
Sesampai nya Lucia di kemah kelompok nya, dilihatnya Lylia dan yang lain sedang sibuk dengan kegiatan nya masing - masing.
Ia pun pergi menuju Lylia yang sedang asik memasak di tungku api yang telah dibuatnya bersama kelompoknya tadi.
"Eh...Cia. Apakah kau melihat yang mulia?" Tanya Lylia dengan sopan.
"Hm...tenang saja." Ucap Lucia dan langsung naik ke atas pohon untuk tidur.
( Author : Hadeh...si Cia ya emang kerjaan nya tuh molor teruz, udh gitu tidurnya diatas pohon kayak monyet aja... :v )
Lucia pun memejamkan matanya sejenak, menikmati semilir angin yang menerpa wajah cantik nya.
Kembali ia membuka matanya dan duduk termenung menerawang jauh disana.
'Hm...bagaimana keadaan ibuku? Yuta? Dan kakek? Akh...sudahlah memikirkan itu, rasanya ingin cepat mati saja. Huft...untuk apa aku hidup bila sendirian begini.' Batin Lucia yang berpikir dangkal, saking rindunya kepada keluarga besar nya.
"Nona Cia!... makanan nya sudah jadi. Mari makan terlebih dahulu." Teriak Lylia kepada Lucia yang sedang asik melamun sampai - sampai ia tak dengar bahwa Lylia memanggilnya sedari tadi.
"Nona!!" Teriak Lylia dengan suara kencang seperti toa masjid.
Teriakan itu berhasil membuat Lucia tersadar dari lamunan nya.
"Hm...ada apa?" Tanya Lucia cuek + kesal sedikit karena diganggu.
"Nona...marilah turun dan makan terlbeih dahulu. Ikan bakar nya sudah jadi." Ucap Lylia mengingatkan Lucia.
"Hm...aku akan turun nanti." Ucap Lucia datar.
Lylia hanya membiarkan nya dan kembali berbincang masalah ras ular putihnya oleh yang lain nya.
Segera Lucia mentelepati Alex, Firance, Rossiana, dan Blacky untuk makan bersama.
'Alex, Firance, Rossiana, dan Blacky segera keluar dari dimensi ruang sekarang juga.' Telepati Lucia dengan suara dingin nya.
Setelah melakukan telepati itu, Alex, Firance, dan Rossiana langsung keluar ruang dimensi gelang di ikuti oleh Blacky di belakang nya yang berjalan melamun.
Setibanya mereka berempat diatas pohon di depan Lucia, mereka tak menyadari kalau mereka akan jatuh karena tak cukup dahan untuk mereka berempat.
'Gawat!!!...' Batin mereka semua yang jatuh dari ketinggian pohon itu.
Rossiana yang menyadari duluan pun segera menggunakan sihir angin nya dan terbang kembali ke dahan pohon lalu duduk sempurna di sebelah Lucia.
Blacky yang terakhir menyadari pun langsung mengelurkan sayapnya. Dikepakan sayapnya dan duduk ia dipangkuan Lucia.
Sedangkan kedua lelaki bodoh itu masih belum menyadari nya dan asik menutup mata, soalnya mereka baru bangun tidur dan langsung mandi lalu bergegas keluar ruang dimensi gelang.
Bruk...
Mereka pun jatuh di lengket nya lumpur tanah. Anggota kelompok ras ular putih yang melihat itu hanya bisa melongo melihat raja mereka terkena dengan genangan lumpur bau.
Lucia dan Blacky yang melihat itu tak bisa tak menahan tawa nya.
"Pft...hahaha." Tawa mereka bersamaan sambil memegangi perutnya yang sakit akibat terlalu banyak ketawa.
Lucia yang memabg sedari tadi menutup matanya pun tak peduli, ia hanya diam dan menikmati ketenangan nya.
....
Mereka pun makan dengan tenang setelah kejadian tadi. Alex dan Firance juga sudah membersihkan dirinya yang terkena lumpur tanah di air terjun dekat dengan perkemahan yang dibangun oleh kelompok ras ular putih nya.
Selesai makan mereka berlima memilih untuk berpisah dengan yang lain nya dan memilih untuk jalan - jalan disekitar hutan.
__ADS_1
"Ckckc...bodoh sekali kau. Kenapa kau tak menyadari bahwa kita akan jatuh. Huh...image rajaku rusak didepan ras ku sendiri!!" Kesal Firance sambil berjalan.
"Huh...seharusnya kau sebagai raja yang menyadarinya duluan. Heh...kau tak pantas disebut sebagai raja terhormat, pantasnya raja yang pikun nan tua." Ucap Alex kesal dan mengejek Firance dikalimat terakhirnya.
"Kau...!!" Geram Firance yang sudah naik pitam dengan orang yang satu ini.
"Berhentilah bertengkar. Apakah kalian tak menyadari bahwa Cia tidak ada sedari tadi kita berjalan?!!" Tanya Blacky yang juga baru mentadari bahwa Lucia menghilang saat berjalan tadi.
"Apa?!!. Bagaimana bisa? Perasaan sedari tadi disebelah Rossiana dia ada. Lah kemana Cia Rosi?" Tanya Firance cemas.
"Hah...aku pun tak tau bagaimana ia bisa pergi seperti itu. Sedari tadi aku juga sibuk melihat pertengkaran kalian berdua sehingga aku tak menyadari bahwa Cia pergi tadi." Jelas Rossiana apa adanya.
"Huh...ini semua salah kau yang mengajak ku untuk ribut dan beradu argumen sehingga Cia menghilakan!" Marah Alex yang menyalahkan Firance.
