Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
Primordial Chaos l


__ADS_3

"Itu tidak mungkin!"


Devil mirror berdiri dengan gemetaran melihat pemandangan tersebut, dia tidak pernah merasa takut pada apapun.


Pemandangan dimana sebuah rumah tertutup oleh sulur rambat berwarna pucat dengan beberapa kuncup bunga yang tampak bergerak.


Di karenakan devil mirror cukup dekat dengan teritori rumah tanaman tersebut menyadari keberadaan lain, Saat itu dia membuka kuncup bunga mengarah ke tempat Devil mirror berdiri. Kuncup yang terbuka seperti bunga raflesia namun memiliki gigi tajam serta sulur lain yang menjulang seperti lidah.


Tepat saat ini Devil mirror ketakutan hingga tubuh nya tidak mau bergerak, pada dasarnya Devil mirror dan mahluk Underworld lain tercipta dari energi kekacauan tempat tersebut jadi mereka kebal dengan energi negatif lainnya.


Karena Energi negatif lain seperti Ketakutan, keputusasaan, kemarahan, sudah menjadi hampir seperti makanan nya.


"Batang putih pucat yang selalu menyebarkan spora kekacauan. Bunga yang bila kelopaknya terbuka menunjukkan tentakel dan gigi tajam, tidak salah lagi ini adalah Qliphia!"


"Qliphia monster berwujud tanaman yang di ciptakan dan di tumbuhkan oleh Primordial Chaos, mahluk yang tidak akan tunduk kepada siapapun kecuali penciptanya!"


"500 tahun lalu mahluk itu hancur saat bertempur dengan sebuah senjata belati terkutuk. Di saat itu banyak mahluk spiritual bahkan level tinggi sekalipun mencoba menanam dan menundukkan."


"Namun sekeras apapun mahluk lain yang Menanamnya dia tidak akan tumbuh kecuali Sang primordial chaos yang melakukan nya!"


Devil mirror mengetahui mahluk berwujud tanaman tersebut karena umur nya 500 tahun, dia paham kengerian yang di wujudkan tanaman tersebut dan tahu siapa Primordial Chaos.


Qliphia menoleh memperhatikan devil mirror berdiri dia seperti melihat mangsanya, sedangkan devil mirror berusaha bergerak namun tidak peduli seberapa kuat bahkan bila dia masih memiliki kekuatan penuhnya itu percuma.


Tak berselang Qliphia menatap Devil mirror sebuah rumah yang di rambat oleh tanaman terbuka. Begitu terbuka keluar sebuah mahluk seperti manusia namun tertutup aura merah kehitaman yang memiliki kesan amarah, keputusasaan, kebencian, penindasan tampak menekan siapa pun yang menatapnya.


"Mahluk apa itu! kenapa memiliki Aura kekacauan yang begitu murni?" Ucap Devil mirror terkejut.


Mahluk tersebut berjalan keluar pintu dia mendekati Qliphia seperti sedang memeriksa nya, tak lama dia melihat ke arah Devil mirror dengan tatapan dingin menusuk serta menghancurkan jiwa.


Mahluk tersebut menatap nya agak lama dia seperti berpikir pernah melihat Devil mirror.


Saat di tatap oleh mahluk tersebut Jiwa spiritual dan kesadaran nya Devil mirror seperti di robek. Saat ini dia benar-benar tidak bisa melakukan apapun dan merasakan apa itu keputusasaan pertama kalinya.


"Eh? ternyata kau di sini." Ucap mahluk yang tidak diketahui Devil mirror.


...


Beberapa menit sebelum Devil mirror kabur ke Underworld tepat saat Rose bertarung.

__ADS_1


"Ugh kepala ku pusing, rasanya seperti begitu banyak yang berbisik di dalamnya!"


"Eh? papa anda sudah bangun?" Tanya Mary.


Sadar melihat kepala nya berada di pangkuan Mary, Ken spontan langsung terbangun dia bingung dengan situasi tersebut.


"Mary kenapa aku menggunakan pangkuan mu sebagai bantal kembali?"


"Papa terlihat tidur dengan nyenyak jadi Mary berpikiran menggunakan pangkuan ku sebagai bantal. Loh papa kenapa?" Ucap Mary sedang menjelaskan situasi namun melihat Ken memegangi kepala nya.


"Ugh... Sebaiknya jangan banyak bicara. Kepala ku sakit! bisa tolong ambilkan air? dan tolong sekalian obat sakit kepala yang ada di kotak obat!"


Mendengar perkataannya Mary segera ke dapur mengambil kan segelas air untuk Ken. Dalam perjalanan nya menuju dapur Mary bertanya tanya ada apa dengan nya kenapa aura kekacauan milik papa terasa tidak teratur dan kenapa rasanya lebih mengerikan dari sebelumnya lalu kenapa ekspresi nya seperti melihat musuh.


Ken yang masih memenangi kepala karena pusing dengan banyak suara seperti menghasut nya. Di setiap perkataan meminta Ken untuk menghancurkan, membunuh, darah serta emosi negatif lainnya.


"Apa ini disebut gejala kewarasan menurun? memang aku merasakan kewarasan ku menurun. Tapi kenapa ini terjadi tiba-tiba saat menggunakan tubuh orang lain?"


