Time Travel QueenLy

Time Travel QueenLy
Chapter 47 : ( Markas Ras Ular Putih )


__ADS_3

Cuit...


Cuit...


Cuit...


Ditengah Hutan ( Markas Rahasia Klan Ular Putih )


Kicauan banyaknya burung ditengah hutan pun tidak dapat membangunkan seekor rubah yang tengah tidur dipangkuan seorang gadis yang tengah membaca sebuah buku tebal dengan nyaman.


Ya, gadis yang tak lain adalah Lucia yang sedang bersandar dipohon daritadi malam.


Walaupun sedang membaca buku, tapi tidak menghilangkan kewaspadaan nya di sekitar.


Alex yang sedang dipangkuan Lucia tidur dipangkuan Lucia terlihat sangat sekali nyenyak + nyaman dipangkuan nya.


Bugh...


"Aw...siapa yang berani mengganggu tidur indah ku?!!!" Marah Alex, dengan mata yang masih mengantuk melihat keseliling nya.


"Ckckc...mau sampai kapan kau tertidur begitu babi guling?!!" Ejek Rossiana sekaligus kesal.


"Apa urusan mu?!! Itu urusan ku, lebih baik kau menyingkir dan jangan mengganggu ku lagi.!!" Ujar Alex yang mencakar lengan Rossiana dengan cakar imutnya yang tajam.


"Aw....isss..."Rintih Rossiana yang tanganya sudah terdapat luka cakaran dari Alex.


"Huh...mau bangun atau..."Ancam Rossiana dengan mata yang menatap Alex marah.


"Atau apa? Dengar ya, aku tidak takut denga...."


Byur...


Belum selesai Alex berbicara Rossiana sudah menyiram nya dengan sihir air sambil tersnyum ramah yang dipaksakan.


"Ups...aku tangan ku tidak sengaja tergelincir akibat ular babi hutan yang sedang tidur..." Tutur Rossiana disertai dengan cibiran pedas untuk Alex.


"Rossi...."


Lagi - lagi Alex tak bisa mengeluarkan amarahnya karena merasakan hawa membunuh yang pekat dari belakang nya.


"Eee..." Kaget Alex dan Rossiana, yang dilihatnya jubah panjang Lucia sudah basah setengah kaki ditambah dengan sedikit air diwajah indahnya yang menambah kesan horor akan mata tajam nya.


"I...-itu..." Gagap Rossiana.


"Cia...cia...ini semua salah si penyihir centil itu, tolong jangan marah padaku yah....~" Ucap Alex dengan manja, akan tetapi tatapan tajam nan membunuh Lucia tidak pudar.


"Huh...Rr ...-Rossiana cepat jelaskan lah..." Bisik Alex dengan Rossiana.


Glek...

__ADS_1


"Kenapa harus aku, kau yang tidak mau bangun sedari tadi. Padahal yang lain sudah bekerja. Dasar babi pemalas." Ucap Rossiana takut dengan sedikit ejekan di kalimat terakhirnya


"Kau!! ..."


Bugh...


Bugh...


"Akh..."Sakit Rossiana and Alex karena Lucia sudah lebih dulu memukul kepala mereka berdua sampai benjol.


.....


Waktu berganti menjelang siang hari....


Akan tetapi berbede dengam seorang anak laki - laki serta perempuan bertopi penyihir yang sedang diikat dipohon seperti jemuran pakaian.


"Cia...cia...tolong!!" Ucap Alex menrdramatisir.


"Berisik sekali!! Tak bisakah kau diam!!! " Kesal Rossiana yang mengarahkan tatapan marahnya ke Alex.


Sedangkan yang dimarahi malah tersnyum - senyum sendiri memperhatikan Lucia yang sedang tidur dengan posisi menyandar di batang pohon dan mengabaikan teriakan Rossiana tadi.


"Hei!!! Kau tuli atau bagaimana.?" Ucap Rossiana yang berubah menjadi marah seperti singa betina.


