Time Travel QueenLy

Time Travel QueenLy
Chapter 31 : ( Cinta Masa Lalu )


__ADS_3

Setelah kesepakatan tersebut terjalin, Lucia dan Penyihir yang bernama Rossiana itu pun keluar dari dimensi buku kuno.


β€”β€”β€”


Di lain tempat, atau lebih tepatnya di ruang gelang dimensi Lucia kini tengah kacau balau akibat perbuatan kedua anak kecil itu.


"Hah...dimana si ratu es itu?!! Datang dijemput pulang tak diantar." Ucap Alex kezal.


"Huss...sembarangan saja, Lucia itu bukan jelangkung tau...Apa kita keluar dimensi saja.?" Saran Firance dengan nada yang meyakinkan.


"Huft...bagaimana kita bisa keluar, sedangkan pemilik nya saja tak ada di sini untuk membawa kita berdua ke dunia luar." Ucap Alex menatap Firance yang otak nya sama - sama buntu seperti ia.


"Sudahlah...Ciaaa...!!" Firance berteriak bagai tarzan di hutan. ( Wkwk🀣🀣 )


Mereka pun terus mencari tuan nya lebih lanjut...


Sampai - sampai mereka di kaget kan dengan dua orang yang duduk dengan tenang di manison Lucia.


"Cia, kau kemana saja...kami capek sekali mencari mu..." Ucap Alex dengan nada manjanya.


Ia pun langsung berlari meneluk Lucia, Firance yang tidak mau ketinggalan pun ikut - ikutan juga.


Lucia hanya menatap datar kedua orang tersebut, tak berniat membalas pelukan keduanya.


"Hmm...aku tidak apa - apa. Baiklah sesuai kesepakatan kita tadi." Ucap Lucia yang mengalihkan pandangan nya pada wanita bertopi penyihir itu.


"Baiklah...pertama - tama, kau harus fokus kan fikiran mu dan serap mana sekitar ingat cara yang kubilang sebelum nya. Dasar sihir harus membedakan Qi dan Mana..." Jelasnya pelan - pelan.


Maria hanya mengangguk cuek dan melaksana kan dasar - dasar untuk mengaktifkan sihir.


Sring....


Tubuhnya bersinar, mengeluarkan cahaya yang sangat terang.


Wanita penyihir itu pun terperanga kaget melihat nya...


"Ini...ya ampun, Dewa tertinggi memberkatimu..." Ucpa nya yang masih melongo kan mulutnya.


"Hais...apa maksudnya?." Ucap Alex yang sedari tadi diam tak mengerti.


"Siapa kau? Tak sopan, sedari tadi kamu tak memperkenalkan dirimu?!, tetapi sok dekat dengan tuan kami." Ucap Firance sedikit kesal dengan wanita tak tahu malu itu. Menurutnya.


"Ay...kau tak perlu begitu juga kali untuk berkenalan dengan ku!!" Ucap Rossiana marah sekaligus narsis.


"Cih...percaya diri sekali kamu, cantik kan juga tuan ku. Dibandingkan kau...kau tidak ada apa - apa nya." Ucap Firance pedas.


Sedangkan Alex hanya menatap mengejek Rossiana sedari tadi. Sebenarnya sejak Rossiana datang Alex sudah tidak menyukai perempuan itu.

__ADS_1


"Kau...!" Geram Rossiana.


"Apa?!" Ucap Firance tak kalah sewot.


"Behenti.!" Ucap Lucia dingin dengan tatapan tajamnya.


"..." Ketiga nya diam tak bergeming, entah kenapa aura yang di keluarkan oleh Lucia begitu menakut kan.


....


Di istana iblis...


Sekarang ini seluruh istana iblis digemparkan dengan bangkitnya salah satu dewa mereka, yaitu Lucifer.


Lucifer yang tiba - tiba bangkit dan pergi begitu saja kedunia atas untuk mengejar cinta pertama nya itu.


Ingat, sebelum jalur kuning melengkung tak ada yang namanya mundur.


