Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
7. Reuni gelap


__ADS_3

Jalan raya yang sepi dimalam hari sangat jarang kendaraan lewat dan jalanan yang seram dengan pepohonan mati di sekitar di tambah gerimis kecil menghiasi suasana mengerikan.


Terlihat sebuah mobil kapasitas 6 orang melaju dengan kecepatan sedang mobil berwarna hitam mengangkut 5 laki-laki didalamnya. Benar itu mobil yang di tumpangi oleh Ken dan teman-temannya.


Mereka pulang menuju kearah perkotaan dari villa yang bertempat di pinggiran kota A.


Mereka terlihat senang mengobrol untuk apa yang akan di lakukan besok, juga merencanakan sesuatu yang lain.


[ Ding ~]


Sebuah ponsel hitam di salah satu saku Ken memberikan notifikasi, terkejut dia langsung melihat nya.


Sebuah notifikasi pemberitahuan dari ponsel muncul dengan nuansa seperti biasa namun ada yang berbeda di atas nya tertulis Event Spesial.


[ Ding ~ Selamat karena anda berhasil memicu spesial event yang akan di selenggarakan 6 jam dari sekarang apa anda tertarik melihat?]


Disaat Ken sibuk melihat notifikasi yang muncul sebuah suara memanggil dari sebelah nya.


seroang pria berkaos hitam bernama Allan melihat Ken membuka dan melihat ponsel yang terlihat Berbeda dari yang minggu kemarin berkata, "Apa itu kau punya ponsel baru? dan kau main game apa?"


Melihat temannya Ken tidak mungkin mengungkapkan yang sebenarnya dia mungkin di anggap gila atau mungkin temannya ikut terlibat.


"Oh ini game baru dan aku menjadi sukarelawan beta tes! ini belum sempurna"


"Jadi begitu... Baiklah aku mengerti berarti ponsel itu dari developer gamenya ya. "


"Benar"


...


Tak terasa perjalanan panjang manjadi cepat dan Ken sampai di depan rumah nya. Dia langsung membuka kunci pintu dan bergegas menuju kamar tua lalu membaca notifikasi lainnya dari ponsel.


[ Ding ~ Sebuah reuni yang beranggotakan 4 orang diselenggarakan di sebuah villa terbengkalai mereka membahas hal mistis dan anda sebagai tamu yang tidak di undang akan hadir dan kacau kan tempat itu ]


Melihat notifikasi selanjutnya Ken agak mengejeknya dia berfikir jadi sekarang aku harus jadi orang rusuh.


Melihat ada yang mengganjal dia melirik kearah panel energi yang masih kosong berkata, "Bukannya poin energinya belum terisi tunggu 24 jam bagaimana bisa?"


Kemudian notifikasi lain muncul setelah Ken membaca nya.


[ Ding ~ Misi ini tidak memerlukan energi hanya event khusus terserah anda ingin mengambil nya atau tidak. ]


[ Ding ~ Misi utama mengacaukan tempat pertemuan.


Hadiah : Tergantung tindakan pemain.


Kesulitan : Tidak diketahui.


Cara memasuki event : Seperti masuk di misi harian. ]


"Aduh seperti kalau aku ikut misi ini ada kemungkinan gagal dan bisa saja tewas tetapi kalau spesial mungkin ada hadiah khusus" Ucap Ken memikirkan apa dia harus melakukannya.


Berfikir sebentar Ken memutuskan ikut misi tersebut berkata, ''Sebaiknya ku tingkat kan fisik ku dulu sebelum ikut mungkin tingkat keberhasilan menjadi lebih tinggi!"


Ken menyentuh karakter nya memilih menggunakan Soul orb untuk meningkatkan atribut fisik sebuah notifikasi muncul.

__ADS_1


[ Ding ~ Menggunakan 5 soul orb untuk meningkatkan atribut fisik apa anda yakin.]


[ Yes / No]


"Yes. "


[ Ding ~ 9 \=> 4.]


Sebuah energi berwarna merah gelap muncul meresap ke tubuh Ken.


"Wah energi merah ini seakan menyebar di setiap sel dan... Ha apa itu saja?


Energi merah yang menyebar ke tubuh Ken tiba tiba menghilang membuat nya kebingungan apa yang terjadi, dan itu membuat nya agak kesal berfikir kenapa efeknya begitu riuh namum berakhir begitu saja.


Dengan kesal Ken memukul tembok kamar tua di sebelah nya akibatnya itu membuat lubang seukuran Bola basket.


Ken terkejut melihat efeknya dia hanya ingin memukul ringan namum itu berakhir merusak sesuatu.


"Waduh... Sepertinya ternyata itu meningkatkan atribut fisik ku, tapi kenapa efeknya akan hilang begitu terserap habis?"


Menghela~


"Yasudah yang penting ada efeknya, coba ku lihat berapa banyak peningkatan yang didapat. "


Ken melihat informasi karakter di ponsel hitam.


>Nama : Kai ken.


>Umur : 25 tahun.


>Kesehatan : 5 \=> 25.


>Kekuatan tempur : 5 \=>25.


>Mental : 5 \=>25.


>kemapuan : belum ada.


"Begitu banyak peningkatan disaat sama sebelum nya hanya 5 sekarang menambah 20."


