
Ken membawa Mary di perjalanan pulang nya karena hari masih siang dan Mary menyembunyikan kekuatan nya pembengkok kan realita tidak terjadi, dia ditatap orang sekitar karena membawa boneka unik yang sangat mirip manusia. "Ugh aku tidak biasa di tatap seperti ini, bila tidak ada yang ingin ku beli aku sudah ada di taksi saat ini."
Tiba-tiba sebuah suara dari belakang mengejutkan Ken yang sedang keadaan lengah. "Hai boneka yang bagus! apa kau seorang seniman Ventriloquist? bila iya tolong tunjukkan beberapa aksi mu!"
Pria itu melihat Ken dengan mata berbinar seakan memohon sesuatu, tetapi itu membebani Ken yang sebenarnya tidak seperti yang pria itu pikirkan, namun Ken tidak bisa menghancurkan harapan nya. "Baik lah! aku akan menunjukkan sebuah aksi, tetapi hanya 1 kali saja oke!"
Dengan senang pria itu menjawab : "Itu bukan masalah, anda silakan perlihatkan pertunjukan nya."
Ken mendekat kan Kepala nya ke dekat telinga boneka Mary, dia membisikkan suatu kesepakatan dengan nya. "Mary, bila kau bisa membantu ku saat ini aku gandakan permen yang kuberi, bagaimana?"
Mary bingung dengan apa yang di maksud oleh Ken, walaupun dia hidup lebih lama dari Ken namun mental anak anaknya membuat nya sulit berpikir lebih dewasa. "Bantu? apa itu, apakah yang kau maksud aku harus menakuti orang?"
"Bukan begitu, kau tahu boneka Ventriloquist? yang bisa berbicara itu?" Ucap Ken melanjutkan bisikan nya membuat pria yang menunggu pertunjukan itu menunggu, namun pria itu menganggap nya salah satu pertunjukan Ken, karena dia melihat boneka itu sedikit berbicara pelan menjawab obrolan Ken yang berbisik.
Mata Mary terlihat berbinar antusias dengan senyum. "Aku tahu itu, pemilik ku yang pertama sering membawa ku ke pertunjukan itu, Baik lah aku tolong!"
Ken senang Mary mau membantu dia memulai pertunjukan nya, Ken berpura pura menggunakan suara perut padahal tidak itu Mary yang melakukan nya. "Hai kawan kawan nama ku Mary dan akan mengunjungi mu!"
Pria itu senang dengan pertunjukan yang di lakukan Ken dan Mary, dia merasa itu sangat hebat sang pemegang boneka tidak terlihat menunjukkan tanda yang membuat suara Mary, terlihat begitu alami seakan boneka Mary yang berbicara.
Ken berkata membalas ucapan Mary karena seorang seniman Ventriloquist memang selalu begitu. "Mary, bukannya itu kata yang sering kau gunakan, bisakah membuat dialog lain?"
Mary menjawab dengan agak kasar : "Diam kau bodoh!"
__ADS_1
"Hei kau jangan kasar!" Ucap Ken antusias mulai menikmati aktingnya.
Percakapan Ken dengan boneka Mary di jalan tampa dia sadari oleh nya mulai menarik pejalan kaki lainnya, mereka tertarik dan semakin tertarik dengan hal unik serta profesional Ken membuat nya semakin ramai, ada yang sedang merekam, memfoto dan juga berdiri melihat pertunjukan Ken.
...
Tak terasa pertunjukan Ken sudah lebih dari 1 jam, Ken akhirnya sadar bahwa dia menarik begitu banyak penonton, Ken segera menyudahi pertunjukan nya dengan penutupan. "Oke terimakasih karena telah melihat pertunjukan, aku ingin tetap melanjutkan nya tetapi Mary harus pulang sekarang dia masih ada pr yang harus di kerjakan, Mary ucapkan perpisahan!"
Mary dengan antusias karena banyak nya penonton, dan sangat menikmati aktingnya menuruti ken mengucapkan perpisahan. "Bay Bay kawan kawan!"