"Hei...kenapa kau jadi menuduhku yang tidak - tidak. Itu juga salah kau kenapa tak mengingatkan ku." Balas Firance tak mau disalahkan atas permasalahan mereka berdua.
"Ckck...berhentilah bertengakar, sekarang mari kita cari Cia. Mungkin ia masih belum tertinggal jauh dari sini." Ajak Blacky yang berusaha menengahi.
Alex dan Firance membalas nya dengan anggukan dan langsung diam mengikuti langkah Blacky dan Rossiana yang berjalan didepan nya.
———
Lucia P.O.V
Huh...eharian ini yang kulihat hanyalah pertengkaran anak dua itu.
Mendengarnya membuatku pusing. Kupikir mengajak mereka jalan - jalan akanmembuat mulut nya tersegel tapi tidak juga...
Aku pun memutuskan untuk pergi dan mencari ketenangan sendiri.
Huft...
Hembusan nafas berat kukeluarkan, rasanya berat sekali tanpa keluarga ya...?
Aku masih memikirkan, apakah si nenek sihir itu juga orang dari dunia atas?
Atau memang ia menemukan / mencuri dari seseorang yang berasal dari dunia atas dengan sihir ilusinya itu?
Entahlah memikirkan itu membuatku pusing sendiri. Kembali menikmati keindahan pohon serta alam di hutan ini dengan tenang.
Rasanya sendiri itu sangat membosankan, tapi jika bersama mereka berempat pasti akan ada pertengakaran dengan permasalahan tidak jelas yang terjadi lagi.
Kapan aku bisa pergi kedunia atas, jika aku saja tak tahu cara nya untuk kesana.
Tapi jika aku sudah mengalahkan nenek sihir yang berasal dari dunia atas itu, berarti aku juga sudah bisa masuk kedunia atas kan?
Bingung...bingung...bingung...
Memikirkan nya membuatku semakin penasaran sampai ke ubun - ubun.
Tempatku berada sekarang ada di hamparan rumput panjang serta bunga - bunga cantik saat ini.
Entah apa yang membawa ku kesini. Aku hanya mengikuti kemana pikiran dan filling ku untuk kemari.
Saat sedang asik menikmati suasana disini. Seekor kupu - kupu melintas di hadapan ku, dan dia menari - nari diudara membentuk sebuah huruf yang tak kuketahui. Lama aku menatapnya dan akhirnya aku pun mengerti maksudnya. Ia seperti...memberi tahuku untuk mengikuti nya.
Segera saat sudah mengetahui maksudnya, aku pun berjalan mengikutinya dengan berlari seperti anak kecil yang menemukan harta karun banyaknya permen.
Surai silver ku yang terurai, terbang terbawa angin dengan indahnya diudara lepas.
Hah...ini sangat menyenangkan, seperti dulu, aku yang bermain dengan nenek ditaman manison kakek.
__ADS_1
Tanpa disadari kupu - kupu itu di sudah memasuki kawasan gelap, diikuti oleh Lucia yang memang sedari tadi sudah waspada.
Karena sibuk bernostalgia dengan masa lalu bersama nenek nya, Lucia sampai tak menyadari bahwa...
DI DEPAN NYA ADALAH JURANG GELAP DAN DALAM!!
'Bahaya!!'
Bukan kah itu adalah jurang mati tanpa batas!!
———
Bersambung...
Terima kasih bagi yang berkenan jawab Quiz yang diberikan oleh author heboh ini.
Oke...bagi yang penasaran siapa pemenangnya diantara kedua orang yang sudah author liat di kolom komentar.
Dan pemenangnya adalah...jeng...jeng...jeng...
..
...
....................
....
............
..............
....................
........
...............
................................................
Pemenangnya akan diumumkan pada ch.60 yah guys. Yang berjeinginan menjadi pemenang jangan lupa komen dibawah sebanyak - banyak nya.
Hadiah yang author yang janjikan juga tak tipu - tipu.
Huft....author belum bisa ngumumin pemenangnya, dikarenakan yang komen juga baru 2 orang saja.
Jadi. Kalian yang mau ramein lapak author jangan lama - lama ya...soalnya masing sepi.
Nanti kalau masih sepi, author kayaknya mutusin untuk pindah. Ada tapinya lagi nih guys, kalau bertambah lagi author bakal bikin crazy up sebanyak - banyak nya supaya kalian g bosen nungguin kelanjutan bagi para readers author pemula and heboh ini.
Okay , itu aja sih yang author mau umumin. Entah pendapat kalian gimana pokoknya komen aja dibawah pasti bakalan author bacain kok. Juga komen disini belum terlalu banyak jadi g pusing buat bacain semua komen kalian. Bagi yang masih malu atau merasa gimana gitu buat komen, jangan ragu y author pasti bakalan terima kritik kalian, semua masukan untuk novel ini sendiri, dan dukungan dari kalian semua.
Sekali lagi author ucapin terima kasih walaupun masih sepi, tapi ini untuk readers setia author ya...terima kasih sebanyak - banyak nya ya...
Ah....author jadi makin semangat ini. Diusahakan besok bakal crazy up deh guys, walaupun pemenang nya belum ada. Tapi untuk para readers setia ku, apa sih yang enggak?
Udh segitu dulu ya guys pesan di atas dari author, jangan lupa dibaca juga ya...👆
Thank You, I Love You All...❤❤
Jangan Lupa, Like, Comment, dan vote sebanyak - banyak nya ya....
__ADS_1
See You Later...♡♡