Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
19. Anastasia the lonely girl l


__ADS_3

Sebuah gudang gelap dengan 1 lampu minyak di atas meja sebagai penerangan memperlihatkan beberapa kotak kayu tersusun di sebelah nya ada lemari kayu di depan, serta terdapat tikar yang terbuat dari tumpukan jerami dengan seorang gadis tertidur di atas nya.


Tak lama muncul sebuah cahaya di lantai dengan tikar jerami dan gadis tertidur dia atasnya, cahaya tersebut berwarna merah menyala membentuk lingkaran pemanggil yang sama dengan yang ada di kamar tua Ken.


Setelah cahaya meredup gadis yang tertidur di atasnya terbangun, menggerakkan sedikit demi sedikit membuka kelopak matanya.


Seorang gadis berambut hitam panjang yang indah menawan, dengan pakaian dress putih bangun membuka mata melihat pemandangan sekitar dia merasa aneh dengan yang di lihat.


"Ini dimana?" Ucap gadis itu dengan suara manis.


"Tunggu kenapa suara ku jadi imut dan meninggi begini?"


"Ini tidak benar apa yang terjadi?"


~Bangun.


Gadis itu berkeliling sekitar untuk menemukan sesuatu untuk melihat dirinya, dia menemukan sebuah wadah kendi air, langsung menggunakan untuk bercermin. Gadis itu terkejut dengan apa yang dilihat nya merasa tidak percaya.


"Ke - kenapa aku jadi gadis!"


Itu adalah Ken yang menggunakan tubuh seorang gadis untuk menampung jiwa dan pikiran nya saat ini.


"Sial kenapa bisa jadi begini sih! ini kacau!"


Melihat kearah kotak kayu Ken melayangkan tinju nya memukul kotak kayu tersebut, namun itu membuat tangannya terluka.


~Boom.


"Aw! ini sakit!"


"Ini benar benar kacau fisik ku jadi lemah untuk melewati level nightmare 4 ditambah sepertinya tubuh ini tidak memiliki apa pun selain parasnya yang begitu cantik!"


"Yang lebih buruk lagi sepertinya ponsel hitam tidak terbawa bersama ini benar-benar kondisi buruk!"


[ Ding ~ Pemain berhasil memindahkan pikiran dan jiwa ke lokasi misi]


"Huh, dimana suara notifikasi itu?"


[ Ding ~Karena kondisi khusus pemain, pihak kami meminta izin menggunakan mode tampa kabel]


"Baiklah izin di berikan.. Tunggu untuk apa?"


[ Ding ~ Mode tampa kabel adalah suatu kondisi bila pemain dan aplikasi ponsel berada jauh atau kondisi khusus]


"Baik lah izinkan!"


[ Ding ~ Izin di berikan menampilkan informasi saat ini, pemain sedang berada di dalam dunia simulasi milik Anastasia, menggunakan avatar berwujud Anastasia]


Ken terkejut dengan muncul layar hologram berwarna merah di depan nya entah dari mana.


[ Ding ~ Menampilkan informasi status


Nama : Anastasia liner ilya

__ADS_1


Umur : 15 tahun


status : normal


kesehatan : 3


Combat power : 3


Mental : 5


Deskripsi : avatar yang di masuki oleh pemain untuk menyelesaikan misi]


"Sial itu lemah banget, dan apa apaan deskripsi itu?"


"Tapi tunggu bukankah hantu Anastasia poem begitu kuat kenapa wujud manusia nya dulu lemah? ini aneh!"


"Tapi yah lupakan hanya bertahan 6 jam saja di dunia simulasi ini, seharusnya tidak sulit!"


[ Ding ~ Pihak kami meminta maaf atas kekeliruan anda dan belum memberitahu hal penting, waktu di dunia simulasi dan nyata berbeda 1:24 jam, dengan kata lain 1 hari di sini 1 jam di dunia nyata. Sekali lagi pihak kami meminta maaf kepada pemain, dan selamat bersenang senang]


Dengan kesal marah Ken mencaci aplikasi dengan cukup sarkas.


"Benar benar aplikasi kampret, apa pihak mereka tidak bisa melonggarkan kesulitan pemain?"


~Menghela.


"Percuma aku marah sebaiknya cari informasi duku!"


