
Hutan gelap genangan darah dimana mana langitnya yang memerah pepohonan mati. Terlihat seseorang pria ber mantel hitam era Victoria memegang belati dan berlari di jalan setapak menuju villa yang besar.
"Kenapa... Jadi seperti ini sih sungguh aneh!"
Ken berlari menyusuri jalan setapak yang cukup minim, hingga beberapa saat kemudian sampai di bagian utara villa tersebut.
Dia melihat pemandangan villa sudah banyak berubah dari yang sebelumnya, tembok yang memiliki gumpalan daging besar di tengah-tengah, bercak darah, tali yang seperti terbuat dari daging.
Ken terlihat sedikit terkejut karena dia telah pernah melihat pemandangan yang nyaris serupa di rumah nya, tidak banyak pikir Ken bergegas menuju gerbang utama.
....
Setelah menyusuri tembok pagar tiba Ken di depan gerbang utama, dia juga di sambut oleh pria berbaju tuxedo hitam memakai topeng gagak bersandar di depan gerbang.
"Jadi... kau pelakunya?"
Mendengar pria itu berbicara Ken membalas : "Kenapa bisa menyimpulkan hal itu? kau memang nya melihat kejadian aslinya?"
~Hahaha.
Pria itu tertawa mendengar jawaban Ken dia merasa bocah itu sungguh menarik.
"Tidak mungkin kedua keroco yang hanya menonton dari pagi berani melakukan hal itu!"
"Dan juga kau sungguh menarik apa kau mau bergabung dengan kami!"
"Memangnya apa tujuan grup mu?" ucap Ken menanya perihal tersebut karena itu tidak ada di deskripsi misi.
~ Hahaha.
"Aku benar... kau sungguh menarik!"
Pria itu merentang kan kedua tangannya kemudian berkata: Baiklah akan kuberi tahu KEABADIAN!"
"Itu hanya salah satu nya, tapi bila kau sudah bergabung akan kuberi tahu yang lainnya bila kau mau."
Mendengar itu Ken berlari dengan cepat kemudian mengaktifkan teleportasi melayangkan tinjunya, dengan keras itu menghantam pipinya hingga melayang sejauh 15 kaki.
~Boom.
Pria itu terpental menghantam tembok villa di belakang nya.
"Bukan kah sekarang jawaban ku sudah jelas!"
"Maaf tidak tertarik!"
~Heheheh.
"Sungguh jawaban yang tidak sopan. "
Pria itu bangkit dari jatuhnya berdiri tiba tiba hilang.
~ Menghilang.
"Apa?"
~Boom.
Dengan cepat muncul di hadapan Ken, dengan senyum memukul perut Ken hingga terpental sebanyak 20 kaki ke belakang menghantam pepohonan. Bila itu Ken sebelumnya mungkin akan membunuhnya.
"Ugh... Sepertinya organ tubuhku serasa mau pecah!"
Pria itu mendekati Ken yang jatuh kemudian berkata," Kalau begitu matilah!"
"Dan juga apa alasan mu tidak tertarik?"
Mendengar hal itu Ken menatapnya dari tempat nya terjatuh.
__ADS_1
"Ini hanya tebakan ku, kau membuatku lengah dengan mengajak ku bergabung lalu membunuh ku!"
~Hahaha.
"Sungguh hebat!"
"Tebakan yang bagus itu benar, karena sudah menjawab dan cukup seru berbincang dengan mu lalu MATILAH!"
Pria itu mengangkat tangan, itu menggeliat membesar membentuk cakar Demorin bercampur cakar gagak. Bagi orang yang terkena cakar itu sangat mungkin akan tercabik.
"Sebelum mati... Ada baiknya aku mengingat namamu?" ucap pria bertopeng gagak.
Ken memperkenalkan dirinya berkata : "Kai Ken!"
Mendengar itu pria itu juga memperkenalkan dirinya: "Aku di panggil Fernando!"
"Baiklah ku ingat," ucap Ken memejamkan mata.
Sesaat cakar dilayangkan Ken bergerak maju menggunakan belatinya menyayat tubuh nya, namun sayatan itu tidak cukup dalam tetapi itu membuat nya terluka.
Setelah melakukan hal itu Ken mundur 8 langkah kebelakang didalam pikiran nya untung saja saat mahluk itu menghajar ku sejauh 20 meter saat dia berjalan kearah ku aku sempat membeli item penyembuhan di ponsel, dan menahan diri untuk mengunyahnya.
Dengan keadaan itu Ken memprovokasi nya berkata: "Heh... tentu aku akan mengingat nya dalam bentuk mayat tentunya!"
"Dan juga sebenarnya aku menginginkan lehermu tadi kenapa malah dada mu?"
Tubuh pada pria bertopeng gagak terluka di bagian dada, tidak lama kemudian mulai pulih kembali seperti semula namun tidak pada bekas sobek pakaian nya.
~Hahaha.
Pria itu tertawa tidak lama tubuhnya menggeliat membesar topeng pada wajahnya terjatuh, membetuk kepala gagak badan dan tangan membesar seperti Demorin. Pemandangan tubuh nya tersebut terlihat campuran antara Demorin dan gagak.
"Wah mahluk apaan itu?"
Dengan bingung Ken menghadap kan scan pada mahluk tersebut yang sedang membesar.
Ras : Chimera Demorin dan Hell raven
Hobi : Mengekperimen demi keabadian
kemampuan spiritual : Reagen, teleport, bio manipulasi, kutukan]
Melihat penjelasan tersebut Ken menebak dari beberapa informasi yang didapat.
