
Selamat membaca para readers tercintah. awokawok ( Salam author heboh ) Jangan lupakan dukungan kalian ya. Thankyou
______________
Lucia P.O.V
Heh! berani sekali kau bertindak seperti itu! sungguh lancang!
Lucia saat ini sudah berada di dunia atas dengan segala ingatan masa lalu nya yang sudah pulih.
Ia pun melihat ke arah kanan dan kiri. Dimana sekarang ini dirinya sudah berada di antara perbatasan kerajaan cahaya dan kerajaan kegelapan.
Ia pun melirik sekilas kearah kerajaan cahaya.
'Ibu...'
'Tunggu aku!' Batin Lucia dengan mata dewi kematian nya yang kian kini mengeluarkan sebulir air.
Ya! Setelah sekian lama akhirnya ia bisa menangis lagi!.
........
Diruang waktu, Alex dan Firance pun terbangun dari pura - pura pingsannya.
"Ck. Alex, ini adalah salahmu! Seharusnya kau beritahu kepada CIA bahwa ibunya sedang baik - baik saja!" Marah Firance.
"Hei! kau tak ingat kah?! Kita dilarang memberitahunya agar jalan yang dijalaninya sesuai dengan yang ditakdirkan!" Balas Alex.
Mereka pun masih beradu argumen sampai sekarang "....."
___________
Kerajaan tengkorak, kamar tamu.
Rossiana yang tadi dalam keadaan tidak sadarkan diri pun mulai membuka matanya perlahan.
__ADS_1
'Ukh... Dimana ini?!'
Ia pun kembali mengumpulkan kesadarannya dan teringat kilas balik sebelum ia sampai kemari.
DICULIK!
Sial!!
'CIA'
Dengan cepat ia pun berusaha melakukan telepati dengan Lucia.
Akan tetapi, mana ditubuhnya tak cukup untuk melakukan telepati yang membutuhkan cukup mana besar.
'Sial kenapa gagal?!' Batin Rossiana kesal.4
Cklek.
Pintu besar yang tadinya tertutup pun dibuka oleh seseorang dari luar, Rosiana yang mendengar itu pun berpura - pura menutup matanya kembali.
Rossiana pun mulai membuka matanya takut - takut. Ya...
Ia takut apa yang selama ini ia duga terjadi! Dan...
Benar saja!!
"Brengsek! Dasar penghianat lepaskan aku!! " Ucap Rossiana marah kepada orang tersebut.
Sedangkan orang tersebut hanya berpura - pura tersenyum smirk, padahal hati nya terasa hancur melihat teman seperjuangan nya kemarin diikat seperti itu. Tapi ya... mo bagaimana lagi?
"Berdoalah agar CIA yang kamu banggakan itu segera menyelamatkan mu agar tidak di eksukesi tuan ku." Ucapnya dengan wajah angkuh.
"Dasar sialan! Ugh..." Rossiana pun terbatuk dan mengeluarkan darah dari mulut dan hidungnya.
Sedangkan orang tersebut hanya diam, menatapnya datar.
__ADS_1
Karena tak tega, ia pun keluar. Meninggalkan. Rossiana yang tengah kesakitan.
________
Dikerjakan Iblis bawah Weiwei dan
Lucia kini sudah menemukan kerajaan tengkorak yang sangat di agungkan itu, yang tak lain dan tak bukan adalah Taman bermainnya dulu sebelum hidup di dunia modern.
Ya...
Dan musuh yang harus ia hadapi adalah...
KEKASIH MASA KECILNYA SENDIRI!
''ck. lelaki ini sungguh merepotkan!' Batin Lucia kesal.
Hal yang tadi nya mudah dibuat berliku - liku oleh lelaki yang sial nya kekasih masa kecilnya itu.
'Apa yang dia mau?'
__________
Bersambung...
Hai guys, terima kasih buat kalian yang sudah mau mensupport author walau novel ini tidak sebagus yang lain dan juga alurnya yang berantakan.
Author minta maaf sekali lagi buat yang udh nungguin dari 3 bulan lalu.
Makasih sudah ingin mensupport author dengan komenan dan like juga vote kalian. Terima kasih!
Maaf karena author up-nya sedikit.
okey lh bye"
Jangan lupa like, komen, dan vote novel ini ya guys.
__ADS_1