[ Ding ~ Untuk peningkatan selanjutnya dibutuhkan 10 soul orb! ]


"Jadi begitu, walaupun aku menjadi kuat tetap harus ada rencana... Sebaiknya apa yang ku lakukan!"


Ken berpikir merencanakan beberapa solusinya dan kemungkinan yang didapat.


...


10 menit berlalu Ken mendapatkan ide di bayangan nya dia memutuskan membakar tempat pertemuan.


"Jika ku bakar harus ada bensin sepertinya aku punya di gudang 1 dirigen semoga masih ada!"


Setelah memutuskan apa yang di lakukan Ken membuka pintu kamar tua dan menuju gudang untuk mengambil barang di perlukan.


...

__ADS_1


Mencari sekitar 15 menit dia menemukan barang yang di inginkan. Kemudian bergegas mencari pintu dan mengaktifkan event masuk nya.


~Flass.


Setelah selesai menscan sebuah notifikasi memberitahu scan selesai.


Dia membuka pintu tetapi tampa sengaja merusak gagang pintu nya, karena tidak ada pilihan lain dengan berat hati dia menendang pintu tersebut.


Saat terbuka Ken terkejut melihat hal yang dilihat nya ternyata villa yang dimaksud itu adalah yang tadi siang di kunjungannya bersama temannya. Namun walaupun sama itu masih terlihat berbeda ada beberapa lilin di sekitar villa dengan suasana mencengkram begitu gelap dari gang sempit yang pernah dilalui nya.


Dengan dirigen berisi 3 liter bensin dipegang dia keluar dari pintu, saat berbalik pintu di belakang nya menghilang.


[ Ding ~ Karena event bersifat sementara itu bisa keluar dari manapun secara acak. Mohon diingatkan walaupun event sementara bila gagal aplikasi akan mengambil sebagian besar kewarasan anda, dan bila terlalu lama kewarasan anda bisa tersedot juga jadi saat itu terjadi makan sanity pill. ]


Melihat notifikasi Ken agak sedikit merasa kesulitan nya lebih berbahaya dari sebelumnya. Tidak buang banyak waktu Ken menggunakan jubah pembunuh sebuah jubah mirip seperti punya Jack the Ripper era Victoria dengan beberapa lumuran darah kering disekitar nya membuat kesannya lebih mengerikan.


Ken juga tidak lupa mengeluarkan belati dari kotak peraga untuk mempersenjatai dirinya. Dia segera memotong rantai gerbang dan masuk ke halaman villa lalu menghilang merupakan efek dari jubahnya menjadi bayangan dan angin tipis.


...----------------...


Dari kejauhan di tempat Ken 2 menit sebelum dia datang seorang pria berambut pirang dan seorang wanita yang menemani memakai baju resmi penyelidik berwarna hitam. Mereka adalah penyelidik supranatural existence bertugas memantau di depan monitor dan sudah ada sejak siang.


Mereka berdua menggunakan 2 jenis Kamera berbeda yang satu untuk memantau bagian realita dan yang satu untuk dunia buatan mahluk spiritual dengan 8 masing-masing 4 di 4 arah dari luar villa.


Hei kita sudah mengawasi mereka dari pagi namun belum ada pergerakan hanya saja ada 5 pemuda sepertinya mereka blogger horor atau sejenis nya? ucap pria berambut pirang melihat kearah wanita berambut merah.


Melihat pria itu mulai merajuk si wanita membalas, ''Tuan Ishak Kennedy tolong fokus ini masalah serius!"


Nona Leah kirie kau bisa memangil ku nama Ishak jangan, dan juga jangan memakai panggilan tuan, ucap Ishak melihat kearah Leah.


Karena hal itu mereka sedikit mulai santai dan berbincang sambil mengawasi dari monitor mereka tegang karena 5 pemuda sempat muncul yang ditakutkan menjadi korban.


Hingga 2 menit kemudian muncul seorang pria memakai jubah hitam dan membawa pisau dengan aura mengerikan muncul terlihat di monitor.


Ekspresi santai mereka mulai tegang dan dengan cepat segera melaporkan pada atasannya menggunakan headset khusus.


"Kapten, disini Ishak Kennedy dan Leah kirie melaporkan dari tempat objek tidak diketahui muncul entah dari mana di dalam dunia buatan spiritual! "


"Apa yang harus dilakukan mohon beritahu?''


"Suara kapten terdengar : Apa ciri-ciri fisiknya tinggi sekitar 177 cm dan membawa belati mengerikan?"


"Benar!"


"Tunggu bagaimana kapten tahu!"


"Kapten membalas : Ini hanya dugaan si objek memiliki hubungan entah musuh atau teman dari organisasi ini. "


Ishak berkata pada kapten : "Sebelumnya... Organisasi memang sudah membahasnya apa mungkin ini yang dimaksud Alex si anak baru?"


"Benar mohon tunggu bantuan mungkin akan lama karena ada masalah di tempat tapi akan ada bantuan datang!"


"Baik... Dimengerti!"


Dengan keringat dingin Ishak dan Leah hanya memantau dari kamera dan monitor yang ditempatkan untuk menunggu penjemputan.

__ADS_1


__ADS_2