
Di dalam goa yang sangat gelap hanya penerangan senter yang menjadi cahaya namun itu terlihat memudar di telan kegelapan. Terlihat 2 pemuda berlari dikejar sosok mahluk membawa pixe axe yang mungkin akan membunuh mereka.
Mereka hanya bisa berlari sekuat tenaga karena kelemahan mereka tidak mampu melawan mahluk itu.
Saat sedang berlari pria berkaca yang lari dengan Alex, pria itu bernama Dean berkata: "Hei... Alex sampai kapan kita harus terus berlari!"
Alex melihat Dean dia tahu fisik nya cukup lemah untuk orang yang memiliki kemampuan spiritual menjawab pertanyaan Dean: "Aku.... tidak tahu mungkin selama kita sudah menemukan tempat sembunyi atau mahluk itu jauh tertinggal!"
"Tapi Alex mahluk sudah jauh tertinggal, apa kita tetap terus berlari?"
~Tcih.
Alex mendecakan lidah melihat kearah Dean yang telihat kacau kelelahan berlari berkata: " Kenapa... tidak beritahu dari awal? kau sudah terlihat kacau begitu!"
~Hehehe
Dean tertawa sedikit melihat temannya khawatir berfikir ingin mengejeknya karena suasana tegang ini membuat Alex tidak terlihat baik.
"Kau khawatir dengan ku? "
Dengan tegas Dean menjawab ledekan Dean, "Tentu saja iya! fisik mu itu yang terendah di bawah saat penilaian peringkat! kau tahu?"
"Baik maaf jangan marah lagi!"
~Haa
"Sudah lah ayo cari jalan untuk menemukan kapten!"
Mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan menyusuri goa hingga tanpa diduga Alex melihat seorang pria bertumbuh gemuk rambut pendek sedang meringkuk ketakutan.
Merasa ada yang salah mereka menyiapkan senjata mereka bila di perlukan, Alex dan Dean menodong kan pistol mereka berkata: "Hei... kau siapa jawab! bila tidak akan ku tembak!"
Pria meringkuk itu menyadari sebuah suara langsung mengangkat kepala nya menoleh kearah kedua orang itu berkata: "Apa... manusia sudah lama tidak melihat!"
Dean melihat nya dengan teliti wajah pria gemuk itu dia tampak berfikir mengenalinya, dengan waktu yang singkat dia memutuskan membuat pertaruhan tetang identitas nya.
Tunggu!
"Apa kau direktur pertambangan David muler? bukan kah kau di beritakan menghilang!"
Alex dengan wajah terkejut menatap ke arah Dean berkata: "Apa... kau yakin Dean dia bukan zombi kan?"
"Tentu aku yakin dan juga dia tidak mempunyai respon spiritual bukan!"
Alex dan Dean menurun kan senjata mereka membungkuk melihat sepertinya kaki pria gemuk itu terluka, segera Alex mengambil sebuah suntikan berwarna merah, kemudian menyuntikkan nya pada tubuh pria itu.
__ADS_1
Ouch
"Apa itu!"
Dean menjelaskan apa yang yang tadi di lakukan Alex dia menjelaskan tentang suntikan itu berisi cairan regenarsi yang terbuat dari darah demorin yang sudah diproses, itu bisa membantu mempercepat regenerasi tubuh yang rusak secara perlahan.
Alex bertanya pada pria gemuk itu: "kenapa bisa ada di sini bukan kah ini berbahaya?"
Pria gemuk itu menjelaskan situasi nya berkata: Sebelum nya memang aku menghilang itu karena aku diculik sekelompok orang aneh memakai topeng, akan tetapi aku berhasil lolos dan aku bersembunyi... !
~Groaaa
Belum sempat menyelesaikan penjelasan nya sesok suara mengerikan menjerit seakan melodi di ambang kematian, suara nya begitu keras hingga menggema di dalam goa.
Alex dan Dean terlihat kaget membopong pria gemuk itu dan langsung pergi, mereka berdua merasakan ada yang salah dengan teriakan itu bukan karena jeritan menakuti mangsa, tetapi jeritan sakit yang menuju ajal.
Pria itu tampak bingung berkata: "Ada apa? kenapa berlari! "
Alex menjawab : "Maaf Pak direktur, aku merasa ada yang salah dengan teriakan itu sebaiknya kita cari tempat sembunyi!"
"Oh, kalau tempat sembunyi aku tahu tempat yang bagus, ikuti petunjuk ku aku kenal dengan goa ku!"
