Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
Penerus Primordial Chaos


__ADS_3

Taman bermain Underworld Tampak Ken sudah menyerap awan merah, pusaran gelombang juga tampak hampir hilang.


Tak berselang lama akhirnya dia selesai menyerap semua gelombang energi tersebut. "Ini? Sepertinya kekuatan ku melonjak lebih kuat dari sebelumnya."


Penasaran dia menginjak dengan keras tanah di bawahnya, seketika tanah yang di pijak retak dan hancur itu juga merambat ke taman bermain tersebut. Semua wahana dan bangunan langsung rubuh, membuat tempat tersebut menjadi seperti reruntuhan.


Ken melihat nya terkejut. "Sepertinya status kekuatan ku benar-benar lebih kuat, aku ingin mencoba kemampuan yang ku dapat, Dan soal pengetahuan nya itu seperti nya nanti saja bisa ku lakukan nanti!"


"Tapi dimana Anastasia dan Mary? Apa mereka pulang?"


Ken melihat lihat sekitar tidak menemukan Mary maupun Anastasia di manapun. Dia berspekulasi mereka telah pulang.


~Kring!


Sebuah nada ponsel terdengar di sana, Ken segera mencari hal tersebut. Setelah menemukan nya dia membukanya.


Tampak banyak notifikasi muncul.


 


[ Ding ~ Selamat pemain telah menjadi penerus Primordial Chaos]


[ Ding ~ Anda memiliki pesan dari Developer]


[Ding~ Menampilkan pesan, Pemain mulai saat ini untuk setiap mahluk spiritual yang anda bunuh akan menjadi Poin roh. Dan mulai saat ini semua nya akan menjadi jauh lebih berbahaya mohon berhati-hati pemain. ]


 


"Aku paham hal itu, tapi setelah ku pikir dan setelah melihat sebagian kecil pengetahuan Primordial Chaos perbuatan ayah di masa lalu ada benarnya."


"Selain untuk semua orang, dia juga melakukan hal tersebut untuk ku. Dia tidak ingin anaknya tumbuh dengan api kemarahan dan kebencian, dan membuat ku tidak mengingat kejadian waktu itu!"


"Karena mental ku pasti akan labil karena waktu itu aku masih anak anak, tidak bisa mengambil keputusan dengan benar!"


'Tapi setelah ini berakhir, aku ingin lihat status ku dahulu sebelum pulang.' Pikir Ken.


__________________________


>Nama : Kai ken.


>Umur : 25 tahun.


>Ras : Transenden


>Status : Normal


>Kesehatan : 500


>Kekuatan tempur : 500


>Mental : 600


>kemapuan : Six sense to see, Six sense to touch, Six sense to smell, Six sense to hear and talk.

__ADS_1


Soul orb : 200


__________________________


"Wah! Status ku benar-benar melonjak dan sepertinya Soul orb juga bertambah! Panen besar!"


"Lalu kenapa ada tambahan Ras, dan itu Transenden. Memang nya aku bukan manusia sekarang?"


"Tapi setelah di pikir mana bisa manusia asal injak dan itu menghancurkan beberapa lahan, dan selanjutnya beberapa kemapuan baru ku."


.--------------------------------


[Six sense to smell


Pada dasarnya penciuman manusia sangat terbatas, dia tidak bisa mencium sesuatu yang berbau abnormal. Kini anda tidak harus terikat pada hal tersebut.


Abnormal Smell: Dapat membedakan beberapa materi gas, juga dapat mendeteksi bau abnormal suatu objek.(pasif/aktif)


poison enchanted: Ciptakan racun dari gas yang kau buat, Semakin tinggi jumlah persentase yang kau ambil semakin kuat racun anda(aktif) ]


 


"Ability ini apa yang kudapat sebelum nya, dan ini juga yang ku gunakan untuk membuat orang di teater tidur. Hanya butuh beberapa penyesuaian agar racun menjadi gas tidur. Tapi mendapatkan nya membuat paru-paru ku terasa terbakar!"


"Baik selanjutnya!'


 


[Six sense to talk and hear


Auto translate : Dapat berkomunikasi dengan normal di semua bahasa, berlaku pada mahluk yang memiliki kecerdasan. (pasif)


Command of curse: Perkataan anda akan menjadi kutukan (aktif) ]


 


Ini yang baru, seperti nya kalau aku asal bicara saat mengaktifkan Ability ini. Itu akan mengandung kutukan. "


Baik akan kucoba sekarang!"


Ken hendak mencoba kemampuan tersebut dia mengambil sebuah batu dibawah kakinya. "Hancur!"


Dia mengatakan Hancur bersamaan dengan Kemampuan Curse of command. Seketika batu tersebut hancur berkeping-keping. Ken melihat itu terkejut kemampuan tersebut cukup menakutkan.


"Ini hancur berkeping-keping, dan ini memakai 1% saat penggunaannya, bagaimana dengan Ghost hand manifestasi?"


Setelah menggunakan Command of curse, dia kemudian memutuskan menggunakan Ghost hand manifestasi, Ken menggunakan nya menyerang sebuah reruntuhan kerangka Komedi putar.


