
Ken melihat mahluk underworld tersebut dia merasa pernah bertemu dengan nya, dari aura serta hawa keberadaan nya benar-benar tidak di ragukan Ken merasa Familiar.
Dia bertanya-tanya pada pikiran apa pernah melihat pernah melihat mahluk tersebut. Berpikir sambil menatap agak lama akhirnya dia ingat itu adalah Devil mirror karena wujud nya saat ini mengecil Ken sedikit sulit membedakan, tetapi walaupun begitu aura serta hawa keberadaan suatu mahluk tidak pernah berubah.
"Eh? ternyata kau di sini?"
Begitu Ken angkat bicara Devil mirror gemetar ketakutan. Dia saat ini sangat tidak mengerti apa maksud dari perkataan Ken tetapi dari apa yang dikatakan, Ken mengenali Devil mirror tetapi dirinya tidak mengetahui ada mahluk Underworld dengan aura kekacauan murni yang berada di depan nya.
Ketakutan yang berasal dari ketidaktahuan itu apa yang menjabarkan perasaan nya saat ini, Devil mirror yang terlihat gemetar sebenernya menjerit dalam pikiran dia saat ini sangat ingin kabur.
Hingga terus menerus mencoba akhirnya dia berhasil menggerakkan kakinya yang gemetar, di titik itu dia mengambil langkah kabur secepatnya.
"Ini gila! benar benar gila! walaupun aku mahluk yang berasal dari kegilaan tetapi mahluk itu murni perwujudan kekacauan yang bermanifestasi menjadi kegilaan itu sendiri! Seakan dia adalah Primordial Chaos yang melegenda di Underworld!"
Ken melihat Devil mirror kabur dia sadar kalo membiarkan nya mungkin akan muncul dan membuat masalah dengan Rose, tampa pikir panjang dia hendak mengejar nya.
Namun saat Ken mulai mengejarnya tanaman di dekat nya yang bernama Qliphia bergerak memanjang kan tubuh nya, dia langsung mengejar dengan cepat Devil mirror.
Devil mirror yang senang dia sudah jauh dari teritori wilayah Qliphia tidak sadar bahwa tanaman tersebut sudah tepat di belakang nya, Qliphia membuka kelopak bunga yang bergigi tajam dengan tentakel berliur hendak memakan Devil mirror yang tidak tahu bahwa hidup nya sudah berakhir.
"Hahaha! akhirnya bebas!" Ucap Devil mirror.
~Makan!
Begitu Devil mirror mengatakan itu dia di makan di kunyah dan telan hidup hidup. Tak lama Ken berhasil mengejar Qliphia dia mencari ke sekitar kemana Devil mirror.
[ Ding ~ Misi telah selesai memuat cerita dan hadiah!]
[ Menampilkan judul cerita,
~ Deskripsi : Devil mirror yang kalah dalam pertempuran kabur ke Underworld, namun kematian nya masih mengejar secara tidak beruntung bertemu mahluk yang akan membunuhnya
~Menilai ending : Good end
~Monster terbunuh : 1 mahluk Acient
~Hadiah penyelesaian :
__ADS_1
> poin roh 150
> Seri terakhir Jack the Ripper knife
> fragmen memory ]
[ Ding ~ Selamat kepada pemain mendapatkan pencapaian membunuh salah satu Authority of Rule Underworld mendapatkan pencapaian Demon slayer ]
[ Ding ~Karena pemain membuka pencapaian Devil slayer anda mendapatkan cairan pengembang!]
Ken mendengar notifikasi dari ponsel saat sampai tujuan nya mengejar Qliphia dan Devil mirror dia segera membuka ponsel, setelah melihat nya Ken tampak terkejut dengan apa yang di dapat sebuah notifikasi beruntun tentang penyelesaian tugas. Namun bukan itu saja dia mendapatkan apa yang di inginkan Poin roh untuk membeli beberapa produk ponsel.
Tampa pikir panjang dia langsung membeli 1 Sanity pill terlebih dahulu, karena efek kegilaan masih ada karena metode pernafasan yoga hanya sedikit meringankan efeknya saja.
Huft... Akhirnya kepala ku lebih jernih! tapi kenapa di selesaikan? Hm kau makan apa?"
Mendengar suara sesuatu di kunyah Ken melihat Qliphia menguyah Devil mirror, dia paham kenapa tugas nya bisa selesai dan kenapa Devil mirror tidak terlihat walaupun tahu dia berada di sekitar karena memang aura nya terasa tidak jauh.
"Kalau tidak salah aku mendapatkan Cairan pengembang karena pencapaian, kemampuan apa yang kudapat nanti?"
