
Membuka pintu rumah versi lainnya Ken melihat lingkungan depan rumah berubah drastis memang masih terlihat jalan raya dan rumah warga namun terlihat genangan dan bercak merah kehitaman, bila melihat ke arah langit itu berwarna merah dengan bulan bagai mata yang menatap.
Tanaman dan pepohonan yang seharusnya segar di tempat aslinya menjadi mengering, bila di lihat lebih dekat akan terlihat getah berwarna merah menetes dari robekan tersebut.
Bila melihat sekitar akan ada kabut agak merah, dan lebih penting udara di sana agak berbau busuk serta pengap
Ken terdiam membisu melihat lingkungan segar dan nyaman rumah nya itu memang seperti biasa namun sangat berbeda.
"Ini lingkungan rumah ku? kenapa menjadi seperti ini dan bau aneh apa ini!"
"Grrr!"
Sebuah suara terdengar cukup dekat Ken mengalihkan ke arah tersebut, terlihat dua mahluk mirip manusia bercakar tajam bertarung.
Ken dengan reflek bersembunyi melihat dari sana apa yang akan terjadi, bukan karena dia lemah hanya memastikan keadaan dia tidak bisa bersikap sembrono di tempat tak di kenal, sikap tersebut dia dapat dari pengalaman abnormal yang beberapa lama ini dia alaminya.
"Itu apa manusia?"
Tak butuh lama salah satu dari mahluk tersebut di kalahkan, mahluk yang berhasil menang dia merobek tubuh mahluk yang kalah dia memakannya.
"Itu dimakan? apa ras nya seperti Anastasia? seperti tidak."
"Sebaiknya ku gunakan saja tes kemampuan baru ku dahulu!"
Ken berjalan keluar dari tempat persembunyian nya, mahluk yang sedang memakan musuh nya merespon Ken.
Menghentikan makannya berdiri langsung menyerang ken yang berjalan mendekat, namun begitu Ken di serang itu menembus tubuh nya seakan melewati kabut.
"Percobaan Ghost transformasi sukses! Ugh namun sepertinya memakan 80 persen kewarasan!"
~Memakan!
Ken memakan Sanity pill untuk memulihkan kewarasan nya, bergerak mundur Ken mengaktifkan Manifestasi ghost hand menangkap mahluk tersebut.
Lima tangan berwarna merah gelap keluar dari bayangan nya, menangkap dan mencengkram tubuh mahluk tersebut dari ke dua tangan dan kaki kemudian leher.
"Aku mau melihat berapa banyak yang bisa ku keluarkan sepertinya hanya 5 batasku dan itu mengambil 50℅ kewarasan ku!"
"Itu berarti satu dari tangan tersebut mengambil 10 persen! sepertinya aku harus meningkatkan status ku lagi. "
"Deskripsi nya ternyata benar!"
"Sekarang tinggal kemampuan Shield manifestasi, Eh?"
Tanpa sengaja Ken mencengkram leher mahluk tersebut hingga tewas, dia masih belum terbiasa.
"Sial sepertinya aku harus mencari yang lain untuk thumbal proyek ku."
"Tapi sebelum itu sekalian meningkatkan status dahulu!"
Mengaktifkan Ponsel hitam Ken menyentuh menu karakter dan meningkatkan status nya, energi hitam sedikit kemerahan keluar dari ponsel dan masuk ke tubuh Ken.
>Nama : Kai ken.
>Umur : 25 tahun.
>Status : 100% normal.
>Kesehatan : 70 \=> 130
>Kekuatan tempur : 79 \=>130
>Mental : 30 70 \=> 130
>kemapuan : Six sense to see, Six sense to touch
__ADS_1
[Soul orb 90> 20 ]
"Kantong ku terkuras terlalu banyak, tapi ini sepadan dengan keamanan berarti tinggal nyari kelinci percobaan yaitu mahluk kayak tadi!"
[ Ding ~ Selamat kepada pemain karena telah memenuhi persyaratan update, meminta izin kepada pemain.]
"Sial bila ini update aku tidak bisa keluar!"
Ken menggeser notifikasi berulang-ulang, namun notifikasi tersebut tidak hilang dia masih terjebak dengan kata Izinkan.
Menghela nafas tidak memiliki pilihan Ken menekan izin kan, dia saat ini terlihat kesal namun tidak bisa melakukan apapun.
[ Ding ~ Update telah selesai, atas permintaan pemain pihak kami merubah aturan misi harian akan di ganti menjadi 3 hari sekali bila pemain tidak menyelesaikan akan ada hukuman.]
[ Ding ~ Untuk selanjutnya menu Rekan diganti menjadi Menu pertemanan.]
[ Ding ~ Penting menu Kontrak telah di sematkan di dalam aplikasi!]
[ Ding ~ Menu kontrak, Deskripsi bila ingin menambah jumlah anda harus memberikan beberapa barang atau kontak khusus pada target.
Penting : Menu kontrak pemain dapat meminjam fisik target kontrak sementara.]
Secara mengejutkan belum sempat berjalan notifikasi pemberitahuan update telah di selesai kan.
"Ini! update besar besaran dan itu cepat! baguslah aku tidak mau terjebak di sini terlalu lama. "
Setelah melihat notifikasi Ken berjalan menyusuri dunia aneh yang tampak familiar, berharap menemukan musuh lainnya.
