
Selang beberapa saat Ken tiba di tempat lain yang tampak seperti Taman bermain penuh keceriaan.
Walaupun taman bermain penuh keceriaan itu bisa disebut Keceriaan, lain hal nya dengan yang ada di depan Ken dan Mary.
Sebuah taman bermain dengan awan mendung merah yang entah itu Malam atau siang, sebuah benda bulat menghiasi langit seperti bulan tetapi bukan.
Kabut kemerahan di udara, beberapa tempat dan jalan memiliki bercak darah, serta bau busuk menyengat. Benar itu adalah Underworld Kondisi kemampuan Anastasia telah meningkat pesat, sekarang dia bisa berpergian ke underworld tampa melewati celah maupun gerbang.
Ken melihat sekitar nya yang sangat kosong mirip seperti rumah hantu. Beberapa wahana terlihat rusak tidak bisa di gunakan. "Mary ini underworld kan, apa yang mau kau lakukan disini?"
"Papa, benar ini Underworld tapi ini juga taman bermain Kan?" Jawab Mary.
Lantas untuk apa kemari? kalau ingin ke taman bermain kau bisa bicara pada ku kan?"
"Hm, kau benar papa. Mary berniat memberi kejutan berpindah ke taman bermain, bukan yang di underworld! sepertinya Kak Anastasia salah alamat."
"Baiklah. ayo bantu aku mencari sebuah pintu, seharusnya apa yang ada di Underworld tidak beda jauh dari dunia nyata. Dan bila kita membuka pintu di sini akan langsung sampai di sana!" Ken berspekulasi seperti itu karena sejauh ini karena pintu rumah nya bisa terhubung dengan Underworld.
Baik lah ayo!" Ucap Mary.
Tiba-tiba Anastasia keluar dari bayangan Ken dia berdiri di atas tanah langsung memegang tangan nya. Tampak dia juga menghentikan apa yang ingin di lakukan Ken.
Ken melihat itu bertanya tanya apa yang mau di lakukan Anastasia, dia tidak paham dengan sikapnya ditambah Anastasia hanya menatapnya dengan wajah dingin tampa perasaan.
"Oh! Papa kata Kak Anastasia ingin ikut bersama juga dan dia bilang ingin#####!" Belum sempat menyelesaikan perkataan nya Mulut Mary di tutup oleh tangan pucat muncul dari belakang.
Dia membungkam Perkataan Mary karena tidak ingin Ken tahu, melihat tingkah mereka membuat Ken tambah tidak mengerti.
"Apa katanya Mary?" Tanya Ken.
Maaf papa, kata kak Anastasia di ingin.... ikut iya dia ingin ikut!" jawab Mary.
Mary berkata seperti itu karena di ancam oleh Anastasia, dia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya karena bila begitu mungkin Anastasia akan menghukum Mary.
"Kau yakin Anastasia?"
Mendengar perkataan Ken, Anastasia tampak mengangguk.
Baiklah ayo kita main di tamam menyeramkan ini!" Ucap Ken.
Mereka mulai bermain di tempat tersebut, walaupun beberapa sudah rusak namun Anastasia menggunakan kekuatan nya untuk memperkuat beberapa bagian yang keropos.
__ADS_1
Dari permainan ayunan kapal hingga Roler coster mereka main kan, tak terasa mereka bertiga bermain hingga seharian walaupun tidak tampak apa di tempat tersebut sudah sehari terlewat.
Hingga setelah mencoba semua wahana tiba di satu wahana yang belum mereka coba, itu adalah komedi putar raksasa yang letaknya di tengah taman bermain.
Mereka akhirnya bergegas ingin mencoba wahana terakhir tersebut, Mary tampak senang, Ken tampak menikmati nya dan sedangkan Anastasia masih memasang wajah datarnya.
Sampai di komedi putar mereka melihat wahana tersebut sudah rusak parah tidak mungkin bisa di naikin. Melihat itu Anastasia mengangkat tangannya dia mengeluarkan ratusan tangan pucat, bayangan dan Jutaan helai rambut.
Dia merakit ulang dan melapisi semua kerangka komedi putar, Anastasia tampak nya dia ingin bermain dengan wahana tersebut. Ken sampai bertanya tanya segitu niatnya Anastasia ingin menaiki Wahana tersebut hingga tidak segan menggunakan semua kekuatan nya.
Selesai melakukan hal tersebut mereka langsung naik di komedi putar, mereka di gerbong yang sama memainkan 1 putaran lambat melihat pemandangan Merah dari atas sana.
Anastasia sempat melihat ke arah Ken, namun Ken melihat nya dengan heran. Dia benar-benar tidak mengerti apa maksudnya karena dia di tatap dengan dingin dan datar tampa ekspresi.