"Ternyata dia manusia sebelum nya?"
Saat sedang berfikir cara menyelesaikan misi ataupun kabur karena Ken merasa akan sangat mustahil melawan nya di level saat ini sebuah notifikasi dari ponsel berbunyi. Ken langsung melihat isi notifikasi itu
[ Ding ~ Kondisi opsi khusus Sacrifice daggers terpenuhi, bila ingin menggunakan korban kan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu]
"Eh? apa yang sebaliknya ku korbankan aku tidak punya apa-apa sekarang!"
...
Berfikir sejenak Ken mendapatkan sesuatu yang mungkin itu tidak berhasil.
"Tunggu apa ini bisa?"
"Aku sering melihat nya di game, apa ini berhasil? tetapi tidak banyak waktu sekarang! dia hampir menyelesaikan transformasi nya sebaiknya ku mulai saja!"
Ken menjulur kan tangan kanan kemudian dia menyayat nya menggunakan Sacrifice daggers, darah mengalir di tanah membentuk lingkaran pemanggilan yang terlihat familiar bagi Ken. Benar itu adalah lingkaran pemanggil yang ada pada kamar tua di dunia netter.
"Ini terlihat familiar... ah benar ini lingkaran waktu itu apa mahluk itu datang?"
Setelah lingkaran terbentuk dari darah Ken sudah siap tangan terdistorsi bagai coretan keluar merayap kepermukaan menarik badan nya keluar.
"Bener aja dong dia yang waktu itu!"
__ADS_1
"apa dia akan membunuh ku? lagi?"
Ken agak kesal pada waktu dimana dia memukul nya namun tidak bisa karena mahluk itu.
"Sial aku tidak punya waktu untuk meladeni nya!"
Saat seluruh tubuhnya keluar dari tanah mahluk itu mendekati Ken.
Ken dengan waspada berkata, "Kau mau apa?"
Namun mahluk itu langsung membungkuk di hadapan nya berkata dengan suara yang terdistorsi.
"Apa perintah mu tuan ku?"
Eh?
Ken bingung dengan keadaan melihat apa yang terjadi kemudian notifikasi ponsel hitam lainnya muncul.
[ Ding ~ Bila anda sudah memanggil mahluk tersebut dia akan patuh pada anda dalam durasi 2 jam sebelum kembali kedalam tanah]
"Oh begitu rupanya, aku mengerti!"
Apa yang harus ku perintah kan itu yang ada pada pikiran Ken, namun saat berpikir begitu tangan raksasa melayang pada Ken dengan spontan Ken memutuskan di waktu yang singkat.
"Tahan tangan itu... dan hajar mahluk itu sampai mati!"
"Keinginan mu perintah bagi ku!"
Mahluk terdistorsi itu menghantam pukulan mahluk bertopeng gagak itu dengan tinjunya membuat nya terpental sejauh 10 kaki.
Kemudian mahluk terdistorsi itu berlari ke arah jatuhnya mahluk topeng gagak melompat ke tubuh nya dan memukuli kepala nya berkali-kali secara brutal.
~Mengaum.
Mahluk topeng gagak mulai kehilangan akal karena marah memukul dengan keras kearah mahluk terdistorsi, namun itu tidak berpengaruh dengan mudah ditahan dan lanjut memukuli nya walaupun mahluk topeng gagak bisa Meregenerasi tubuhnya itu tidak membuat mahluk terdistorsi berhenti.
Pemandangan itu bukan pertarungan sengit namun pembantaian satu pihak dari kawan Ken.
....
Setelah dipukuli selama kurang lebih dua jam dengan Ken jongkok menonton pembantaian rupa wajah mahluk topeng gagak sudah hancur menyatu dengan tanah.
Mahluk terdistorsi mulai menghilang karena durasi kemunculan sudah habis, sementara Ken mendekati mahluk topeng gagak dia melihat nya itu sudah benar benar hancur menjadi tanah.
"Wow... sampai hancur begitu dan juga soul orb ku sudah habis untuk membeli saniti pill dan penyembuh di shop kuharap aku mendapatkan banyak nanti sih."
[ Ding ~ Event akan ditutup 10 menit lagi sebaiknya anda beri siap untuk pulang]
"Apa padahal aku belum membakar nya... ah sudah lah harus ku bakar! pokoknya!"
Ken berlari masuk kedalam villa yang depan nya sudah sedikit hancur mencari bensin miliknya untuk membakar villa tersebut.
...
Setelah 8 menit mencari dia menemukan nya langsung menyirami villa tersebut Ken paham dengan bensin segini mustahil membakar hingga habis namun dia tetap melakukan nya.
"Ku harap terbakar hingga habis!"
Setelah menyiram salah satu ding ding villa Ken menyalakan korek dan membakar nya.
Sebuah notifikasi dari ponsel hitam berbunyi Ken langsung melihat nya segera.
[ Ding ~ Anda akan di teleportasi kembali ke base dalam 5 detik, untuk pengambilan hadiah dan pendapatan ending mohon tunggu]
"Ah... sudah waktunya ya sebaiknya kembali!"
Ken menghilang tampa jejak dia mungkin tidak tahu perkataan terbakar hingga habis menjadi kenyataan. Itu disebabkan formasi lingkaran di sekitar villa nama formasi tersebut adalah penggandaan elemen.
__ADS_1
Elemen apapun didalam nya akan di gandakan termasuk api tujuan awalnya untuk meningkatkan saat memanggil mahluk tinggi dari alam bawah dalam rencana organisasi si topeng gagak, namun sekarang itu hancur karena Ken tampa dia ketahui.