
Kamar dengan dengan suasana gelap dan sangat suram hanya memiliki lilin di setiap sudut sebagai penerangan dengan lemari, cermin rias, kasur, jendela tertutup kain putih.
Di lantainya yang terlihat berdebu terdapat coretan bekas darah membentuk lingkaran pemanggil.
Beberapa saat kemudian lingkaran tersebut menyala berwarna merah.
Secara tiba tiba muncul seseorang dari lingkaran pemanggil di atas lantai berdebu. Benar itu adalah Ken yang muncul setelah menyelesaikan event dari ponsel.
"Oh... ruangan ini lagi kah? jadi ini base ku?"
Setelah mengucapkan kata tersebut Ken berjalan mendekati kasur di depan nya menaruh ponsel hitam kemudian berbaring di sebelah ponsel tersebut menatap langit kamar dan berkata: "Sungguh hari yang melelahkan! harus melawan mahluk seperti nya bos!"
"Tetapi setelah di pikir awalnya aku kurang yakin tetapi seperti nya semua kejadian ini benar-benar ada di dunia nyata bukan settingan ataupun MC ke isekai begitu."
Tak lama berselang nada notifikasi dari ponsel hitam berbunyi. Ken mengambil ponsel hitam yang di sebelah nya melihat apa notifikasi nya.
[ Ding ~ Selamat anda berhasil menyelesaikan event.]
[ Ding ~ Memuat cerita, sebuah villa terbengkalai di hutan cukup jauh dari kota digunakan kultus yang mencari keabadian apapun caranya namum suatu hari seorang pria misterius muncul membakar menghancurkan, lalu membunuh salah satu pemimpin nya membuat rencana mereka hancur]
[ Ding ~ Monster yang di bunuh : 6 ]
[ Ding ~ Ending yang diperoleh Secret ending, dan selamat karena anda telah memicu kemarahan kultus]
[ Ding ~ Mendapatkan hadiah:
>15 soul orb
> 1 benih Demorin tipe alfa
>1 bungkus tanah dunia bawah
>1 hell raven
>1 topeng berbentuk gagak
Untuk hadiah dan informasi lebih lanjut anda bisa melihat di kotak peraga]
[ Ding ~ Selamat karena anda membuka pencapaian even berantai, (no fear ) efek mendapat 5 di setiap status atribut]
[ Ding ~ Selamat mendapatkan ability: Six sense to see]
[ Ding ~ Base anda di perluas]
Melihat banyak hadiah yang didapat Ken sangat senang, namun wajah senang itu tidak akan berlangsung lama setelah 1 notifikasi muncul.
"Hehehe, hadiah - hadiah dan juga aku mendapatkan skill! tidak sia sia aku begadang semalam untuk event!"
"Tetapi base di perluas maksudnya apa?"
Ken melihat sekeliling kamar tua namun tidak ada yang berubah suasana menyeramkan masih sama.
...
Setelah berfikir beberapa saat Ken memutuskan melihat keluar dari kamar tua di dunia netter. Benar dugaan Ken sekarang koridor menuju pintu keluar yang tadinya terlihat seperti didalam perut hewan menghilang, namun beberapa ruang masih terlihat didalam perut hewan.
__ADS_1
"Oh... jadi sekarang aku sudah bisa berjalan jalan di sini kah?"
Ken berjalan keluar kamar hendak menyusuri koridor, namun saat langkah ke 3 sebuah notifikasi muncul di ponsel hitam yang sedang di pegang.
[ Ding ~ Mendapat hukuman karena telat menyelesaikan misi harian, misi harian hanya terbuka 24 jam sekali]
"Apa... berarti event tadi tidak terhitung!"
[ Ding ~ Sebagai bentuk hukuman misi harian akan diacak, memulai pengacakan]
Melihat hal itu mata Ken terbuka lebar tidak percaya dan dia memiliki perasaan buruk karena misi acak.
[ Ding ~ Misi sudah di acak, selamat anda akan menyelesaikan nightmare bintang 3]
"Apa! padahal aku belum istirahat! dan juga belum melihat informasi hadiah!"
[ Ding ~ Anda akan di teleport secara paksa mohon persiapan diri anda]
"Ap - Tidak!"
Teriakan Ken bergema di dalam sebuah rumah alam netter. Namun itu tidak menghentikan teleportasi nya. Tubuh Ken menghilang secara misterius.
...
Sebuah goa penambangan dengan luas 3 langkah dan tinggi 5 langkah yang sudah tidak digunakan pengap, bau, panas itu penggambaran nya. Namun tidak hanya itu saja ada rahasia yang gelap di pertambangan itu.
Secara tiba-tiba sebuah lingkaran yang sama seperti kamar tua milik Ken muncul. Benar itu adalah lingkaran pemanggil milik Ken yang sekarang digunakan untuk teleportasi.
