Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
Lucid Dream


__ADS_3

Seseorang pria yang tidak ada seorang pun menyadari nya, dia duduk di atap sebuah bis dengan tujuan gerbang barat kota C.


Itu adalah Ken yang duduk di sana, karena tujuan masih jauh dan, dia agak lelah setelah terus melompat dia memutuskan ke halte bis dan menggunakan atap di sana untuk menumpang.


Dia tidak masuk ke dalam bis seperti penumpang umum nya karena beberapa hal, dengan kata lain dia ingin perjalanan gratis, itu bukan karena dia terlalu miskin atau malas mengeluarkan uang, tetapi uang yang pada dompet nya tidak cukup untuk menjadi ongkos.


Dan lebih penting walaupun bisa menggunakan kartu kredit sebagai pembayaran, Ken tidak bisa melakukan nya karena kartu kredit masih di pegang oleh Mary di rumah.


Setelah beberapa lama akhirnya Ken tiba di jalan daerah rumah nya, sebuah kebetulan bagus menurut nya karena tidak harus berjalan yang terletak lebih jauh dari rumah.


Tampa pikir panjang dia melompat turun dari atap bis, penumpang serta sopir tidak ada yang sadar kalo ada orang turun dari bis yang masih melaju kencang.


"Sampai juga akhirnya dengan menjadi penumpang gelap, aku agak merasa bersalah nanti bila ketemu bis atau sopir itu lain kali akan ku bayar untuk yang ini!"


"Aku ingin rebahan di sofa dan memangil tukang reparasi bangunan, karena misi 3 hari masih lama akan ku gunakan sebagai waktu bersantai setelah kerja!"


"Tetapi setelah dipikirkan Devil mirror tidak masuk kedalam misi wajib kah? itu agak curang!"


Setelah berbincang sendiri Ken berjalan menuju rumah karena tempatnya sudah tidak terlalu jauh dari sana.


...


Benar saja setelah berjalan kaki tidak terlalu lama Ken sampai di rumah, dia segera membuka pintu di sana sudah ada gadis kecil cantik menyambut nya pulang.


"Papa selamat datang! loh papa kau semakin tampan dan menawan!"


Setelah Mary yang menyambut nya pulang dengan senyuman hangat, mendengar perkataan tentang dirinya yang di bilang tampan Ken agak bingung dengan nya.


"Apa maksudnya, kau ingin ku belikan jajan? sehingga memuji seperti itu?"


"Bukan begitu, maksudnya papa semakin menarik kau tahu?"


"Tetapi kalau papa ingin membelikan jajan tida apa Mary akan senang menerima nya!"


"Ada ada saja kau, ya sudah aku belikan sebelum nya aku mau istirahat dulu!"


Ken berjalan pergi meninggalkan Mary di belakang dari jalan yang dia ambil itu mengarah ke ruang tamu.


Dari belakang Mary melihat Ken dengan senyum mengikuti nya tampak seperti berbicara dengan pelan. "Tapi serius papa semakin menarik, aura, senang, sedih ketakutan, kebencian, amarah yang mengelilingi tubuh nya semakin kuat!"

__ADS_1


"Andai papa menggunakan pangkuan ku sebagai bantal lebih lama, atau di masa depan aku bisa melakukan nya lagi?"


Dalam pandangan Mary apa yang dilihat selama ini, tubuh humanoid manusia dengan aura kekacauan hampir membentuk tangan di sekitar yang mungkin akan menarik jiwa seseorang, mata merah memandang menusuk jiwa untuk orang yang menatap ataupun di tatapannya.


Itu adalah apa yang terlihat oleh Mary selama ini, dan tentu Ken tidak menyadari nya.


...----------------...


Jalan menuju tempat di mana mobil terparkir terlihat 3 orang pemuda, salah satu pemuda tersebut di bopong oleh keduanya menggunakan bahu mereka.


"Memang tidak bisa di harapkan kelainan tidur Rain sangat menyusahkan!"


"Mau bagaimana lagi kelainan ini memang begitu, suka terjadi tiba-tiba!" Ucap pria pirang di sebelah nya.


"Tapi kalau di pikir kembali sepertinya kelainan ini semakin buruk, walaupun kita menghajar nya tadi di depan kafe untuk membangunkannya dia tetap tidur!" Ucap pria tersebut masih melanjutkan perkataan.


Pria berambut putih Abu-Abu melirik kearah pria berambut pirang berkata. "Ngomong ngomong apa sudah dekat?"


Menunjuk kearah sebuah mobil pria tersebut menjawab. "Itu mobil ku di sana!"


Sampai di mobil kedua nya memasukkan temannya yang tertidur seperti patung kedalam duluan, setelah itu baru mereka masuk.


...


