
Sebelumnya author minta maaf karena mungkin sebagian pembaca novel author sudah lupa sama alurnya karena author tidak update dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Bagi yang lupa silahkan baca lagi alurnya agar nyambung dengan chap kelanjutannya
Terimakasih.
...... Happy Reading......
...-------...
.
.
.
.
.
Srek.
Di kastil tengkorak, ruang tamu.
Terdapat Rossiana yang sedang berusaha membuka ikatan tali mana yang sangat kencang itu dengan kekuatan mananya yang sangat sedikit.
Bukannya terbuka, tubuhnya semakin melemah karena mana yang ada di dalam dirinya sudah terpakai banyak hanya untuk membuka tali mana ini saja.
Hah!
Membuang nafas, ia pun memilih untuk tiduran di kasur yang lumayan empuk itu daripada berusaha lagi.
Sudah cukup!
Perlahan tak sadar. Kegelapan mengerumuni nya sehingga ia pingsan ditempat.
Disisi lain ruangan kastil tengkorak terdapat sepasang laki - laki yang berbeda umur sedang membuat sebuah rencana.
"Ayah. Apa rencana mu selanjutnya?" Ucap seorang anak laki laki itu yang kita ketahui pangeran kegelapan ( Fu Lan ).
Sedangkan sang ayah hanya bersmirk seram ( Macam Syaiton ). "Hm...tenanglah. Sambutlah kedatangan ibu angkatmu yang juga adalah ratu kerajaan kegelapan ini." Ucap sang ayah angkat Fu Lan itu dengan tersenyum bahagia tidak jelasnya..
__ADS_1
Fu Lan yang mendengar itu pun kaget! Hah?..
Apakah ia salah dengar?. Batin Fu Lan seketika ngelag.
"Ayah!! Apa maksud mu?!" Ucap Fu Lan marah.
Sedangkan ayah tampannya yang tadi wajahnya terpati senyum bahagia pun seketika hilang digantikan oleh raut wajah datarnya menatap Fu Lan.
"Siapa dirimu mengatur ku?" Balas sang ayah pedas. Fu Lan yang mendengar itu pun terkejut dengan ungkapan sang ayah angkat tak berakhlak nya itu.
"Ingat. Kau hanyalah hadiah dari si tua Bangka itu untuk mengawasi ku juga alat untuk ku tidak lebih!" Lanjtnya pedas. Lalu pergi meninggalkan ruangan, tanpa menengok kebelakang sekali pun.
Sial! Ia sudah senang karena ratunya akan datang, tapi seketika moodnya benar - benar hancur karena anak itu!
'Sial.'
....
Setelah ditinggal, Fu Lan pun semakin menunduk dalam.
Yah...
Ayah angkat nya benar ....ia...
Tanpa sadar setetes air dari matanya pun mengalir hingga deras.
Yap. Ia menangis tanpa suara, hanya ada air yang terus menerus mengalir deras dari kelopak matanya.
"Bodoh." Ucap seseorang dengan wajah menjengkelkannya.
Siapa lagi kalo bukan....
.
.
.
Rossiana!
"Hidup mu sangat menyedihkan pangeran atau bisa kusebut pendekar dari abad pertengahan kuno." Sindir Rossiana sinis.
__ADS_1
Sedangkan orang yang dikatain Rossiana hanya diam. Ia sungguh tak menyangkal bahwa memang hidupnya sangat menyedihkan. Dan saat ini ia sudah sangat rapuh hingga tak bisa membalas gadis menjengkel kan yang sedang bersandar di dinding tembok pilar naga itu.
'Cih! Kenapa gadis menyebalkan ini bisa lolos dari kamar tamu itu?!! Ckckk' Batinnya merasa kesal.
Huft...
Rossiana menghela nafas nya, lalu membuangnya secara kasar.
aih...
Seperti nya ia sudah terlalu berlebihan dengan pemilik menara sihir terkenal tapi bodoh dan terlalu taat itu.
"Hapuslah ingusmu dengan kain indahku ini, selagi aku masih baik kepadamu yang sudah menculik ku dengan gas beracun mu itu." Ucap Rossiana malas.
Fu Lan perlahan mengambil sapu tangan milik Rossiana, dan menghapus air matanya.
Dalam sekejap, ia pun terkekeh melihat Rossiana yang selama ini ia kenal belum berubah meski sudah melewati ribuan tahun.
Sedangkan Rossiana hanya memutar bola matanya malas melihat laki - laki menyedihkan didepannya masih bisa terkekeh.
Apa mungkin aku terlalu cantik? Aih...mungkin...
Batin Rossiana bangga. Sedangkan Fu Lan yang mendengar itu tertawa.
"Pft...hahaha." Tawanya pecah karena wajah jelek Rossiana yang mendukung.
"Cih. Dasar gila, lagi - lagi membaca pikiranku dengan seenaknya!" Marah Rossiana.
Ia pun mengejar Fu Lan yang berlari sambil meledeknya jelek.
Pemandangan itu pun tak luput dari seorang penghianat.
Yah ... Siapa lagi kalau bukan
Blacky .
_______
Hai...hai
Author up lagi nih.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, dan votenya ya.
Thank you all(◕ᴗ◕✿)