~Muncul.
"Sial... padahal aku belum istirahat apa lagi melihat skill baru dan hadiah!"
"Sudah lah akan ku cepat cepat menyelesaikan dan tidur sebelum itu akan kulihat skill baru ku dulu!"
Ken menyalakan ponsel hitam yang sempat mati dia melihat keterangan avatar nya untuk melihat skill barunya.
>Nama : Kai ken.
>Umur : 25 tahun.
>Status : setengah gila
>Kesehatan : 25 \=> 30
>Kekuatan tempur :25 \=>30
>Mental : 25 \=> 30
>kemapuan : Six sense to see
"Oke... sekarang kita lihat bisa apa?"
Ken menekan tulisan five sense to see seketika muncul informasi yang di inginkan.
[ Ding ~ Five sense to see deskripsi: pada dasarnya penglihatan manusia terbatas namun kini anda dapat melihat yang tidak terlihat
__ADS_1
> Memperkuat penglihatan
> Dapat melihat dari mahluk lain
> Dapat melihat jejak suatu mahluk
> Membuat ilusi optik]
"Oh... Sebaiknya ku coba!"
Ken mengaktifkan Six sense to see mata nya berubah memerah, ruang pertambangan yang semula gelap menjadi terlihat agak cerah di pandangannya.
Terlihat beberapa alat ditinggal kan begitu saja berdebu dan kotor, Ken memutuskan berjalan untuk mencari beberapa informasi.
"Ah... sebelum itu aku beli saniti pill aku sudah setengah gila!"
Ken menggunakan shop membeli barang yang dibutuhkan, memakannya dan kemudian berjalan mencari petunjuk.
...
Setelah beberapa langkah dia menemukan cap tangan darah di ding ding goa dan goresan di bawahnya terlihat sesuatu di seret.
Ken melihat dari dekat menyentuh darah yang di ding ding, kemudian dia berjongkok menyentuh darah yang di bawah dia menemukan bawah darah tersebut masih belum lama.
"Apa... yang terjadi disini? dan juga ini pertambangan mana?"
Setelah mendapat beberapa informasi Ken memutuskan untuk berkeliling di dalam pertambangan.
Ken terus berjalan tampa arah menyusuri dan melihat sekitar pertambangan, setelah 5 menit berjalan ken menemukan peta di tembok goa. Sebuah peta tentang informasi jalan dan tempat di dalam pertambangan.
"Apa... disini ada kantor? atau rest area gitu"
Ken melihat lihat peta yang memiliki tulisan cukup kecil dia melihat apa yang ingin nya sebuah ruangan dekat pintu keluar. Ruangan yang digunakan para penambangan untuk menyimpan beberapa peralatan nya, tidak perlu lama Ken langsung menuju ke tempat itu.
Ken berlari sambil mengucapkan apa yang di ingatan nya: "Kalau tidak salah lurus - lalu pertigaan belok kanan dan perempatan ke kiri!"
...
Setelah berlari cukup lama akhirnya menemukan nya Ken terlihat kehabisan nafas. Dia masuk melihat sekitar yang cukup banyak bekas darah amis yang cukup kuat dan 3 mayat investigasi khusus tentang paranormal activity yang tubuh nya terpotong secara tidak wajar dengan kata lain di bunuh secara brutal dari yang terlihat itu masih baru.
"Sial... apa yang sebenarnya terjadi sih!"
"Dan juga kenapa polisi jaman sekarang makin nekat bukan hanya melindungi warga tetapi sekarang masuk ke tempat yang bar hantu?" ucap Ken mendekati berjongkok dan mengomentari hal tersebut.
Ken berdiri melanjutkan apa yang inginkannya dan dia mengatakan: "Ini sudah ke 3 kali aku bertemu yang seperti meraka sih walaupun mereka memakai baju berbeda aku tau dari name tag nya!"
Dia mengingat beberapa name tag memiliki simbol serupa yang pernah dilihat nya.
Setelah itu Ken memutuskan melihat sekitar dan menemukan sebuah koran yang mencatat sesuatu, dia mendekati dan melihat nya.
Membacanya di sana tertulis goa tambang emas terbesar ke 3 di negara yang berlokasi di pinggiran perbatasan kota G ditutup dengan alasan hilang nya para penambang tampa diketahui. Ken sibuk membaca koran tersebut hendak mencari informasi yang mungkin dibutuhkan hingga tiba tiba.
"Tolong!"
Belum sempat selesai membacanya sebuah suara pria cukup keras meminta pertolongan mendengar itu ken terkejut dia tidak sendiri mungkin salah satu Survivor yang harus di lindungi olehnya Ken langsung berlari ke arah suara tersebut.
__ADS_1