Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
15. Update


__ADS_3

Membuka pintu Ken tiba di ruang base nya, yaitu rumah nya dalam versi mengerikan dalam alam netter.


~Bruk


Ken duduk di lantai sembari menjatuhkan kantung emasnya, dia bersantai sejenak melepas lelah karena menjalankan 2 misi merepotkan.


tak berselang lama sebuah nada terdengar dari ponsel hitam memberi tahu sesuatu.


[ Ding ~Selamat kepada pemain resmi sudah menyelesaikan tugas]


[ Ding ~ Memuat cerita, sebuah tambang batu bara menyimpan banyak misteri belum terungkap sampai sekarang dan masih menjadi tanda tanya besar]


[ Ding ~ Monster yang di bunuh : 2]


[ Ding ~ Survivor yang di selamat kan : 3]


[ Ding ~ Penilaian yang di dapat berdasarkan yang dilakukan pemain anda mendapatkan bad ending, dikarenakan masih banyak teka teki yang belum di selesai kan pemain]


[ Ding ~ Mendapatkan hadiah:


> 5 soul orb


> 1 surat puisi anastasia]


Ken melihat pemberian tauhan itu sangat terkejut. "Wah sangat sedikit hadiah nya, padahal kan horor nya lebih tinggi dari killer street! apa mungkin endingnya mempengaruhi hadiah yang di dapat? lalu apa maksudnya surat puisi!"


~Menghela


"Walaupun musuhnya lemah, namun harus mencari tahu sumber permasalahan di labirin begitu memusingkan!"


"Itu sesuai dengan tingkat kesulitan nya ya."


"Yah itu tak apa yang penting aku dapat beberapa emas!"


Ken senang dengan emas yang di dapatkan nya, setelah itu membuka kotak peraga melihat hadiah misi villa terbengkalai nya dia masih penasaran namun tidak sempat melihat nya.


Membuka kotak peraga ken melihat apa yang di dapat sebelum nya dan saat ini.


[ Ding ~ Kotak peraga:


> 1 benih Demorin tipe alfa


> 1 bungkus tanah dunia bawah


> 1 hell raven


> 1 topeng berbentuk gagak


> 1 sacricife degger


> 1 surat puisi anastasia new]


Melihat nya Ken menekan penjelasan untuk melihat fungsi alat tersebut.

__ADS_1


[ Ding ~ kotak peraga:


>1 Benih Demorin tipe alfa deskripsi : Sebuah benih tanaman tingkat tinggi yang memerintah tanaman humanoid dari dunia bawah untuk menumbuhkan nya membutuhkan tanah dunia bawah (tanah tersedia di toko)


Klasifikasi: Tanaman yang harus di tanam untuk tumbuh


> Hell raven deskripsi : Sebuah gagak pintar dari dunia bawah beri makan ulat darah untuk tumbuh


Klasifikasi : Hewan sekali keluar dari kotak peraga tidak bisa di simpan kembali {makanan tersedia di toko}


> Anastasia poem deskripsi : Baca dengan keras hal buruk dalam hidupmu akan datang mendatangi mu


Klasifikasi : Surat, karena anda mendapatkan tulisan aslinya maka dia akan datang sendiri]


"Oh begitu dari semua penjelasan hanya akhirnya yang sama, aplikasi ini tahu cara mengorek habis dompet ku!"


"Tetapi Anastasia poem dari penjelasan pernah dengar, terus apa hubungannya dengan pertambangan?"


"Yah biarlah... Akan ku tanya Riwan dia pernah membicarakan itu deh, sebelum itu aku keluar dari base dahulu di sini tidak ada signal dan juga ponsel ku tertinggal di sana, ditambah walaupun aku memiliki ponsel dengan internet bagus bila aku menggunakan di sini hasilnya nihil"


Ken bangun dari lantai tempat duduk nya bergegas mencari memotret pintu di dekatnya yang nanti akan membawa dia keluar, memotret pintu menjadi sedikit retak membuka pintu dan masuk menjadi hal yang sering dilakukan Ken.


Setelah sampai di rumah versi realita nya Ken mencari ponsel milik nya, sempat saat mencari dia melihat jendela yang sudah gelap dan jam menunjukkan pukul 0.00 dia sudah sangat lama di alam netter.