Tepuk tangan yang cukup meriah menghiasi jalanan, mereka sangat puas dengan penampilan Ken dan Mary, para penonton mulai pergi meninggalkan nya dengan senang dan juga sedikit sedih karena mungkin tidak bisa melihat pertunjukan Ken, itu karena mereka tahu nama Ken dan boneka Mary tidak di terkenal di pertunjukan atau gedung teater lainnya.
Pria yang dari awal meminta pertunjukan Ken menghampiri nya, dia memberhentikan Ken yang ingin pergi dan menyodorkan sebuah kartu namanya dan nomor telepon. "Tunggu pak! tadi pertunjukan yang bagus tapi sebelum anda pergi ini untuk anda, bila anda ingin membuat pertunjukan lagi aku siap kan!"
Setelah menyodorkan kartu nama nya pria itu tiba tiba di telpon mengangkat dan sedikit berbincang, pria itu menundukkan kepala nya dan pergi meninggalkan Ken, kartu nama yang di berikan membuat Ken tertarik dia segera melihat nya. "Brian kenedy! bukan kah ini seorang pemilik gedung pertunjukan bintang 5, biasanya keluarga Alan diner di sana, walaupun begitu sangat sulit untuk Alan makan malam dan melihat pertunjukan di tempat itu lalu aku baru saja mengharapkan aku datang!"
...
Menunggu 5 menit sebuah mobil taksi berhenti di depan Ken menawarkan jasa, Ken tidak menolak dia masuk ke dalam mobil, kemudian memberikan alamat rumah nya untuk pulang serta menyiapkan hal untuk besok dan permen untuk Mary di rumah.
Perjalanan menuju rumah nya agak memakan waktu lama, dia memutuskan melihat rekan di ponsel hitam, Ken agak terkejut dia tidak sadar punya notifikasi baru dari tadi segera melihat nya, itu karena dia terlalu fokus dengan pertunjukan nya.
[ Ding ~ Informasi baru di tambah kedalam menu rekan anda, Mary berhasil menjadi rekan anda.]
__ADS_1
[Ding~ Mary deskripsi : boneka yang senang bermain menakuti korban, namun tidak pada sesama mahluk supranatural
Ras : Cursed doll
Hobi : Bermain, makanan manis
kemampuan spiritual : Panggilan alam lain, pisau tampa batas
Kesehatan : 15
Combat power : 15
Mental : 20
Kesukaan : 21% ]
"Oh sama seperti Anastasia sebelum nya, informasi yang di perbarui apa karena faktor update sebelum nya, tetapi dia benar benar lemah." Ucap Ken mengingat status yang di miliki Anastasia yang memiliki nilai 5k di status kekuatan dan kesehatan nya sebagai hantu.
"Tapi apa rekan bisa di tingkat kan, aku agak khawatir saat aku membawa nya di misi lain nanti, dia bisa saja di serang saat aku sedang tidak berada dekatnya!" Ken berpikir sepertinya ponsel pernah menyinggung soal peningkatan alat peraga namun tidak pada rekan.
[ Ding ~ Pemain terhormat, aplikasi memiliki fungsi peningkatan rekan, bila ingin menggunakan fungsi tersebut anda hanya harus tekan tahan pada karakter pada menu rekan yang anda mau, itu akan muncul peningkatan karakter, tambahan untuk meningkatkan karakter di butuh kan soul orb. ]
[ Ding ~ Pemberitahuan penting, bila ingin meningkatkan rekan nilai kesukaan karakter harus melebihi 20% untuk peningkatan pertama dan bila ingin di tingkatkan lagi harus menambah 10% nilai kesukaan. ]
__ADS_1
Dengan tatapan dingin melihat layar ponsel yang menunjukkan notifikasi baru, dia berpikir ponsel ini apa memiliki fungsi membaca pikiran pemain, setiap ingin sesuatu di dalam pikiran nya notifikasi lain pada ponsel kadang selalu muncul.
"Jadi begitu ternyata bisa, lalu itu berarti yang pertama harus 20% bila ingin meningkatkan lagi syarat nya harus 30% dan bertambah 10% di setiap tingkatkan nantinya." Ken menebak penjelasan yang di berikan ponsel hitam.