Time Travel QueenLy

Time Travel QueenLy
Chapter 50 : ( Kembali Ke Kelompok & Melanjut kan Perjalanan )


__ADS_3

Di Kelompok Ras Ular Putih...


Alex dan Firance hanya duduk di bebatuan...


Huft...sudah hampir 24 jam mereka mencari Lucia, tapi tak kunjung ditemukan juga!?


"Hah...sebenarnya Cia kemana aja sih? Katanya tadi cuman sebentar, tapi langit saja sudah mau malam sebentar lagi." Gerutu Alex.


"Benar, apa kita harus memasuki hutan yang kawasan nya gelap itu?..." Usul Rossiana dengan otak dangkal nya itu.


Firance yang baru selesai bersih - bersih pun datang dan menjitak kepala Rossiana yang menurut nya sangat bodoh.


"Ckck....Bodoh! Rencana macam apa itu?" Ucap Firance dengan nada kesalnya.


"Apa! Kau bilang aku bodoh. Lantas, apa rencana mu orang pintar..." Ucap Rossiana marahΒ².


"E-...eh, tentu saja menunggunya disini sampai Cia kembali." Ucap Firance yang berusaha tenang, pasalnya sedari tadi ia juga sangat khawatir dengan keadaan Cia.


"Lalu, jika Cia tak keluar dari sana juga bagaimana? Apakah kau akan menunggu nya keluar sampai beribu tahun kemudian..." Kesal Rossiana.


"Aih...sudah lah mari lupakan larangan itu dan masuk kedalam hutan yang menyeramkan itu." Putus Alex yang menengahi.


"Em...baiklah ayo." Ucap Firance yang ikut menyetujui nya.


Karena khawatir dengan raja satu - satu nya di ras ular putih dalam berbahaya, Lylia pun angkat bicara.


"Tunggu tuan!! Disana sangatlah berbahaya. Bagaimana, jika disana ada kelompok rubah yang bersembunyi..." Lirih nya dengan panik.


"Seberapa berbahayanya itu aku akan tetap mencari Cia." Putus Firance yang diangguki oleh Alex dan Rossiana.


"Tapi tuan...."


Sebelum perkataan Lylia terselesai kan, Lucia yang baru saja keluar langsung menjeda dari belakang.


"Untuk apa masuk kedalam sedangkan aku ada disini." Heran Lucia.


"Cia!!...." Ucap Alex, Rossiana, Dan Firance bersamaan dan langsung berjalan mendekati Lucia ingin memeluk nya.


Sesampainya mereka disana, terlihat sebuah benda hitam pekat yang memiliki hawa gelap yang pekat.


Orang - orang yang melihat itu pun tersentak kaget, melihat seekor naga yang sudah punah beribu - ribu tahun lalu, tengah tidur di pelukan Lucia.

__ADS_1


"Dragon Fire!!" Kaget semua orang disana.


β€”β€”β€”


Di Bumi...


Sekian lamanya kakak nya koma, Yuta tak pernah sekalipun tidak menjenguk kakak nya. Pasti disela - sela kesibukan nya, ia akan mengunjungi kakak nya yang terbaring di ruang rumah sakit V.I.P


Yuta P.O.V


Hai, namaku Yuta seorang ketua regu ke satu di kelompok mafia kakak ku.


(Author : Haiyooo ....siapa yang tak ingat babang Yuta, yang tampan itu loh..........Penasaran sama fotonya langsung saja lanjutin cerita nya dulu, nanti baru author kasih foto kekasih author....kikikki.... :v )


Saat ini aku sedang dalam perjalanan kerumah sakit untuk menjenguk kakak ku diruang V.I.P nya.


Tentu dengan menggunakan penutup wajah agar tak ada yang mengenaliku sebagai agen rahasia mafia RoseBlue + Ceo perusahaan kakak ku yang sekarang dipegang oleh aku.


Entah mengapa wanita selain kakak dan ibuku yang mendekati ku aku akan merasa jijik dan mual ketika berada di dekat para wanita yang mencoba mendekati ku.


Back To topik...


Sesampainya aku di rumah sakit yang merawat kakak ku, aku pun langsung masuk keruangan kakak ku.


Sungguh meninggalkan nya 1 jam saja aku tidak bisa.


Aku takut hal yang buruk akan terjadi lagi kepada kakaku.


Huft...ingin sekali aku menggantikan bencana yang menimpah kakak ku...


Sedih dan terpuruk...itulah yang aku rasakan, jika saja tak ada kakek yang slalu menguati ku dan memberiku harapan bahwa kakak bisa bangun dari komanya...sudah pasti aku akan bunuh diri.


Kalian pasti berpikir, ini adalah hal yang gila!!, tetapi jika tak ada kakek aku benar akan melakukan hal tersebut untuk bertemu kakak, ayah, ibuku disana.


Tret....


Pintu ruangan yang didalam nya kudorong hingga tampaklah kakak ku yang tetap saja cantik walaupun dengan bibir dan kulit yang pucat.


Aku pun berjalan mendekati nya dan duduk disebelah nya sambil memegang tangan nya.


"Kak...Yuta datang..." Ucapnya lirih.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan kakak sekrang? Tentu baik bukan." Tanya nya kepada kakak nya yang masih tak membuka matanya.


"Kakak...kakak, jawablah aku... hiks..." Ucapnya sambil menitihkan air matanya. Pedih...


"Kakek bilang kakak pasti akan kembali hiks...kakek bilang kakak berada di suatu tempat yang Yuta tak ketahui..."


"Bisakah Yuta ikut kakak bermain disana seperti kita masih kecil..." Ucapnya yang kini air matanya sudah membasahi pipi nya.


"Kakak...hiks...bangunlah...hiks...jangan menyiksa ku seperti ini... aku tak sanggup kehilangan mu juga kak, selain ibu dan ayah...kumohon...hiks..." Lanjut nya yang masih saja menangis tiada henti.


Yah, ia akan selalu menangis bila menjenguk kakak nya yang terbaring koma di rumah sakit ini.


Drt...drt...drt...


Dering hp menyadarkan Yuta dari kesedihan nya.


Segera ia mengembalikan ekspersi nya yang dingin es dan menjawab dengan cuek.


"Iy ada apa?" Ucap Yuta dingin.


"Maaf tuan, ada klien yang menunggumu di lantai bawah." Ucap yang menelepon Yuta yang tak lain adalah Sandy asisten nya.


"Hm...suruh dia tunggu satu jam lagi, aku akan segera kesana." Putus Yuta seenak gudel.


"Baik." Ucap Sandy yang mengerti bahwa, Yuta masih ingin berlama - lamaan dengan kakak nya dirumah sakit.


Yuta pun mengakhiri panggilan itu secara sepihak dan kembali menatap kakak nya.


Setelah puas menatap wajah cantik kakak nya, ia pun meletakan kepalanya di tangan kakak nya dan memejamkan matanya yang sangat berat.


Hais...lagi, lagi Yuta tertidur saat menjenguk kakak nya...


Kasihan...πŸ˜”πŸ˜”πŸ˜”


β€”β€”β€”


Bersambung...


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote novel ini ya...


See You...β™‘β™‘

__ADS_1


__ADS_2