersama.
Lucia hanya diam dan mengikuti gandengan Rossiana dan berjalan beriringan bersama - sama.
....
Tanpa sadar, bahwa sekarang mereka sudah berada di depan hutan yang tidak diketahui mereka.
Em... sedikit horor menurut Firance.
"Hm? Hutan apa ini?..." Tanya Alex yang juga bingung, pasalnya hutan tersebut di penuhi oleh bercak - bercakan darah ditanah maupun dibatang pohon rindang.
Mau tak mau, meski mereka bertiga takut pun tetap mengikuti Lucia masuk.
Ssss....
Ssss....
Banyak desisan ular disekitar hutan itu...
Lucia dan yang lain nya hanya biasa saja mendengar nya.
Tiba - tiba seekor ular pun muncul dan bersujud di hadapan mereka berempat...bukan, lebih tepat nya ia bersujud di hadapan yang katanya dewa ular. Yaitu Firance.
__ADS_1
"Salam kami kepada yang mulia Dewa Firance..." Ucap ular bersisik merah dan berubah menjadi seorang wanita cantik nan seksi bagi mata para pemuda yang melihatnya.
"Lylia..." Kaget Firance.
Hal itu membuat tanda tanya besar di kepala Rossiana dan juga Alex, sedangkan Lucia hanya diam sambil memejamkan matanya dan bersandar di batang pohon tanpa peduli masalah apa yang Firance maksud dengan...yang mungkin teman nya itu.
Sedangkan wanita cantik itu pun bangun dari sujud nya dan melihat Firance dengan senyum tulus nan menawan nya.
"Ya...yang mulia?" Tanya wanita itu yang bernama Lylia.
"Um...Lylia...bukan kah setelah ras kita kalah melawan 'nya' dan aku yang disegel oleh tua bangka itu sudah lenyap?" Tanya Firance bingung.
"Tidak yang mulia, jadi..."
โโโโ
Bersambung....
Hai...hai...ucapan lylia author tahan dulu ya...biar bikin readers author pada penasaran nih...kkkikiiki....๐คช๐คช
Readers : "Si Author!!!"๐ฌ๐ฌ
Author " "Jangan marah ya..."
Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote novel ini ya...
Thanks You...
__ADS_1
See You Next Time...โกโก