Time Travel QueenLy

Time Travel QueenLy
Chapter 36 : Part 1 - ( Mencari 5 Artifek langkah )


__ADS_3

Malam pun berganti pagi hari...


Hari ini adalah saat nya Lucia untuk keistana awan untuk meminta salah satu artifek langkah yang dipunyai istana awan.


Lucia pun membuka matanya yang terkena sinar matahari terang...


Dilihat nya ketiga orang kemarin belum masuk kedalam ruang dimensi gelang nya dan malah tidur bersama nya di kasur nya yang cukup besar itu.


Karena tak mau mengganggu ketiga orang itu, Lucia memilih untuk bangun pelan - pelan dan beranjak dari kasur nya meninggalkan ketiga orang yang sedang tidur lelap di kasurnya dengan hati - hati.


Ia pun memasuki ruang dimensinya untuk mandi sekaligus berendam air danau surgawi disana.


Tanpa disadari...


Kini Lucia sudah selesai dengan acara mandi dan berendam nya.


Ia pun memilih gaun putih kebiruan dari sekian banyak gaun - gaun nya dan memakai nya.


Setelah selesai memakai gaun, Luvia pun menata rambut nya ke samping.


Sempurna.


Sesudah dirasa nya beres, ia pun mengambil cadar yang satu set dengan baju nya dan keluar dari ruang dimensi gelang nya.


.....


Lucia kini sudah tiba dikamar penginapan nya lagi.


Dilihat nya tiga orang tadi yang masih tidur hingga saat ini.


Lama - kelamaan tatapan hangat itu berubah menjadi dingin nan cuek lagi.


———


Siang Hari...


Lucia dan yang lain nya sudah sampai di pusat ibukota kerajaan awan.


Ia pun berjalan menyusuri ibukota yang belum pernah dilihat nya, karena ini pertama kalinya ia kesana.


Wanita bercadar itu terus berjalan sampai di pasar ibukota kerajaan awan, yang lebih luas dari pasar yang di desa yang sempat ia kunjungi.

__ADS_1


"Cia...cia...lihat itu, aku ingin permen kapas...." Rengek Alex sambil mengeluarkan setengah kepala berbulu nya.


"Baiklah..." Ucap Lucia yang menuruti saja.


Saat tengah asik berjalan menuju paman penjual permen kapas, ia pun ditabrak oleh seorang yang tidak dikenal nya.


"Sial...hey kau cepat minta maaf padaku, sebelum kepala kecil mu terpisah dari tubuh mu..." Ucap pria berbadan besar dengan tampang songong nya.


"Kau yang menabrak ku duluan, kenapa aku harus minta maaf. Ada kau yang seharusnya meminta maaf kepada ku." Balas Lucia ketus.


"Kau...berani nya...Apakah kau tidak tahu siapa aku ini...ha?..." Ucap nya menggertak Lucia.


Lucia yang digertak seketika kesal nya sudah sampai ke ubun - ubun.


Karena tak ada orang yang pernah menggertak dan memarahi nya, kecuali ibunya ( Dewi Bulan ).


Dengan enteng ia pun berjalan mendekat kepria berbadan besar itu...


"Hey...hey...ingin apa kau?" Ucap pria berbadan besar itu yang ketakutan.


Entah kenapa, ia merasa bahwa gadis bercadar di depan nya sangat berbahaya jika di lawan.


Tetapi ia berusaha menepis kan pikiran itu dan menentang nya dengan lantang.


Saat pria berbadan kekar itu ingin menjawab, Lucia sudah terburu melempar kunai nya tepat mengenai jantung sehingga pria berbadan besar itu tersungkur ke bawah tanah.


Semua orang pasar yang melihat itu pun mulai berbisik dan tak seorang pun ingin membantu mayat lelaki berbadan besar tadi.


Lucia melanjutkan perjalanan nya yang sempat tertunda untuk ke toko permen kapas dengan santai nya.


———


Di istana iblis dunia atas...


Persiapan untuk pengangkatan seorang permaisuri dari dewa mereka pun tiba.


Orang perwakilan dari istana putih pun juga datang termasuk Dewa Kegelapan itu.


"Baiklah...dihari yang berbahagia ini, saya ingin mengumumkan bahwa dewa kami, Yaitu Raja Lucifer akan mengangkat kekasih masa lalunya menjadi permaisuri kerajaan iblis." Teriak pembawa acara dengan lantang.


Perjamuan itu pun dimulai, hanya tinggal melakukan dua ritual lainnya... Dewi Bulan sudah resmi menjadi istri Raja Lucifer kembali.

__ADS_1


"Bukan kah kita memang Pasutri...?" Ucap Dewi Bulan dengan sedikit kesal.


"Tentu saja benar...akan tetapi, aku ingin mengenalkan mu kepada publik bahwa kau ini adalah satu - satu nya istri tercinta ku...dulu maupun sekarang." Ucap Lucifer sambil tersenyum hangat kearah istri nya.


"Lalu bagaimana dengan Dewa itu...?" Ucap Dewi Bulan merasa sedikit kesal membahas nya lagi.


"Tak apa...nanti baru kita beri perlajaran kepada si bodoh itu setelah acara pernikahan kita selesai. Bagaimana.?" Saran Lucifer dengan mengendipkan sebelah matanya.


Pesona nya dari dulu memang tidak pernah berubah...


Masih tetap tampan...!!!


Mungkin sifat nya menurun kepada anak kedua nya, yaitu Lucia.


———


Lucia saat ini tengah menikmati permen kapasnya bersama Alex, Firance, Dan Rossiana tentunya.


Huft...


"Susah nya mencari kesepuluh artefak kuno itu..." Ucap Lucia mengeluh kepada ketiga orang yang sudah dianggap nya keluarga itu


"Sudahlah Cia...bukan kah sebentar lagi kita akan menemukan salah satunya disini." Hibut Alec dengan permen kapas di tangan nya.


"Ya kau benar, terima kasih..." Ucap Lucia dan kembali menatap lurus kedepan nya, banyak nya orang berlalu lalang ke sana kemari, sedangkan ia harus mencari 10 artifek kuno dari berbagai kerajaan?


( "Sulit sekali hidup mu Cia....?" Author Heboh.😔😔 )


("Diem Lu...ini semua...kau punya pasal..." Ucap Lucia sambil meniru kak ros yang berada di animasi upin & ipin.


("..."🙄🙄🙄 )


'orang dikasihani...ia malah mengatai ku, dasar tidak tahu terima kasih...' Batin Author marah - marah.


———


Bersambung....


Hai...hai...hari ini gara - gara kebablasan ngetik, jadinya jadi 1 episode deh...dibaca ya ~ semoga suka...a


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote novel ini ya guys...

__ADS_1


Terima Kasih And See You...♡♡


__ADS_2