
Goa tambang alam netter, tidak seperti goa pertambangan lainya ini jauh lebih memberi kesan mengerikan bau dan kotor.
Tampak 3 orang pria yang dalam tengah pembicaraan yang menentukan hidup mati seseorang.
''Hahaha, Matilah ''
Pembicaraan sebelum nya tidak berdampak, David masih ingin membunuh mereka, mengangkat tangan yang tinggi menajamkan cakar bersiap menghabisi mereka.
Dengan cepat berlari ke arah Alex dan Dean hingga..
Belum sempat ingin menyerang Alex sebuah tembok goa di di depan nya rubuh dengan keras, keluar seseorang dengan mata merah tertutup kegelapan dari tempat rubuh. Benar itu Ken yang telah menemukan tempat mereka setelah tersesat di dalam goa.
Ken melihat sekitar, dia melihat 2orang pria salah satu nya ia merasa familiar dan pria gemuk bermata hijau menyadari bahwa pria gemuk itu musuh nya.
"Oh! orang itu lagi? kali ini bersama teman? lalu mahluk apa itu?"
"Yah, terserah lah. Butuh perjuangan cukup panjang hingga kemari!"
...----------------...
Beberapa saat yang lalu...
...
...
Terlihat pemuda di dalam lorong goa pertambangan, hanya berjalan tampa arah menyusuri goa yang begitu besar dan membingungkan.
"Kenapa semua jalan nya terlihat sama!"
Ken kesal walaupun memiliki alat pendeteksi yang di dapat dari kapten tim namun dia merasa itu tidak berguna. Dia hanya berjalan tampa arah lagi dan lagi di lorong yang gelap dan pengap.
~Mendesah.
"Ini tidak bisa begini terus, aku harus pakai cara lain. Tapi apa?" Ken berfikir cara lain nya untuk keluar dari situasi ini.
...
Hingga beberapa saat ken menemukan cara yang mungkin berhasil. "Apa, ku ku pakai ability ku untuk melihat hingga kejauhan? memang nya itu bisa?"
~Menghela
"Yasudah coba gunakan dulu aku sudah muak dengan tempat ini dan ingin istirahat!"
Ken menggunakan Six sense to see melihat dari tempatnya berada, dia melihat segala macam hal menembus batasan fisik dan spiritual hingga ketempat yang jauh.
...
Hingga setelah menggunakan sekitar 20 detik kepalanya merasa pusing "Urg sakit sial ternyata kemampuan ini bikin pusing!"
__ADS_1
Tetapi karena hal itu dia menemukan sesuatu dari kejauhan dia melihat 2 gumpalan energi berwarna abu-abu dan berwarna hijau. Merasa akan menemukan sesuatu yang ingin dia cari Ken lari menuju tempat itu.
~Step.
~Step
Suara langkah Ken menyusuri goa pertambangan, hingga setelah berlari akhirnya tiba di tempat itu namum tempat tersebut terlihat terhalang sebuah ding ding goa.
~Huff
"Sampai juga namun ini tertutup ding ding? atau mungkin ada jalan lain? yasudah terlalu lama mencari ini juga tidak tampak tebal, sebaiknya ku hancurkan saja dengan tinju sekalian mengtes kekuatan ku!"
~Pukul
~Boom
...----------------...
David langsung merasa tegang, terancam panik, terintimidasi dengan keadaan yang aneh saat Ken menatapnya. Sedangkan Alex sepertinya merasa aura yang agak familiar pernah di rasakan nya secara tidak sadar.
Menghadap ke belakang David mengambil langkah kabur. "Sial mahluk apa apaan itu!" Dia dengan tegang berusaha lari diam diam
David langsung bergegas kabur merasa itu kesempatan, dan juga merasa ada yang salah dengan mahluk bermata merah itu hendak menyelamatkan dirinya, tetapi saat sudah 10 langkah dalam larinya sebuah pixe axe melayang ke arah kakinya dan terjatuh.
Dia terjatuh karena kakinya terpotong, dengan ketakutan masih berusaha kabur dari tempat itu, dengan menyeret tubuh menggunakan tangannya.
Ken berjalan mendekati David berkata dengan dingin "Kau ingin kemana? lari?"
"A- aku bisa berikan kekayaan atau apapun, biar kan aku hidup!"
Mendengar itu Alex menyebut kata kasar "Dasar kau babi pengerat!"