Sebuah gelombang tangan yang saling menggulung muncul dari tubuh nya, menyerang yang di depan nya secara ganas dan meninggalkan kerusakan yang di lalui nya.


"Kemampuan Ghost Hand manifestasi bertambah kuat, aku hanya mencoba menggunakan 20% dan itu memiliki serangan dampak yang begitu mengerikan!"


Baiklah sekarang yang terakhir tinggal pulang! tapi bagaimana caranya? pintu saja tidak ada. Bagaimana cara ku keluar?"

__ADS_1


Tunggu! Aku mau coba memanfaatkan beberapa ingatkan nya dahulu, mungkin akan menemukan sesuatu. Niat sih nanti saja ku pelajari nya, tapi mau tidak mau Harus sekarang!"


Ini merepotkan!"


Ken memejamkan matanya, dia saat ini memasuki alam bawah sadar. Seketika dia sampai di tempat yang begitu gelap namun memiliki banyak rak buku melayang di manapun.


Itu adalah alam bawah sadar nya yang sekarang menjadi seperti perpustakaan, Developer sengaja menempatkan Pengetahuan nya di sana agar otak Ken tidak hancur karena informasi yang begitu banyak.


Tampa basa basi Ken langsung mencari. "Cara keluar dari Underworld tampa pintu!" Ucap Ken.


Dia melakukan hal tersebut sebagai kata kunci agar lebih mudah mencari informasi nya, dia sebelum perpustakaan pengetahuan nya di bangun oleh Developer dia memberi tahunya.


Kalau ingin mencari sesuatu agar mudah kau perlu mengatakan kata kuncinya, dengan otomatis perpustakaan akan mencarinya sendiri.


Tiba-tiba sebuah buku melayang ke arah Ken, dia tahu pasti buku tersebut yang memiliki informasi yang dia mau.


Segera membuka buku tersebut, buku mengeluarkan proyektor hologram. Di sana terdapat informasi cara membuka Gerbang Underworld.


"Oh! Ada beberapa cara Yang pertama di panggil oleh seseorang!"


"Kedua membuat Klon dan bila klon tersebut sudah di dunia Manusia kau bisa berganti tempat dengan nya.


"Lalu yang terakhir menggerakkan energi Underworld ubah energi menjadi pusaran, hal ini hanya bisa di lakukan oleh Primordial Chaos!"


"Kebetulan Aku sekarang penerus Primordial Chaos! baik akan ku gunakan cara ketiga!"


Mendapatkan Informasi yang di mau Ken langsung keluar dari alam kesadaran nya, dia langsung ingin mencoba mempraktikkan.


"Baik lah! Ayo mulai!"


Ken mengarahkan telapak tangannya ke depan tubuh dia saat itu juga menggunakan Sense to touch (Shield manifestasi) berpikir membuat lingkaran energi sekitar.


Seketika energi underworld merespon lingkaran yang terbentuk dari energi alam underworld terbentuk, hal tersebut membuat beberapa kegemparan di sana.


Karena gerakan Energi mengerikan yang di lakukan Ken membuat mahluk Underworld kembali gemetar ketakutan, tentu saja Ken tidak tahu hal tersebut.


Setelah beberapa saat Akhirnya lingkaran terbentuk dengan sempurna, lingkaran hitam berwarna hitam kemerahan karena manifestasi energi underworld.


Menghela nafas lega karena pekerjaannya memuaskan, Ken langsung melangkah masuk ke dalam lingkaran void tersebut.


...


Sebuah ruang yang tampak 2 orang sedang duduk di sofa rumah tamu tepat di depan Televisi, mereka adalah Anastasia dan Mary. saat ini Mart menonton televisi dan Anastasia sedang menyisir rambut panjang dan pirang Mary.


Mereka kelihatan sangat akur, Mary menonton film kesukaan nya. Sedangkan Anastasia menyisir rambut Mary dengan hati hati, itu seperti seorang ibu menata rambut putrinya.


Tidak lama sebuah lingkaran hitam tiba-tiba muncul, hal tersebut mereka berdua waspada, Anastasia yang melihat hal tersebut mencoba melindungi Mary di belakang nya.


Tidak lama setelah itu sebuah lonjakan energi muncul, Anastasia langsung memasang niat membunuh dan langsung menyerang nya.


Begitu wujud itu keluar Anastasia menyiapkan cakarnya, karena dia tahu sekarang berada di rumah Ken orang terkasih nya, tidak mungkin Anastasia tega mau menghancurkan rumah nya.


Segera mahluk tersebut keluar dari lubang hitam, segera juga Anastasia menyerang menggunakan cakarnya, dia merapat kan tangannya mencoba menusuk mahluk tersebut.

__ADS_1


Tapi begitu belum sempat menusuk, tangan Anastasia telah di pegang oleh mahluk tersebut, dari sentuhan hangat dan familiar Anastasia merasa kenal.


"Anastasia! ini aku tolong jangan menusuk!" Kata mahluk tersebut, yang rupanya Ken.


__ADS_2