
"Loh? ini aneh sebelum nya dia menghilang dengan Brian apa mahluk rusuh itu kenal Brian? lalu kembali kemari dia terdiam ada apa sebenarnya?"
Ken tampak diam melihat Andreas membeku. dia tidak tahu sebenarnya Andreas diam membeku karena melihat aura milik nya yang sudah tumbuh menjadi tidak wajar.
Apa karena peningkatan? atau mungkin karena Ability nya atau karena dia pernah pergi Ke underworld? atau mungkin efek pencapaian
Man who strange? tapi yang jelas semua nya mungkin berhubungan.
'Sial... Kenapa ada mahluk supranatural berlevel superior. Dari auranya apa dia setingkat Lord?' pikir Andreas.
Tak lama Andreas mendapatkan kembali kesadaran nya setelah itu kembali melihat sekitar nya. Dia melihat semua orang yang tidak sadar kan diri kemudian mengeluarkan dari udara terbuka sebuah bola kaca berukuran segenggaman tangan dengan cairan berwarna hitam keunguan tampak tidak penuh.
'Ini juga buruk! persembahan energi pikiran nya masih kurang. Tidak bisa membuka celah gerbang Underworld untuk Lord, apa yang harus kulakukan?'
"Tidak ada pilihan!"
Andreas mengeluarkan belati kemudian menusuk dirinya, Brian tampak panik melihat temannya dia bergegas menghampiri. Dan Ken tampak terkejut 'kenapa mahluk itu bergerak tiba tiba dan bunuh diri apa dirinya tampak Menakutkan?' Pikir Ken
"Andreas! Apa yang kau!"
~Boom!
Sebuah ledekan energi dari tusukan tubuh nya keluar, Brian yang mendekat terlempar menghantam bangku penonton hingga pingsan.
Dan energi dari tusukan dada Andreas yang keluar kemudian terserap masuk ke dalam bola kaca tersebut. Bola kaca menyerap energi Jiwa Andreas hingga penuh, namun itu membuat keadaan tubuh spiritual Andreas tampak melemah.
Setelah bola itu Menyerap energi jiwa Andreas, dia menjatuhkan nya. Tak lama bola tersebut mengambang dan pecah, dari tempat pecahan tampak seperti ruang yang retak itu terlihat mirip dengan kaca retak.
Retakan tersebut meluas dan terus meluas hingga sepanjang 10 cm. Dan lama kemudian hancur membentuk lubang besar dengan energi tidak mengenakan keluar dari sana.
Ken melihat nya Khawatir akan terjadi sesuatu dia segera mengeluarkan Sacrifice Dagger. Dia juga mengarahkan pisau tersebut ke arah pergelangan tangannya, dia hendak memanggil roh di dalamnya karena dia baru teringat dalam deskripsi opsi khusus tersebut sudah terbuka.
Karena dia tahu tidak bisa melawan mahluk tersebut dengan mudah, dan juga dia tidak tahu apa nanti Anastasia akan datang membantu.
'Sial! Momentumnya cukup mengerikan. Apa akan ada mahluk bos ukuran kolosal seperti di Villa atau di Asylum hospital?' Pikir ken.
__ADS_1
Dari lubang tersebut keluar kumpulan energi berwarna biru gelap, energi tersebut turun dan membentuk sebuah wujud humanoid.
Tak lama berselang kumpulan energi yang tersisa menghilang mewujudkan fisik aslinya. Itu berwujud seorang pria berumur 30 tahun berambut hitam panjang dengan penampilan kemeja merah lengan panjang di kerah nya terdapat dasi berupa simpul tali di sana.
Setelah mahluk tersebut muncul dia membungkuk menghadap Ken yang terlihat waspada, Ken melihat itu dia menjadi bingung. 'Apa dia membungkuk kepada ku, tapi kenapa. Bukannya momentum kemunculan nya begitu kuat, lantas kenapa membungkuk?'
'Atau mungkin dia... lemah?' Pikir Ken.
"Rendahan ini menghadap ke anda yang lebih superior. Mohon belas kasih!" Ucap mahluk yang muncul tersebut.
'Eh?'
Dari kejauhan Andreas tampak terkejut dengan hal tersebut. "Kenapa Lord... Anda kenapa membukukan tubuh anda?"
"Aku sudah membuka celah underworld, bagaimana dengan janji anda yang akan membangkitkan adikku?" Tanya Andreas.
Mahluk tersebut berbalik melihat Andreas dengan tatapan sinis, dia melihat nya seperti serangga pengganggu. Tak lama Mahluk tersebut berdiri berjalan ke arah Andreas yang tampak terkejut dengan tatapan nya.
"Dasar... Budak tidak berguna!" Bentak mahluk tersebut.
