Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
Ini belum berakhir l


__ADS_3

[ Ding ~ Karena sebab tertentu pemain tidak bisa menggunakan tubuh Roselyn Lilia!]


 


"Apa bagaimana mungkin? lalu bagaimana cara ku menolong nya, atau apa aku bisa tepat waktu melakukan itu?"


Bangun dari tempat tidur Ken terlihat berjalan mondar-mandir, dia bingung apa yang harus di lakukan.


Berhenti melakukan itu dia terdiam tampak memikirkan sesuatu, namun tidak yakin bisa melakukan nya.


"Benar! aku hampir lupa!"


Segera dia menyalakan ponsel hitam masuk panel menu pertemanan, dia memilih karakter berwujud burung gagak hitam.


 


[Ding~ Ravi deskripsi : Gagak dunia bawah, saat ini sudah menjadi hewan kontrak Bawahan bernama Alex


Ras : Demon bird


Hobi : Terbang


Kesehatan : 1000


Combat power : 500


Mental : 300


kemampuan spiritual : Cloning, Telekinesis


Penting : Karena pemain sudah menyerah kan nya kepada Kontak anda, dia tidak bisa di gunakan oleh pemain


Kesukaan : 20%]


 


"Apa? jadi tidak bisa?"


Setelah melihat tersebut Ken kembali mondar-mandir memikirkan cara lain, kali ini dia memegang dagunya.


Setelah beberapa kali putaran mondar-mandir dia kembali berhenti, dia seperti mendapatkan ide lain yang muncul di benaknya.


"Kalau tidak bisa peliharaan nya, kenapa tidak langsung ke majikan nya? oke Alex persiapkan tubuh mu aku datang!"


"Tunggu! kata kata ini agak gimana, baik ku ubah Alex Mari kita berganti pikiran!"


~Klik!


Menekan fungsi merasuki di panel menu Alex Murphy Kesadaran nya langsung berpindah dan tubuh dia saat ini langsung terlihat tertidur.


...

__ADS_1


Kejauhan sebelum penyerangan Rose terlihat dua orang pria, mereka tampak makan mie pasta di depan teras sebuah rumah dari kayu berlantai dua.


Mereka makan di temani suasana hutan rimbun di sekitar yang menyejukkan, dan tidak lupa kicauan burung serta beberapa serangga bersahutan.


"Makan pasta di rumah guru memang yang terbaik!"


"Benarkan, kau tidak percaya sebelumnya. " Ucap pria berambut hitam di sebelah nya.


Terdiam beberapa lama pria berambut hitam melihat ke arah nya, dia tampak mematung dengan sumpit membawa mie pasta yang belum di makan.


"Alex?"


Pria tersebut tampak penasaran dia menepuk punggung nya, belum sempat ditepuk sebuah aura tidak mengenakan keluar dari tubuh nya.


Melihat itu pria tersebut langsung menghindari dia menjauh sebanyak 5 langkah. Saat ini dia berpikir Alex ada apa dengan nya aura mengerikan itu kenapa setelah kulihat serasa familiar.


"Hm? ini di mana?" Ucap Alex.


Melihat sekitar yang seperti hutan dengan sebuah bangunan rumah kayu dengan lantai 2 dan ada seseorang pria yang tampak waspada.


"Tidak penting, sekarang akan ku panggil Ravi!"


"kaak!"


Sebuah kicauan gagak terdengar dan itu terbang dari kejauhan mendekati yang memanggilnya, seekor gagak berwarna gelap memiliki 4 pupil bila dilihat dari dekat dengan tubuh besar mirip dengan elang dia terbang di depan nya.


"Ravi, kau sudah tumbuh lebih besar rupanya! tapi ayo kita selesai kan misi dahulu. Nanti saja reunian nya!"


"Di sana! Ravi ayo bawa aku terbang ke sana!" Ucap Alex.


Ravi menurutinya dia terbang membawa Alex dengan Telekinesis mereka melesat dengan cepat meninggalkan pria yang masih bersikap waspada.


"Sial! Alex mau kemana kau! cih sialan akan ku kejar kau, Guru aku pamit pergi!" Ucap dia langsung berlari mengejar ketinggalan nya.


...


Dalam kamar, Tampak seseorang berbaring di ranjang pasien, dia memiliki cedera kaki dan tangan patah karena beberapa hal yang di lakukan nya. Orang itu bernama William Matters seorang Guru dan veteran departemen khusus supranatural fenomena.


"Apa itu tadi? sensasi mengerikan apa itu?" Ucap Will dia tampak agak ketakutan.


Sedangkan di jalan setapak hutan tampak seseorang berlari. Dia tampak mengejar teman yang terbang dengan burung di samping nya.


Dia juga tampak khawatir akan ada hal buruk terjadi pada temannya, benar orang itu adalah Raphael Michaelis yang sedang mengejar teman nya.


"Aku kenal aura itu, dia adalah mahluk yang sebelumnya merasuki ku saat di tempat terkutuk dan membantu ku menghancur nya! Tapi apa yang di lakukan nya? dan apa hubungannya dengan Alex?"