Tampak kabut samar berwarna merah di sertai bau busuk sekitar, bila anda melihat langit itu juga berwarna merah dengan bulan bagai mata yang mengawasi mu menghiasi langit.


Bila melihat sekitar kebun bunga mawar merah dengan indah, penasaran dengan aromanya Rain membungkuk ingin tahu, namun sebuah mata pada kelopak bunga tersebut terbuka melihat kearah Rain.


Spontan Rain jatuh mundur di atas bunga tersebut, dia terkejut karena sebuah mata yang tiba-tiba muncul.


"Ini bukan mawar normal sialan! harusnya aku tidak boleh percaya kalau sudah di dunia mimpi ini! "


Saat mencoba untuk bangkit dari tempat nya, tangan Rain seperti menyentuh sebuah daging, dengan cepat dia mencakar nya membuka tempat yang di penuhi bunga aneh tersebut.


Sebuah tubuh mirip manusia yang terlihat terpotong kemudian mati seperti agak membusuk, kali ini Rain tidak kaget dia sudah agak biasa dengan pemandangan busuk di dunia tersebut karena itu normal.


Walaupun berwujud mirip manusia namun itu bukan, fisik besar dengan beberapa tangan dan organ gerak tambahan, serta tubuh besar tersebut yang dikatakan tidak wajar.


"Ini zombie? atau bukan? "

__ADS_1


...


"Sial! Mahluk sialan itu mencuri tubuh yang cocok denganku, setelah mengorbankan ratusan lebih mahluk underworld sehingga tempat ini menjadi ladang mawar mayat untuk membuat 1 clone yang dapat tembus kedua dunia, beraninya mahluk sialan itu! "


Dari kejauhan Rain berada saat ini terlihat sesosok mahluk besar tinggi besar, memakai jubah hitam menutupi tubuh nya dia saat ini terlihat marah karena suatu hal.


Mahluk itu memiliki wajah rata atau bisa disebut tidak memiliki wajah, sebagai gantinya sebuah cermin yang tidak memantulkan apapun.


Karena suara amarah nya terdengar oleh Rain yang tidak jauh dari tempat tersebut, dia menghampiri melihat apa yang ada di sana.


Rain sampai di belakang mahluk tersebut dia tidak bersembunyi, atau pun terlihat ketakutan.


"Hai mahluk di sana kau sedang apa? "


Dengan omongan sembarangan dia langsung mengajak bicara mahluk tersebut, karena amarah nya mahluk yang memiliki wajah cermin tidak menyadari Rain itu sebelum nya.


"Hm? Manusia? Wendigo? Bukan jiangxi? Tunggu mahluk jenis apa kau, walaupun tidak penting karena kau akan menjadi korban ku! Membuat clone! "


Mahluk itu sudah berbalik melihat Rain seperti pemburu melihat mangsa, sedang kan Rain bersiap menggunakan mata wendigo serta cakar dan kekuatan jiangxi.


Rain memulai duluan dia menggunakan mata pembekuan yang dia beri nama sebelum nya, itu adalah kemampuan wendigo membuat mangsanya terdiam beberapa saat.


Namun karena mahluk tersebut memiliki cermin di wajahnya hal tersebut tak berpengaruh, dengan cepat mahluk tersebut memukul Rain hingga terpental jauh.


Saat itu Rain tersungkur di ladang mawar mayat, yaitu sebuah tanaman yang hanya tumbuh di bangkai mahluk supranatural dari underworld sifat tanaman tersebut yang parasit mudah menyebar bila sebuah tubuh mati mahluk underworld di biarkan saja, maka tanaman tersebut akan tumbuh dengan sendirinya.


Biasanya satu bangkai akan tumbuh 3- 5 bunga akan tetapi karena mahluk berwajah cermin secara membabi buta menghabisi mahluk underworld entah berapa banyak bangkai di sana.


Mahluk berwajah cermin berjalan mendekati Rain yang tergeletak pingsan, mengangkat tangan nya Mahluk tersebut berniat menghabisi Rain dan menggunakan jiwanya sebagai clone.


Tepat mengangkat tangan nya Rain tersadar yang memang dia sengaja memanfaatkan mahluk tersebut agar sedikit lengah, saat itu Rain melompat serta melayang kan tinjunya tepat di wajah mahluk tersebut dan membuat cermin sedikit retak di wajah nya.


...


Mahluk tersebut sedikit bergeming dia kemudian melihat wajah Rain yang tampak tersenyum. Karena hal itu mahluk tersebut marah, dan langsung menghabisi Rain dengan menumbuhkan cakar panjang yang merobek tubuh menjadi empat bagian begitu saja.


(Kira kira Mary the curse doll begini wujud nya)


__ADS_1


__ADS_2