Dia langsung berbalik melihat Ken telah menggunakan Ghost hand manifestasi nya guna mencegah serangan tersebut membunuh Andreas.
Tidak lama melakukan itu sebuah kumpulan energi lain muncul, tapi kali ini dia muncul dari bayangan Ken. Energi tersebut membentuk sebuah wujud yang di kenali nya.
"Lama tak bertemu sang tampa wujud!" Ucap mahluk yang muncul dari bayangan Ken.
Mendengar suara tersebut Ken semakin yakin dia mengenal mahluk yang tiba-tiba muncul dari bayangan nya. "Mirror Devil? Kenapa kau disini bukan kah aku menyuruh mu tidak keluar Underworld! Kau ingin mati?" Tanya Ken.
"Maaf kelancangan ku Tuan! tolong maafkan rendahan ini... Rendahan ini keluar karena merasakan aura teman lama di dekat tuan. Mungkin Rendahan ini bisa sedikit berbincang untuk menyelesaikan kesalahpahaman." Jawab Mirror Devil, dia juga menaruh tangan kanan nya di bawah dada tampak seperti Butler meminta maaf dengan kesalahan nya.
"Baiklah. Aku maaf kan, jangan kau ulangi lagi!" Ucap Ken.
"Terimakasih tuan!"
'Sial! sangat memalukan menggunakan perkataan ini. Memang nya aku seorang bangsawan atau orang kaya yang memiliki banyak pelayan. Haaa... Andai aku Rain mungkin dia biasa menghadapi situasi ini' Pikir Ken.
__ADS_1
"Mirror devil Ada apa kemari. Kau juga memanggilnya tuan! apa kau kenal mahluk superior ini? dan sepertinya kekuatan mu bertambah lebih kuat dari pada saat menyerap Seribu wujud?" Tanya Sang perampas.
"Tentu aku mengenalnya. Dia adalah Sang primordial Chaos, dan beliau telah kembali. Hanya menunggu waktu agar dia duduk di tahta Ketakutan nya!"
...
Ken melihat 2 mahluk underworld tersebut dengan bingung dia tidak paham apa yang meraka bicarakan, itu karena keduanya menggunakan bahasa asli Underworld yang memakai bahasa kuno.
Namun dia melihat Andreas tampak terkejut mendengar pembicaraan mereka, nampaknya Andreas paham perkataan kedua mahluk tersebut. Itu karena dia adalah pelayan Sang perampas salah satu dari 10 the Rule authority of Underworld.
Tak berselang berbincang kedua mahluk underworld tersebut membungkuk hendak berpamitan, namun sebelum benar-benar pergi Andreas mencoba menghalangi. "Lord... Bagaimana dengan janji mu?"
"Dasar sampah tak berguna! mencoba menghalangi ku? Lebih baik kau ma-"
"Tunggu!" Kata Ken menghentikan nya.
"Tuan ada apa?" Tanya Tampa wujud.
"Apa yang di maksud dengan janji. Coba jelaskan aku ingin mendengar!" Tegas Ken.
Tampa wujud menjelaskan apa yang di janji kan oleh nya kepada Andreas. Dia berjanji kalau Andreas menjadi budaknya dan membuka celah Underworld dari dunia manusia dia akan membangkitkan Adik nya yang tiada, namun suatu alasan Sang perampas tidak memenuhi janji nya.
Itu di sebabkan Andreas saat membuka celah Underworld harus mengorbankan beberapa orang, namum dia tidak melakukan hal tersebut karena kekurangan energi Pikiran dia secara paksa membuka nya. Itu menyebabkan Sang perampas kehilangan beberapa energi nya secara permanen.
"Jadi begitu aku paham. Baiklah kembalikan adiknya, apa kau keberatan?" Tanya Ken.
"Bila itu keinginan Tuan, rendahan ini akan tidak akan keberatan!" Ucap Sang perampas.
Sang perampas melambaikan tangan nya. Itu muncul bola jiwa berwarna biru pucat, secara perlahan membentuk wujud. Tak lama itu membentuk fisik wanita 14 tahun dan itu adalah martha adik kesayangan Andreas.
Gadis berkulit pucat berambut kuning jahe dia memakai baju terusan berwarna merah secara perlahan membuka matanya. Dia membuka mata nya tampak bingung dengan keadaan sekitar, Martha melihat banyak orang tidak sadarkan diri. Dia juga melihat 1 mahluk hitam, 2 orang yang tidak di kenal dan Kakaknya dengan penampilan cukup seram.
''Martha? kau kah itu!'' Tanya Andreas.
"Kakak! Ini apa yang terjadi, ada apa dengan penampilan mu? itu terlihat seram dan bukan kah aku sudah mati?" ucap Martha dengan bingung.
__ADS_1