Time Travel QueenLy

Time Travel QueenLy
Chapter 33 : ( Nenek Misterius )


__ADS_3

Lucia yang tadi menyuruh Rossiana teleportasi, kini tiba ditempat yang tidak ia ketahui.


"Dimana ini? Apakah kau membuat kita nyasar seperti ini?" Tuding Firance kesal.


"Ei...kalau omomg jangan sembarangan, toh...Lucia juga tak memberitahu tempat mana yang akan kita tuju. Jadi aku berteleportasi ke kekaisaran awan saja." Jawab Rossiana enteng.


"Sudahlah...mari pergi mencari penginapan." Putus Lucia.


Mereka bertiga pun diam dan mengikuti Lucia yang sudah berjalan di depan duluan.


....


Kini sudah malam pun wilayah Kekaisaran Awan masih sangat terang karena adanya lampion yang dinyalahkan di setiap jalan.


Alex, Firance, dan Rossiana berdecak kagum melihat nya. Sedangkan Lucia hanya dengan muka datar nya yang terlihat biasa saja.


Setelah lama mengelilingi jalan yang ia tak ketahui juga sudah malam hari, Lucia pun memilih untuk beristirahat di rumah warga.


Saat melihat seorang nenek tua yang sedang berjalan, Maria pun menghampiri nya dan bertanya.


"Permisi nek, apa disini ada penginapan khusus perempuan.?" Ucap Lucia dengan sopan tetapi masih dengan nada dingin nya.


"Ah...iya ada kok, non tinggal lurus saja dan dipertigaan sana akan ada penginapan." Jelas nenek itu.


"Hm...terima kasih." Ucap Lucia cuek dan langsung pergi begitu saja, begitupun ketiga orang dibelakang nya yang terus mengikuti nya.


Nenek yang tadi ditinggalkan kan pun tersenyum misterius.


'Heh...seorang gadis muda ternyata ya...' Batin nenek tua itu tersenyum smirk senang seperti mendapatkan mangsanya.


Nenek itu pun menhilang bersama asap hitam misterius, pergi entah kemana


....

__ADS_1


Lucia kini sudah berada di penginapan nya yang sesederhana mungkin bersama tiga orang yang slalu mengikuti nya kemanapun ia pergi


Huft...


Helaan nafas panjang keluar dari mulut Lucia karena pening...


"Hey Lucia, bukan kah tidak sopan bila bertanya dan pergi begitu saja." Tegur Rossiana.


"Lalu aku harus bagaimana.?" Tanya balik Lucia dan duduk dengan anggun nya memandang Rossiana dingin.


"Ckck...dasar tidak peka, bantu gitu atau apalah...tetapi kau malah...ah sudahlah." Ucap Rossiana yang bingung sekaligus kesal kepada Lucia yang terlalu dingin nan cuek ini.


"Baiklah...kalian bertiga istirahatlah diruang dimensi." Perintah Lucia yang capek dan membaringkan tubuhnya lagi dikasur.


Alex dan Firance hanya menuruti perkataan Lucia, sedangkan Rossiana sebenarnya enggan untuk masuk tetapi ia masih menuruti perintah tuan es nya ini.


Setelah mereka bertiga masuk kedalam ruang dimensi, kini tinggal Lucia saja sendirian.


Karena merasa aneh dengan desa ini, Lucia memilih untuk keluar kamar nya sendiri.


———


Tak henti - henti nya para rakyat maupun keluarga kerajaan iblis senang.


Kini Weiwei yang tak ingin ikut pesta sebab takut akan orang yang bernama 'Lucifer' itu berdiam diri dikamarnya.


Di rumor kan bahwa kekejaman dewa Lucifer tak akan ada yang bisa menandingi nya, bahkan leluhur raja Raja iblis yang lainnya pun tidak bisa.


Weiwei bergidik ngeri kalau si 'Lucifer' itu datang kesini...


Membayang kan nya saja sudah membuat Weiwei ngeri apalagi langsung datang...


Hi!!...sungguh menyeramkan...Pikir Weiwei.

__ADS_1


———


Di kekaisaran langit, saat ini para pangeran tamvan itu sedang memikirkan Lucia yang menolak mereka.


Entah kenapa kalau ditolak Lucia rasanya sakit sekali, baru mereka sadari bahwa para gadis maupun wanita yang ditolak mereka akan merasakan rasa nya seperti ini.


Diabaikan...


Rasa semangat mereka juga dari kemarin turun drastis semenjak kepergian Lucia.


("Galau ya bang?" Author Heboh😁😁)


("Iya nih thor!! Jahat bingitz sih si author, kenapa bikin MC wanita nya dingin dan cuek kayak Lucia sih!!?. Bukan nya kayak yang lain yang mudah memaafkan gitu..." Pangeran Pertama🙁🙁)


("No..no...no...hati ini sudah sakit melihat cewek lemah yang mudah ditindas dan mudah memafkan. Seperti di novel - novel lainnya jadi nikmati saja sikap Lucia yang dingin ya...bye...bye." Author heboh yang sempet sakit hati.🥱🥱)


("...huhuhu..." Tangis semua nya.)


———


Lucia sekarang ini tengah berjalan - jalan yang sepi tetapi terang dengan lampion yang menggantung disetiap jalan.


Dilihat nya nenek tadi tengah berjalan kearah misterius yang tidak menentu.


Sebenarnya Lucia sudah curiga dengan nya, hingga akhirnya Lucia memilih untuk mengikuti nya pergi.


———


Bersambung...


Hari ini Double up ya guys...semoga suka....😁😁😅


Jangan lupa like, comment, dan vote ya...

__ADS_1


See You...♡♡


__ADS_2