"Hidup Raja Lucifer...!!!'" Ucap para rakyat serempak.


Istana iblis sangat berbahagia tentang hal ini sampai keluarga kerajaan mengadakan jamuan besar - besaran di istana iblis.


Rakyat iblis pun berbahagia, melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa dewa nya masih hidup.


Tak sia - sia mereka menjalankan tugas untuk membunuh para manusia untuk dijadikan tumbal dewanya itu.


β€”β€”β€”


Tentu saja para rakyat iblis yang berada di dunia atas menyambut dewa mereka dengan baik, meskipun ia membawa seorang Dewi dari istana putih.


Tetapi mereka tak berani berkomentar apa - apa tentang Dewa mereka.


Saat ini Raja Lucifer tengah menggendong Dewi Bulan ke dalam kamar untuk menyembuhkan luka - luka yang ia dapat di penjara.


"Lepaskan aku, aku tidak mau ikut dengan mu." Ucap Dewi Bulan yang masih meronta dipelukan Raja Lucifer.


Raja Lucifer tak bergeming, hanya diam sambil berjalan tanpa memperdulikan ocehan tak jelas dari wanita yang sangat di cintai nya.


"Diamlah...atau aku akan melakukan sesuatu yang tidak pernag kamu duga." Ucap Lucifer dengan suara berat nya.


Dewi Bulan yang mengetahui seberapa nekatnya Lucifer, hanya bisa diam tak bergeming sperti tadi lagi.


Sesampai mereka dikamar, Raja Lucifer meletakan Dewi Bulan duduk diatas kasur King Zise nya itu.


Ia pun mengeluarkan kekuatan gelapnya untuk menyembuhkan luka Dewi Bulan.


Luka yang didapat Dewi Bulan pun mulai tertutup dan tak berbekas.

__ADS_1


"Terima kasih..." Ucap Dewi Bulan dengan gugup.


"Su'er...tinggalah disini." Pintanya.


"Aku...tidak bisa..." Ucap Dewi Bulan dengan tegas dan beranjak ingin pergi.


Tetapi pergelangan tangannya di cegah oleh Raja Lucifer...


"Tunggu...apakah kau sudah melupakan ku?" Ucap nya sedih.


"..." Dewi Bulan hanya bungkam seribu bahasa.


Raja Lucifer yang melihat itu akhirnya menyeringai...


Ternyata benar, kekasih masa lalunya itu belum pernah melupakan nya.


Ia pun menarik Dewi Bulan kedalam pelukan nya.


"Aku masih mencintai mu..." Ucap Lucifer dengan nada sendu nya.


"Maaf tapi aku sudah bersuami." Ucap Dewi Bulan.


"Apakah kau melupakan kenangan kita...dimana...dimana anak - anak ku...?" Tanya nya dengan lirih.


"..." Karena kehabisan kata - kata Dewi Bulan hanya diam dengan pandangan kosong nya.


"Sudah mati." Ucap Dewi Bulan berbohong.


"Tidak...tidak mungkin. Baiklah kalau kau bilang begitu, ayo buat yang baru lagi..." Ucap nya dengan tampang mesum nya.


Sebenarnya ia tahu bahwa 'anakΒ²' nya itu masih hidup, tetapi kalau dikasih kesempatan seperti ini siapa yang akan menolak??.


Ia pun dengan cepat menindih tubuh Dewi Bulan yang sekarang sudah berada di bawahnya.


Raja Lucifer pun ******* bibir Dewi Bulan sampai dalam, sedangkan Dewi Bulan hanya menikmati ciuman itu.


Secara mereka kan masih berstatus 'Pasutri'.


Akhirnya terjadi lah adegan panas dikamar tersebut, hanya suara - suara desahan saja yang terdengar...


β€”β€”β€”


Bersambung...


Author up chapter buat para pembaca setia pada penasaran ya😈😈...


Jangan Lupa Like, Comment, Dan Vote novel ini ya guys...

__ADS_1


See You...β™‘β™‘


__ADS_2