Ken melihat pertengkaran mereka namun dia tidak bisa membiarkan nya tetap hidup karena misi awalnya membunuh bos level tetapi dia juga penasaran dengan apa yang di tawarkan dia bertanya: "Memang ap yang bisa kau berikan?"
Mendengar jawaban itu David merasa ada harapan dan menunjukkan peta di saku bajunya dan kode brankas berisi harta nya.
"Ini kau bisa memiliki nya, biarkan ku hidup!"
''baik lak harta mu ku terima, tetapi aku masih ingin nyawamu loh''
Seketika David merinding ketakutan, dia diberi harapan namun di jatuhkan begitu dalam, mencoba dengan spontan keinginan bertahan hidup nya bangkit, dia menyeret tubuh tampa kaki dengan ke 2 tangannya menjauh dari Ken yang menginginkan hidup nya.
~Langkah
Ken berjalan mendekati David, mengangkat lengan dengan dengan belati di genggamnya langsung menusuk punggung yang berada tepat dengan jantung nya.
~Tusuk
Darah berwarna merah mengalir dari luka itu menggenang bagai jus tomat di tumpahkan, segera setelah melakukan itu ponsel memunculkan notifikasi, Ken tergerak melihat nya.
__ADS_1
[ Ding ~ Berhasil menghabisi bos level nightmare 3, silakan anda mencari pintu terdekat untuk membuka portal menuju base, untuk cerita dan hadiah silakan menunggu]
Ken sibuk melihat ponsel dan peta yang di dapat nya tadi tak lama suara tawa terdengar.
~Hahaha
Itu tawa Dean yang mulai terinfeksi virus milik David gejalanya mulai tampak, pertama luka menghitam kedua dia menggila tak lama menjadi mirip zombi yang hanya bisa membunuh.
Ken melihat nya Dean kini dengan keadaan terikat, sepertinya Alex yang mengikat nya selagi Ken tidak melihat nya dia tahu bahwa Ken sepertinya tidak akan menyakiti nya dan hanya David yang di incarannya.
Alex tidak punya pilihan mendekati Ken yang tampak begitu mengerikan dia tahu mungkin ini bunuh diri tetapi tidak ada pilihan.
"Tolong temanku yang menderita, aku janji akan jadi bawahan mu atau apapun itu!"
Ken mendengar nya dan sedikit terkejut, memikirkan sesuatu Ken berkata: "Apa kau sukarelawan?"
Dengan tegas Alex menjawab: "Iya!"
"Baiklah ku bantu!"
Melihat luka yang diderita nya dia tidak yakin apa bisa menyembuhkannya, namun tidak ada salah mencobanya terlebih dahulu itu dalam benak Ken.
Ken mengeluarkan 1 buah parasit penyembuhan dan saniti pill dari toko dalam ponsel nya, tetapi yang di lihat Alex itu muncul dan menggeliat di lengannya Ken.
Alex tampak jijik bercampur takut dia di beri sepotong daging yang tampak membusuk dan 1 buah bola mata berukuran kecil, namun dia tak punya pilihan mengambil nya.
~Menghilang
Begitu dia ambil Ken menghilang dari hadapan nya, terkejut mahluk itu memiliki kemampuan menghilang juga bahkan lebih hebat darinya itu yang terpikir oleh Alex.
Ken menggunakan opsi jubah dan mata ilusi nya untuk menipu mata Alex, dia pergi menuju harta tersebut karena tidak ingin berbagi harta.
Mengikuti letak pada peta itu Ken sampai di depan pintu ruangan di dalam goa, membuka nya terlihat sebuah pintu brankas berukuran besar.
~Langkah
Ken berjalan mendekati pintu itu, memasukkan kode untuk membuka yang tertera pada peta tersebut.
~Terbuka
Begitu terbuka terlihat emas batangan tersusun dengan rapi Ken dengan senang mengambil ponsel dan scan ingin memasukkan semua ke dalam inventori nya.
[ Ding ~ Pemain yang terhormat pihak developer tidak mengizinkan ada nya benda lain selain alat peraga dari aplikasi]
"Apa?"
"Sialan!"
Shok dengan penjelasan Ken memutuskan sebuah cara lain, setelah beberapa saat Ken melepaskan jubah nya menaruh emas di sama dia hanya bisa membawa 10 batang masing masing emas 500 gram, kemudian membungkus nya.
__ADS_1
Menghela nafas Ken berkata : "sepertinya hanya bisa ku bawa segini."
Berdiri dari tempatnya Ken berjalan menuju pintu ruangan memotret nya membuat pintu itu retak, Ken membuka pintu dan masuk ke sana.