"Rewel sekali!! Tak lihatkah engkau, aku ini sedang sibuk.!! Jadi berhentilah mengoceh hal yang tidak berguna." Ucap Alex yang meembuat Rossiana naik pitam.


"Apakah kau tuli?" Ketus balik Alex.


"Kau!...."


Lucia yang merasa terusik dengan suara itu pun membuka matanya dengan perlahan dan memandang Rossiana dan Alex dengan pandangan datar.


"Bisakah kalian diam." Ucap Lucia tanpa emosi.


Hening...


Alex dan Rossiana hanya saling memelototi saat Lucia menutup matanya dan kembali tidur lagi.


"Hei ada apa dengan kalian berdua? Tak bisakah kalian bantu kami sedikit?!!" Ucap Firance yang sedari tadi tak jauh dari mereka.


Ia kesal sekali karena kedua orang itu terus saja beradu argumen tanpa hentinya, sehingga telinganya panas mendengarnya dari kejauhan.


( Hehehe...bukan kah babang Firance juga samanya?πŸ˜… Author heboh. )


( Ckckck....diem lu thor, ta tempeleng kepala kau...baru tau rasa.!! 😑😀 Firance yang sedang marah sambil membawa sabit eh...salah maksudnya sambil membawa cangkul seperti pak tani yang berkebun. )


( Author...~ πŸ˜‡πŸ€¨ Firance yang berubah menjadi menyeramkan seperti gantu dalam film horor.


( Aaaa...ampun. Lari!!! Author hebohπŸƒβ€β™€οΈ

__ADS_1


( Sini kau author sialan, tak punya akhlak.🀬😈 )


πŸ‘† Abaikan...


β€”β€”β€”


Di Dunia Iblis...


Semua iblis yang kini sedang merayakan pesta satu bulan penuh akibat dewa yang sangat mereka agung - aggungkan itu.


Siapa lagi kalau bukan si penguasa kegelapan. Yaitu Dewa Lucifer.


( Huft...pantas saja nama Cia adalah Lucia...ternyata diambil dari nama bapake toh. Author HebohπŸ˜… )


Kerajaan iblis dari dunia bawah pun diundang juga termasuk dengan keluarga nya Lucia.


Dikamar Weiwei...


Weiwei yang kini sedang bercermin memperhatikan penampilan nya yang terbilang anggun dan cantik....


Dengan rambut dikepang kesamping + bunga berwarna ungu yang dipasang disebelah telinganya.


Ceklek...


Saat sedang asik bercermin, seseorang pun membuka pintu kamar nya.


Orang itu tak bukan adalah gege Villiam. Setelah membuka pintu ia pun masuk dan memeluk Weiwei daei belakang. ( Seperti cerita - cerita romance pada umum nya...kikiki...Author Heboh. )


"K...-kenapa kau datang kesini.?" Tanya Weiwei dengan gugup tentunya.


"Apakah mengunjungi calon istri ku tidak boleh?" Ucap nya sambil tersenyum menawan kearah Weiwei yang masih menatap cermin.


"Cih...memangnya siapa yang setuju untuk menjadi calon isterimu.?!" Ucap Weiwei pura - pura tidak mau sambil melipat kedua tanganya didada.


( Hah...memangnya siapa sih yang g mau sama pangeran Villiam yang tamvan...!!! Kalau Weiwei g mau, kasih author aja deh ya wkwkwk. Auhtor Heboh dengan muka modusnya 🀣🀣 )


( Maaf, tapi aku hanya mencintai Weiwei seorang.πŸ˜‘πŸ˜ Pangeran Velliam dengan dingin nan cuek nya kepada author yang cevan ini.


( Huhuuu...tega sekali kamu babang.!!!πŸ˜”πŸ˜­πŸ˜­ Author Heboh sakit hati.


β€”β€”β€”


Bersambung...


Jangan Lupa Like, Comment, dan Vote Novel ini ya guys...


Thank You...πŸ‘πŸ‘


See You Next Time...πŸ‘πŸ‘β™‘β™‘

__ADS_1


__ADS_2