"Ada apa Anastasia? kau tadi melihat ku terus dan Mary kenapa tidak kau terjemahan kan?
Mary langsung menutup mulut nya. "Tidak Mary tidak akan bilang!"
Akhirnya Anastasia menyodorkan telapak tangannya dia mengeluarkan sebuah bunga spider lily berwarna merah darah. Bunga tersebut juga mengeluarkan aura merah milik nya dari sana.
Ini? untuk ku?" Tanya Ken.
Mendengar Perkataan Ken, Mary langsung melihat ke arah Mary. Dia tahu maksudnya Anastasia ingin Mary terjemahan kan perkataan nya. "Katanya iya!" Ucap Mary.
Di ketinggian Komedi putar Mary dan Ken melihat Anastasia tersenyum ini pertama kalinya dia melakukan hal tersebut, karena dari sejak menjadi hantu dia tidak pernah tersenyum sama sekali.
Di saat bersamaan tubuh Anastasia lenyap menjadi bayangan hitam, dia masuk kembali ke bayangan Ken.
Eh Anastasia kau mau kemana? bagaimana dengan komedi putar nya, apa tidak akan jatuh?" Tanya Ken.
Walaupun Anastasia pergi begitu saja dia tidak mencoba menghilang kan kekuatan nya yang ada pada komedi putar. Setelah beberapa saat akhirnya mereka turun dengan selamat, begitu mereka turun rambut, tangan dan kegelapan Anastasia langsung hilang.
Akhirnya komedi putar kembali ke keadaan semula yang rusak parahnya, Ken segera membawa Mary menjauh kerena merasa benda itu mungkin akan roboh nanti nya.
[Ding~Selamat pemain menyelesaikan tugas Menampilkan judul cerita, ####
~ Deskripsi : ####
~Menilai ending : ###
__ADS_1
~Monster terbunuh : ###
~Hadiah penyelesaian :####
> Soul orb #### ]
Begitu mendengar suara notifikasi Ken langsung Buru buru melihat, namun yang di dapat kan adalah notifikasi dengan penjelasan Hancur. Ken merasakan ada yang tidak beres dengan notifikasi tersebut.
[ Ding ~ Selamat kepada pemain karena telah memenuhi beberapa persyaratan!]
[ Ding ~ Memuat data perbaruan mohon tunggu konfirmasi sebentar.....]
[ Ding ~ Selesai Game pada ponsel mengalami beberapa perbaruan Job di tambahkan di layar status.
Ding ~ Memulai pekerjaan baru sebagai Penerus Primordial Chaos]
Di saat bersamaan Ponsel memberikan banyak notifikasi berurutan, Dan di saat yang bersamaan juga ponsel mengeluarkan simbol lingkaran pemanggil yang sama seperti di kamar Underworld.
Terkejut dengan hal tersebut Kan tampa sengaja menjatuhkan Ponsel, dia segera mundur karena berpikir mahluk terdistorsi seperti waktu itu akan muncul.
Ken juga menarik Mary mundur sejauh beberapa langkah, Mary yang bingung ada apa dia melihat kearah Ken melihat. Begitu melihat hal tersebut Mary langsung gemetar ketakutan.
Ponsel yang terjatuh mengeluarkan simbol pemanggilan, tetapi itu juga mengeluarkan 2 buah fragmen kristal yang melayang di atasnya.
Kedua kristal bersinar langsung menyatu, itu membentuk sesosok manusia dengan tinggi yang sama dengan Ken.
Tak lama sinar memudar dia menunjukkan wujud aslinya, Wajahnya dan tinggi badan nya mirip dengan Ken namun itu terlihat lebih tua. Dia berpenampilan memakai kemeja polos putih dengan celana hitam.
Ken kenal dengan wujud tersebut, dia benar-benar ingat wujud tersebut. "Ayah? tidak bukan kau bukan ayah kau siapa. Kenapa memakai wujud ayah!"
Mahluk tersebut tersenyum kepada Ken, dia mengangkat tangannya kemudian melakukan snap sekali. Hal itu membuat semua ruang di sekitar terasa mencengkam dan waktu terhenti itu juga termasuk Mary dia tampak mematung, langit yang tadinya punuh awan merah langsung berkumpul di sekitar nya.
"Apa yang terjadi!" Tanya Ken melihat keanehan sekitar nya.
############
__ADS_1
{ Halo pembaca sekalian, Saya author Trishaa penulis Novel "Tolong jangan takut" Terima kasih karena membaca karya ku hingga sekarang, dukungan kalian adalah motivasi ku tetap menulis! }
{ Saya di sini hanya ingin memberi beberapa informasi, saya selain menulis novel ini. Saya juga menulis karya lain judulnya "Aku menjadi Sistem" bila kalian luang dan berkenan silakan berkunjung}