Alex dan Dean mengikuti arahan tempat yang di maksud Direktur David muler itu, mereka berjalan sambil memapah orang yang terluka.
....
Alex dan Dean merasa tidak enak, dan ada yang janggal dengan David, mengarahkan senter nya kebawah dia melihat beberapa coretan terbuat dari darah membentuk portalit, akan tetapi mereka menahan diri agar tidak gegabah.
Mereka meletakkan David bersandar di sebuah tembok di belakangnya yang, mundur selangkah demi selangkah mencapai 4 langkah, Alex dan Dean segera menyiapkan pistol nya sekali lagi menodong kan kearah David.
David terkejut takut, gemetar melihat perubahan sikap 2 anak muda itu berkata: "Apa, kenapa kalian menodong senjata ke pada ku!"
Dengan cepat Alex menjawab: "Dasar serigala gemuk, jangan berpura-pura lagi!"
Pria gemuk itu menatap menatap ke arah Alex dengan wajahnya memucat matanya menghijau. Alex dan Dean tidak terkejut, karena dia sudah menduga nya ada yang salah dengan David, tidak mungkin seorang tampa kemampuan supranatural masuk di dalam alam netter dan tahu jalan tampa menggunakan peta.
~Hahaha.
David bangun dari tempat duduknya tertawa seperti seorang psikopat yang mendapat mangsa, bila orang biasa itu mungkin akan ketakutan tetapi mereka berdua cukup terlatih dengan hal abnormal ini.
"Sejak kapan kalian tahu?"
Mendengar pertanyaan David, Alex menjawab: "Sejak kau memberi tahu jalan, dan juga mana mungkin ada manusia bertahan lama di alam netter yang penuh kegilaan dan hal abnormal lainnya, bila kau bukan salah satu nya lalu apa?"
"Oh! begitu tetapi seperti nya temanmu terlihat tidak tahu."
__ADS_1
"Temanku ini memang agak bodoh dengan membaca keadaan sekitar!"
Mendengar pernyataan yang cukup menusuk Dean berkata: "Bukan kah itu kejam Alex?"
"Maaf"
Baiklah saatnya menggunakan tubuh kalian sebagai korban selanjutnya nya, ucap David dengan senyum robek wajahnya.
~Swiss.
"Argg"
Dengan cepat David bergerak menyerang Dean menggunakan cakar tajam nya menyebabkan luka parah. Hingga terjatuh mengeluh kesakitan
Alex terkejut melihat temannya Dean terluka parah bagian dadanya.
''Dasar sialan! matilah!"
Dengan marah Alex menembakkan semua pelurunya kearah David, membuat nya mundur dan Alex langsung mendekati Dean yang terluka. Memberikan suntik kan Darah Demorin untuk pemulihan nya, namun luka itu menghitam dan tidak sembuh.
"Apa... bagaimana mungkin tidak bisa!"
~Hahaha.
"Luka yang ku buat akan membuat nya terinfeksi dan menjadi gila," ucap David dengan senyum mengerikan.
"Jadi percuma obat mu tidak akan bisa menyembuhkan nya, jadi sekarang giliran mu nak!"
"Bagaimana mungkin bukan kah sebelum nya kau cuma manusia biasa!"
Mendengar perkataan Alex, David menurunkan cakarnya dia mulai merasa sombong bisa dengan mudah menghabisi nyawa orang, dia tidak keberatan memberi tahu sumber kekuatan nya, dan juga berfikir mereka akan mati jadi rahasia ku tidak akan terbongkar.
"Oh... kau bertanya soal itu ya, memang awalnya aku orang bisa, namun ada seseorang memakai topeng mereka menculik ku!"
"Apa tujuan nya?"
"Aku tidak tahu namun mereka menawarkan ku kekuatan ini, aku tertarik dan menerima nya, juga cara membuat kemampuan ini semakin kuat cuma butuh tumbal hidup tetapi darah dan daging manusia lebih bagus efeknya dari yang pernah ku tumbal kan!"
"Lalu apa maksud mu semua pekerja mu kau korbankan? dasar biadab!"
"Toh... mereka sudah menandatangani surat hutang perjanjian hidup mati tidak ada bedanya bila mereka mati!"
Dengan marah kesal Alex mencacinya berkata "Benar benar mahluk biadab!"
~Hahaha
__ADS_1
Tawa besar bergema di ruangan gelap dan sunyi, dimana 2 orang menunggu ajal mereka tetapi apa mungkin?