Ken melihat sekitar untuk mencari petunjuk tentang misinya sedikit berjalan di area gudang kecil dia menemukan sebuah diary dengan 1 lembar halaman di dalamnya. Menemukan 1 petunjuk Ken memutuskan macari kembali di area gudang sekali lagi agar tidak ketinggalan hal penting yang mungkin ada.


...


Merasa tidak akan menemukan apa pun lagi Ken berjalan menuju arah pintu keluar gudang gelap itu.


~Craak.


"Terkunci? sepertinya ini kuncinya dan juga bertahan selama 6 hari kayaknya bukan masalah!"


Ken berkata seperti itu karena sejauh yang dia cari di gudang tidak menemukan tanda musuh atau pun monster yang menyerang nya.


~Membuka.


Pintu yang terkunci kini terbuka, tepat saat Ken keluar menginjakan kaki di luar pintu sebuah suara memanggil nama nya berulang kali.


~Anastasia


~Anastasia.


Menengok Ken dengan pucat melihat mahluk bungkuk dengan tentakel di belakang nya dari yang terlihat itu sepertinya wanita, Ken memutuskan langsung berlari karena dia tahu fisik nya saat ini lemah.


"Sial! aku tarik kata kataku aplikasi terkutuk ini tidak melepaskan ku dengan mudah nya!"


Ken langsung berlari menyusuri lorong menuju keluar daerah gudang yang tiba-tiba berubah menjadi labirin loop.

__ADS_1


setelah berlari cukup lama entah Kenapa jalan nya tetap sama tidak ada tanda apapun yang berbeda Ken beransumsi ada yang aneh.


"Sial apa apaan ini! kenapa jalan nya tetap sama apakah ini yang di namakan loop saat dikejar monster di game horor?"


....


Ken terus berlari dengan monster tersebut di belakang nya, hingga menemukan sebuah pintu yang terlihat sedikit terbuka, melihat hal itu dia mendobrak dengan tubuh gadisnya yang lemah tetapi cukup untuk itu.


~Boom.


Hal tersebut membuat nya terjatuh saat pintu nya terbuka, dan Ken bangkit dengan cepat menutup pintu tersebut kemudian mencoba mengunci nya dengan kunci yang sebelumnya membuka kunci gudang.


~Boom.


Monster itu mendobrak pintu tersebut 1 kali kemudian menghilang, tampa suara.


"Sial... sekali baru... mulai sudah bertemu yang... begitu menyusahkan!" Ucap Ken yang kehabisan nafas mencoba mengembalikan nya secara perlahan.


~Huff.


Ken merasakan lututnya agak perih saat melihat lututnya terluka lecet akibat yang tadi di lakukan nya, saat mendobrak pintu dan terjatuh.


"Ditambah fisik nya yang lemah sepertinya mustahil bertahan 1 hari apalagi mencari lembar diary nya!"


~Menghela.


Sebuah panel muncul di depan Ken secara tiba-tiba memberitahu informasi lain.


[Ding~ deskripsi : Kakak tiri pertama


Ras : hantu


Hobi : menyiksa Anastasia


kemampuan spiritual : tubuh kuat ]


"Apa tadi itu monster? sepertinya aku harus mencari cara menghabisi nya nanti."


Saat Ken berjalan dia menemukan 1 lembar kertas di jalan nya, penasaran dia mengambil nya, saat baru menyentuh kertas itu berubah menjadi cahaya memasuki diary yang di bawa Ken dari tadi.


Ken penasaran melihat catatan tersebut hendak membacanya.


> Diary pertama halaman 1


Ini pertama kali ku menulis, entah kenapa ingin tetapi kuharap bisa terus menulis diary ini.


> Diary kedua halaman 2


Kakak tiri tiba tiba memukuli ku tampa alasan dengan cambuk, dia berkata itu menyenangkan? apa yang salah dengan nya.


Dengan sedih setelah membaca nya Ken berkata : "Ternyata ini curhatan seorang gadis tampa teman, ternyata hidup mu begitu suram walaupun aku baru membaca halaman ke dua!"


"Seharusnya ada banyak diary yang dapat di temukan di sekitar, sebaiknya aku harus cepat mencari sebelum ada mahluk menyusahkan lagi!"

__ADS_1


Ken berjalan tampa arah di mansion besar tampa arah yang pasti, melihat sekitar untuk mencari kertas diary yang mungkin ada di sekitar, membuka 1 demi satu lemari di sekitar jalan berharap mungkin ada salah satu nya atau alat yang bisa di gunakan nantinya.


__ADS_2