Dalam pikiran Raphael dia bertanya tanya tentang masalah tersebut, dia tidak mengerti apa yang yang terjadi tiba-tiba oleh karena itu saat ini Raphael mengejar Alex yang di rasuki mahluk tersebut meminta penjelasan nya.


****************


"Hahaha! percuma saja Roselyn tidak ada yang dapat membantu mu sekarang! serahkan tubuh mu maka kematian mungkin akan ku percepat dan Ayah mu juga akan menyusul."

__ADS_1


Tampak dua orang yang serupa dekat dengan jalan raya hutan, di sekitar terdapat sebuah mobil yang menabrak pohon.


Walaupun mereka serupa tetapi berbeda dengan salah satu nya. Diaa memiliki retakan seperti cermin pecah di wajahnya, dia juga memasang wajah menyeramkan.


Gadis yang sedang membawa tubuh seorang pria berusia 37 tahun terkejut mendengar perkataan nya, dia segera berdiri di depan tubuh pria yang tidak sadarkan diri tersebut.


"Jangan sentuh Ayah!"


"Hahaha! bila kau menyerah kan tubuh mu akan kupikirkan hal itu. Sekarang menyerah lah!"


"Tidak!"


"Jangan sentuh putri ku!" Ucap sebuah suara tidak jauh dari mobil yang menabrak pohon.


~Boom!


Tepat dia adalah Frank ayah Rose yang rupanya tidak pingsan, dia tampak menggunakan shoot gun yang di dapat dari Will menggunakan itu dia menembak tubuh Rose palsu.


"Dan menjauh dari keluarga ku!"


~Boom!


Dalam pikiran Frank dia sudah menebak mahluk tersebut akan muncul secepatnya, dia sudah merencanakan dengan Will tepatnya menggunakan artifak yang dapat meniru seseorang kemudian dapat di kendalikan.


Namun artifak itu memiliki batasan jarak sehingga dia menggunakan koper putih yang sebenarnya artifak dimana sering di gunakan untuk menyimpan mahluk spiritual, benda itu memiliki fungsi penyimpanan Void yang dapat di masuki manusia atau senjata dalam keadaan mati ataupun hidup.


~Boom!


Ledakan shotgun berbunyi kembali Frank menembaki mahluk Rose palsu berulang kali, habis amunisi kemudian isi kembali reload dan tembak dia melakukan itu beberapa kali.


Hal itu membuat mahluk tersebut mundur karena efek dari senjata yang di gunakan Frank, tetapi karena tembakan terus menerus membuat amunisi yang di kantung nya habis terpakai.


"Rose lari lah!" Ucap Frank.


"Tapi ayah!" Jawab Rose dengan wajah khawatir.


"Biar ayah tangani!"


Mahluk tersebut yang sudah cukup jauh karena efek senapan shotgun dia saat ini tampak terdiam, namun tak lama dia kembali bergerak berjalan pelan menuju mereka berdua, mahluk itu juga berjalan dengan terseok.


"Dasar mortal sialan!"


Sambil berjalan pelan Rose palsu mulai bertransformasi tubuh nya retak dan pecah seperti cermin, dan hal tersebut menunjukkan wujud aslinya yang tinggi besar memiliki lengan panjang bercakar dia memakai jubah bertudung sekaligus menutupi kepala, namun tidak pada wajahnya yang berupa cermin dengan retakan di sana.


Mengangkat tangan dia menusuk Frank yang begitu cepat sehingga tidak dapat menghindari, cakar tersebut menembus tubuh nya tepat di depan Rose putrinya.


Rose yang melihat kejadian tersebut dengan jelas dia begitu terpukul secara mental, di saat itu juga aura kekacauan berwarna merah gelap underworld keluar dari tubuh nya. Mengangkat tangan nya kemudian dia pukul ke tanah, seketika akar sekitar pohon muncul dari dalam tanah bergerak menyerang Mahluk tersebut hingga melepaskan cakar nya pada tubuh Frank.


Itu adalah kemampuan baru Rose yang disebabkan emosi negatifnya melonjak lebih tinggi, itu juga terjadi karena kekuatan dari clone mahluk tersebut yang di ambil saat Ken menggunakan fisik nya, serta energi Ken masih tertinggal sedikit. Ditambah Rose yang merupakan wadah yang sangat cocok dengan mahluk underworld.


Dan kekuatan baru tersebut memiliki kemampuan memanipulasi mutasi sekitar. Itu termasuk akar tanaman, bahkan daging mati maupun busuk sekalipun.

__ADS_1


Namun walaupun Rose mendapatkan kemampuan baru yang kuat dia belum terbiasa ditambah mahluk tersebut lebih kuat darinya, sehingga serangan Rose tidak berdampak banyak. Mahluk tersebut memutuskan langsung mengurus Rose karena takut dia tidak bisa mendapatkan tubuh nya.


__ADS_2