"Aku menggunakan kewarasan untuk menggunakan kemampuan Sense to see tetapi itu tidak banyak, menggunakan Sense to touch hanya dua kali!" Jelas ken.


Setelah beberapa saat Mary tiba dengan segelas air di bawakan nya serta obat sakit kepala yang di maksud. Dia menyerahkan nya pada Ken yang begitu mendapatkan nya langsung di minum seteguk bersamaan dengan obat sakit kepala.


"Terima kasih Mary kau boleh pergi! aku sedang tidak enak badan!" Ucap Ken dia tidak mau Mary terkena imbasnya karena mungkin akan lepas kendali.


Mary keluar dari kamar Ken yang masih memegangi kepalanya, rupanya obat yang di minum Ken tidak berpengaruh. Sakit kepala serta bisikan yang menghasut dan pandangan yang mulai buram secara bertahap tidak hilang.


"Ugh... Ini tidak berpengaruh! poin roh sudah habis tidak bisa membeli pill sanity dan misi sebelumnya tidak ada respon sama sekali!" Ucap Ken.


Karena hal tersebut Saat ini Ken berusaha melawan efek samping nya dia tiba-tiba teringat dengan sebuah siaran di radio tentang pelatihan yoga. Saat teringat Ken mencoba melakukan nya dia menarik nafas kemudian di hembuskan, di tarik kembali dan hembuskan melakukan itu secara berulang.


Dalam siaran tersebut mengatakan saat melakukan pernafasan harus di sertai dengan menggunakan jiwa untuk menenangkan mental yang artinya menggunakan energi jiwa dan alam untuk memenangkan serangan mental.


Ken memang belum pernah menyerap energi alam tetapi karena kemampuan pasif dari Sense to touch yang dapat memanipulasi sentuhan dia dapat melakukan nya.


Saat melakukan hal tersebut secara bertahap semua bisikan mulai tidak terdengar dan rasa pusing serta pandangan yang buram sedikit berkurang.


"Ini berpengaruh! meski hanya sedikit tapi tak apa aku akan ke Underworld. Bila aku menggila itu tidak akan membahayakan sekitar atau memicu misi acak mungkin akan mendapatkan beberapa poin roh!"


Ken berpikir seperti itu langsung menuju Underworld lewat pintu kamar nya, dia melakukan scan pada pintu kamar kemudian membuka nya.

__ADS_1


Saat membuka pintu semua ruang terlihat berbeda dan lebih berbeda dari sebelumnya, dia melihat sekitar ruang yang di tembok nya tertanam sebuah akar berwarna pucat.


"Ini apa yang terjadi sekarang? kenapa rumah ini semakin tampak aneh saja."


Penasaran dengan hal tersebut Ken memotong sedikit akar di sana, begitu terpotong itu mengeluarkan gas kemerahan serta getah yang mirip dengan darah. Melihat itu Ken menyentuh cairan getah tersebut untuk memastikan itu bukan darah sungguhan dari suatu mahluk underworld.


"Ini getah tetapi bisa dikatakan darah karena bau amisnya. Kalau begitu apa yang di luar wujud aslinya?"


Ken berjalan menuju pintu keluar rumah nya yang berada di underworld, dia ingin melihat wujud asli tanaman yang merusak tembok rumah nya.


Setelah berjalan Beberapa saat melihat sekitar yang berlubang dan tembok rumah tertanam oleh akar pucat dia sampai di pintu keluar. Membuka pintu keluar rumah Ken mendapati rumah nya sudah dirambati tanaman besar berwarna pucat.


Tanaman tersebut memiliki sebuah kelopak bunga besar yang terbuka mengarah sebuah mahluk underworld lain.


Mahluk underworld tersebut tampak tidak bergerak sama sekali menatap kuncup bunga yang memiliki tentakel serta gigi di dalam nya.


Karena masih penasaran dengan tanaman dan merasa mahluk tersebut tidak akan menyerang nya Ken menggunakan fungsi scan untuk melihat tanaman yang merusak rumah nya.


 


[Ding~ Qliphia deskripsi : Mahluk yang di ciptakan oleh Primordial chaos di masa lampau.


Ras : Origin Creature


Hobi : ber fotosintesis


Health : 9000


Combat power : 5000


Mind : 1000


Ability : Authority of Rule underworld, Cross over, Chaos sporas, grow fast


Kesukaan : 40% ]


 


"Uwah! statusnya hampir menyamakan Anastasia ditambah itu memiliki nilai kesukaan apa mungkin dia rekan ku. Tapi yang mana? Tunggu apa jangan jangan tanaman yang ku tanam sebelum nya!"

__ADS_1


Ken terkejut dengan tanaman yang dia pindahkan karena pertumbuhan nya lambat berubah sebesar ini, sebelum nya dia melakukan itu karena bosan dan tampa sengaja menghabiskan poin roh lalu merasa menyesal karena hal tersebut.


Tetapi tidak menyangka dia tidak melakukan hal yang sia sia karena sekarang mendapatkan Sekutu yang kuat dengan level Nightmare bintang 6.


__ADS_2