Berjalan cukup lama Ken dari kejauhan menemukan sebuah cermin ukuran besar di tengah jalan namun tidak memantulkan apapun, saat ini dia penasaran berjalan ketempat cermin itu.
Sampai di depan cermin itu yang tidak memantulkan apapun, Ken menyentuh kaca cermin tersebut karena ingin memeriksa nya.
...
"Ugh, sial satu masalah selesai datang lagi!"
Ken melihat sekitar yang tidak berubah namun tata letak tempat tersebut tampak berbeda, beberapa bangunan yang seharusnya di daerah kanan menjadi kiri.
" Apa ini dunia di dalam dunia? konsep yang aneh, atau mungkin dunia yang di tumpuk?"
[ Ding ~ Pemain anda memicu tugas nightmare bintang 3 anda di harus kan menyelesaikan nya bila ingin keluar, untuk pemberitahuan berikut nya mohon menunggu!]
"Benar saja kan!"
[Ding~ Berhasil, cerita sudah dibuat menghasilkan judul Devil inside mirror
~Tugas anda melindungi survivor
~Tugas utama mencari ending setiap ending mempengaruhi cerita, tentu saja hal yang anda dapatkan juga
~Total ending yang bisa di cari good ending, bad ending, dan normal ending]
"Yak sebaiknya selesai kan saja karena sudah terlanjur!"
Dengan enggan dia hendak menyelesaikan tugas acak tersebut, Ken mulai berjalan mencari petunjuk dan mungkin dia bertarung dengan mahluk tertentu.
__ADS_1
Tidak butuh lama sesosok mahluk berwarna hitam menyerang Ken dari belakang, namun begitu hampir menyentuh nya mahluk tersebut terhenti di udara, karena Ken saat ini menggunakan Shield manifestasi.
Hm? kebetulan dapet sesuatu!"
Ken terlihat senang mendapatkan musuh yang menyerang tiba-tiba, dia memang sudah merasakan ada sesuatu namun tidak ada pergerakan apapun, jadi dia menunggu mahluk tersebut menyerang.
"Karena peningkatan aku tidak tahu seberapa kuat sekarang, jadi aku pakai kau sebagai kelinci percobaan!"
Tiba-tiba satu tangan berwarna hitam kemarahan muncul dari bawah, kemudian memegang kepala Mahluk tersebut.
"Sepertinya ini sekarang mengambil 9% untuk satu tangan, 3 kali peningkatan hanya berpengaruh sedikit! baiklah selanjutnya Shield manifestasi memakan 5% dan itu cukup lama apa mungkin 5 menit durasi? "
"Baiklah yang terakhir!"
Tubuh Ken berubah menjadi seperti asap menembus mahluk tersebut.
"Ugh! ini memakan 55% untuk sekarang! tapi terima kasih bantuannya!"
Mengeluarkan Sacrifice dagger mengeluarkan nya dari ponsel, dan langsung menusuk mahluk tersebut, itu karena Ken saat ini ingin mengakhiri misi apapun dan langsung istirahat.
"Ti- Tidak mungkin aku akan mati! sebelum mendapatkan tubuh nya, ingat mahluk bodoh kami akan datang memangsa mu dan mendapatkan tubuh nya! ingat itu!"
Setelah mengatakan hal tersebut mahluk itu menghilang begitu saja bagai debu.
[Ding~ Menampilkan judul cerita, Devil inside mirror part 1 selesai
~ Deskripsi : Seorang mahluk underworld yang berusaha masuk ke dunia manusia namun di gagal kan oleh pemain
~Menilai ending : Normal end
~Monster terbunuh : 1
~Hadiah penyelesaian :
> Soul orb 5
> Seri Jack the Ripper 1 pisau bedah]
"Dapat sedikit, tapi part 1 maksudnya apa?"
Sedang bertanya tanya sebentar sebuah cermin berbentuk kotak besar muncul dari tubuh mahluk tersebut, penasaran Ken hendak menyentuh nya.
Namun begitu di sentuh dia terhisap masuk, dia merasa familiar dengan kekonyolan tersebut.
"Sial aku terlalu ceroboh!"
...----------------...
"Tuan peri? bisakah anda muncul sekarang?"
Tampak seorang gadis kecil cantik berumur mungkin 7 tahun melihat cermin kotak berukuran besar, itu memantulkan fisik kecilnya miliki rambut putih perak panjang di ikat 2 belakang bawah, matanya berwarna merah rubby dengan kulit putih agak pucat.
Dia memakai pakaian mirip goth lolita imut atasan putih lengan pendek dengan pita hitam dan bawahan hitam panjang.
Menatap tak lama sebuah tangan muncul di ikuti kepala tubuh keluar itu seorang pria berambut hitam muncul dengan keadaan terjatuh, belum sempat merespon dia tersandung jatuh kemudian tertimpa pria itu.
"Ugh sakit? eh ini tidak sakit?"
"Uhuk! Uhuk!"
Sebuah suara batuk terdengar sangat dekat dengan nya.
"Tunggu!"
__ADS_1
Pria langsung bangun karena mendengar dan menyadari sedetik sebelum nya dia menimpa seorang gadis kecil.
Pria itu terlihat kebingungan melihat gadis itu batuk darah karena nya dia merasa khawatir terjadi sesuatu.