Tak lama setelah melihat jam nada ponsel yang familiar berdering.


Kring... Kring... Kring...


Melihat sejenak dia melihat banyak pangilan masuk dari bos dan temannya.


Waktu bersamaan Ken melihat ponselnya nada notifikasi lain yang berbeda dari ponsel hitam berbunyi.


Mendengar nada itu Ken segera melihat nya.


[ Ding ~ Pemberitahuan penting pukul 03.00 akan di lakukan update besar besaran untuk memperbaiki masalah bug dan untuk para pemain baru hal yang di perbaiki :


> Masalah pembuatan cerita yang lambat


> Masalah misi yang telat di dapat


> Peresmian pemain baru ]


[ Ding ~ Pemberitahuan penting saat update aplikasi sementara di bekukan misi harian kotak peraga dan shop tidak akan bisa di akses, disarankan mengeluarkan beberapa item yang di inginkan terlebih dahulu]


~Menghela


"Aku memang sudah merasa ada yang salah dengan notifikasi misi dan pembuatan cerita yang lama, ternyata itu benar!"


Ken melihat jam di dinding nya melihat waktu masih menunjukkan pukul 0.15 dia berfikir itu berarti 3 jam lagi sebelum update.


Setelah melihat jam Ken melanjutkan apa yang ingin di lakukan di awal, bertanya pada Riwan tentang anastasia poem, membuka layar kunci ponselnya Ken masuk chat pribadi nya dengan Riwan.


Madscientist: Hei, apa kau sedang tidur? aku ingin bertanya sesuatu.

__ADS_1


Setelah menunggu 1 menit.


Nameless: Ya aku tidur memang ada apa? dan juga kemana kau setelah pulang dari villa bos menanyakan mu kau tau! dan juga dia menelpon mu tetapi tidak ada jawaban


Madscientist : Aku minta maaf ponsel ku rusak dan baru di perbaiki


Nameless ; bukan kah kau punya ponsel hitam yang digunakan saat di mobil?


Madscientist : Itu berbeda dan hanya khusus game itu saja!


Nameless : Baiklah besok kau harus masuk dan jelas kan semuanya pada bos.


Tidak mungkin Ken memberi tahu tentang hal yang di lalui nya pada teman nya, dia berbohong agar teman nya tidak terlibat


Nameless : lalu apa ada yang ingin kau tanya?


Madscientist : Apa kau punya informasi anastasia poem?


Nameless : Oh itu, sepertinya aku punya tolong tunggu akan ku cari.


Ken bertanya kepada Riwan karena dia memang memiliki banyak info tentang hal berbau misteri dan horor, dia tidak bisa menemukan data tentang hal itu di internet karena entah kenapa sudah sejak 10 tahun yang lalu informasi tentang itu kebanyakan di blokir.


...


Sembari Ken menunggu jawaban dari Riwan dia ke gudang mencari pot tanaman dan sangkar burung mungkin itu ada disana.


"Hmm, setahu ku saat mencari bensin itu ada, tetapi dimana?"


Setelah mencari sekitar 2 menit di gudang dia menemukan apa yang di cari. Sebuah pot tanaman yang agak kecil milik ibunya yang memang penyuka tanaman.


Tak berselang lama ponsel di kantung nya berdering notifikasi masuk.


~Kring... Kring


"Ini dia ketemu! untuk sangkar sebaiknya pakai kardus untuk sementara eh?"


Ken terkejut dengan suara tiba-tiba.


Menyadari nya dia merogoh kantung membuka layar kunci melihat dan melihat nya.


itu adalah informasi yang di berikan dari Riwan tentang anastasia poem.


Nameless mengirimkan berkas 10Mb.


Nameless : Ken ini informasi yang kau mau, sudah ya aku ingin tidur sudah lelah.


Madscientist : iya terimakasih!


Dengan wajah senang dan bangga Ken berkata, "Seperti yang diharapkan dari Riwan"


Ken berjalan menuju ruang tidur nya untuk secara nyaman membaca dokomen yang di berikan oleh Riwan.


Sesampainya dikamar Ken membuka data itu di ponsel nya dia mendapatkan cukup banyak informasi tentang hal tersebut tersusun rapi dari kejanggalan, korban dan peristiwa lain yang berhubungan.

__ADS_1


__ADS_2