"Lalu Fragmen? unt-"
"Uhuk.. uhuk blegh!"
Belum sempat berkata dan Belum sempat Ken hendak berjalan menuju rumah karena Devil mirror telah dikalahkan oleh, dia mendengar suara batuk di dekatnya. Saat melihat asal suara tersebut dia melihat Qliphia batuk dan mengeluarkan sebuah permata berwarna merah.
Karena saat itu Qliphia mengikuti Ken berjalan bersama menuju rumah, dia bisa langsung tahu dan melihat Qliphia yang memuntahkan Permata berwarna merah.
Ken terlihat penasaran dengan apa yang di muntahkan dia langsung memungut nya, ingin tahu apa itu permata asli dan apa bisa dijual.
"Ini!"
Belum sempat ingin berkata energi milik nya yang berwarna merah gelap terserap masuk ke dalam permata yang di pegang nya, hal itu membuat kepala nya terasa pusing dan mulai mendengar bisikan seperti saat dia hampir kehabisan kewarasan.
Mengetahui kewarasan nya juga di serap oleh permata aneh tersebut, Ken langsung menjatuhkan nya karena mungkin dia bisa kehabisan kewarasan bila tetap memegang permata tersebut.
"Ugh.. ku kira permata yang bisa di jual ternyata permata ini juga monster pemakan kewarasan ku Dasar sialan!"
__ADS_1
Mengangkat kakinya dia hendak menghancurkan permata tersebut dengan menginjak, tetapi sebelum melakukan itu permata menjauh dari sana.
"Eh? permata nya bergerak?" Ucap Ken terkejut saat mengangkat kakinya.
Setelah Sedikit menjauh dari Ken permata tersebut melayang mengeluarkan energi merah gelap membentuk sebuah tubuh seperti manusia, melihat itu Ken bersikap waspada dia menyiapkan Sacrifice Dagger dari ponsel.
Tak berselang energi yang membentuk tubuh nya berkurang memperlihatkan wujud nya yang seperti pria paruh baya berjanggut memakai baju Butler.
"Terima kasih tuan karena telah membangkitkan ku lagi! bukan hanya itu setengah kekuatan yang tersegel sudah terbuka!" Ucap permata tersebut yang telah menjadi manusia.
"Eh? kau Devil mirror?" Ucap Ken.
"Benar. Aku Devil mirror mulai saat ini aku akan melayani mu sebagai tuan ku!"
Ken terkejut dan bingung mau berkata apa dengan keadaan nya, karena musuh nya telah menjadi berjanji akan melayani nya.
"Tapi kenapa kau mau melayani ku sebagai tuan mu? bukanya aku, tidak maksudnya bawahan ku Qliphia telah memakan mu?" Tanya Ken.
"Karena anda adalah mahluk yang lebih superior dari ku wujud mu seperti primordial Chaos yang pernah menghilang ratusan tahun lalu. Aku akhirnya menyadari hal tersebut saat berubah menjadi permata dan engkau bangkit kan." Jawab Devil mirror.
Ken tampak berpikir karena bila dia menerima Devil mirror sebagai bawahan nya mungkin bila bertemu mahluk Nightmare bintang 6 bisa di kalahkan dengan mudah. Mengingat sangat sulit melawan Devil mirror sebelum nya.
"Baiklah bila ingin melayani ku sebagai tuan kau harus menuruti perintah, jangan keluar underworld tampa izin!" Ucap Ken.
"Di mengerti!" Kata Devil mirror.
"Dan aku tak bisa menggaji mu. Apa kau yakin?" Tanya Ken Sekali lagi.
"Berada di bawah bayangan mu sudah lebih dari cukup untuk rendahan ini!" Jawab Mirror devil yang masih kukuh.
"Baiklah... Aku Terima kau di bawah bayangan ku. Tapi ingat perkataan ku jangan keluar Underworld!"
Devil mirror mengangguk dan memberikan hormat nya seperti seorang Butler pada Ken, menunjukkan loyalitas nya.
Setelah memberi perintah kepada bawahan barunya Ken berjalan ke arah rumah, dia ingat besok adalah hari terakhir misi wajib nya.
Dalam perjalanan Ken menuju rumah, Devil mirror dan Qliphia mengikuti dari belakang. Dalam perjalanan nya saat itu Devil mirror tersenyum senang karena bisa melayani mahluk yang lebih superior.
Dia juga tampak tidak mempermasalahkan terbunuh oleh Qliphia ataupun kehilangan setengah kekuatan nya, karena dengan menjadikan Ken sebagai tuanya kekuatan yang hilang bisa dia kembali peroleh ataupun bisa menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
__ADS_1