
"Waduh aku harus bagaimana? dia masih batuk tidak mau berhenti dan lagi itu mengeluarkan darah!"
Terlihat Ken bingung dengan keadaan nya dia memutuskan untuk melihat sekitar apa ada alat tertentu atau obat untuk gadis tersebut, dia melakukan itu karena sempat melihat banyak perlengkapan medis seperti tabung oksigen infus dan beberapa obat di meja sekitar.
Belum sempat pergi kearah meja yang ada obat di sana sebuah tangan kecil menahannya.
"Apa anda peri cermin?" Ucap seorang gadis kecil yang baru tertimpa oleh Ken.
Ken melihatnya itu seorang gadis kecil yang tadi, melihat wajahnya dekat mulut gadis itu masih ada darah menempel.
Ken berspekulasi dia menderita penyakit berat, karena batuk nya telah berhenti Ken sedikit merasa tenang.
Menundukkan tubuh nya Ken menyeka darah yang tertinggal di dekat mulut gadis tersebut dengan tangan nya, saat ini dia juga berpikir jawaban apa yang harus dikatakan nanti.
Tak butuh waktu lama selesai menyeka darah tersebut Ken mendapat jawaban yang menurut nya bagus.
"Benar aku peri cermin, namum aku berbeda dengan yang biasa bermain dengan mu!"
Gadis itu terlihat agak sedikit sedih, namun tidak lama dia tersenyum senang karena tidak gila. Itu disebabkan karena dia lebih sering berbicara pada pantulan cermin yang besar, akibatnya beberapa pelayan di rumah mengira dia gila karena terlalu lama di rumah tampa teman sebaya itu dikarenakan fisik nya yang sakit sakitan.
Dalam pikiran Ken dia merasa gadis ini di tipu oleh nya, namun dia lebih di tipu oleh mahluk tadi karena bila menghubungkan beberapa peristiwa sebelum nya akan masuk akal bila orang yang dimaksud mahluk tersebut adalah gadis ini.
Tak lama Ken mengarahkan ponsel nya untuk scan melihat keterangan dan deskripsi kondisi nya, karena setelah berkontak dengan mahluk tersebut serta alat medis sekitar kondisi tidak akan baik baik saja.
[Ding~ Roselyn Lilia deskripsi : Gadis yang di tipu Devil inside mirror serta memiliki umur tak panjang karena penyakit misterius nya
Ras : Manusia
Hobi : Membaca
kemampuan spiritual : Tidak ada]
Melihat gadis itu masih riang dengan penderitaan nya membuat Ken ingin menolong nya.
"Ponsel apa kau memiliki obat untuk ini?"
[ Ding ~ Kerana update sebelum nya, pihak kami menyarankan penyembuh tingkat lanjut karena itu telah di tambahkan kedalam menu shop!]
[ Ding ~ Penyembuh tingkat lanjut, Deskripsi dapat menyembuhkan tubuh yang terpotong serta menyelamatkan nyawa dari penyakit apapun
Harga : 20 poin roh
Penting : Hanya tersedia 1 setiap sebulan sekali!]
"Ini harga nya mahal! dengan apa yang kumiliki! ya sudah anggap berbuat baik aku beli!"
Sebuah pill muncul di atas ponsel nya, itu adalah penyembuh tingkat lanjut yang di belinya.
__ADS_1
Segera Ken ingin menyerah kan obat tersebut kepada gadis itu yang masih terlihat senang.
"Gadis kecil siapa namamu?"
"Aku Roselyn Lilia! kau siapa peri?"
"Aku tidak punya nama."
"Tidak punya? apa boleh ku berikan nama untuk mu? dan boleh kah aku menjadi teman mu?"
"Tentu boleh!" Ucap Ken.
"Menurut buku yang pernah ku baca seorang teman tidak akan berbohong pada teman nya, bagaimana dengan Verit yang artinya kejujuran? "
Ken merasa tambah bersalah bila menerima nama dengan arti kejujuran sedang kan dia sedang berbohong, namun dia tidak bisa mengungkap nama aslinya karena beberapa alasan.
Setelah nya Ken hendak menyerah obat tersebut dengan sebuah pisau bedah di tangan nya kepada gadis itu, maksud dari pisau bedah adalah alat perlindungan diri saat mahluk tersebut menyerangnya.
Pisau bedah dengan pegangan dari kayu dan mata pisau yang terbuat dari stainless, itu terlihat sangat tajam.
Dia mamang belum melihat deskripsi nya namun benda dari ponsel sangat tidak biasa, dan efektif melawan mahluk supranatural manapun.
"Ini apa?" Tanya gadis itu.
"Yang bentuknya bulat itu obat untuk penyakit mu dan pisau ini untuk mu karena ada mahluk jahat yang ingin menyakiti mu!"
Roselyn terkejut dengan perkataan nya, dia tidak menyangka akan ada mahluk jahat akan menyakiti nya.
Mengambil nya kemudian dia memakan obat tersebut dan memegang pisau bedah.
"Eh?"
Beberapa saat tak lama tubuh nya terasa segar namum kulit nya yang agak pucat tidak hilang.
"Selamat kau pulih!"
"Aku sembuh?"
Ken yang senang melihat nya pulih dari penyakit nya, dia mengangguk membenarkan perkataan.
"Apa boleh aku memberi tahu orang tua ku?
"Tentu saja silakan" Ucap Ken dengan senyuman.
Rose langsung pergi dari kamar nya keluar memberi tahu kabar gembira nya, sedangkan Ken dia melihat jendela, saat ini dia berniat kabur karena ini rumah seseorang takut di tangkap dan di tuduh lolicon.
Mengeluarkan jubah dari Ponsel Ken memakai nya dan melompat dari jendela yang dia rusak dengan sengaja menuju keluar.
Dia memakai jubah untuk menghilangkan keberadaan nya, agar mudah menyelinap kabur.
Disekitarnya terlihat halaman mansion besar dengan beberapa penjaga di bawah nya, namun Ken melewati nya begitu saja.
"Dia gadis kaya ternyata."
Berjalan tak lama Ken sampai di tembok pagar yang cukup tinggi, Ken langsung melompati nya karena peningkatan membuat fisik nya sangat kuat.
__ADS_1
Mendarat di luar halaman mansion Ken tiba di dekat jalan raya, yang saat ini terlihat ramai orang karena jubah mereka tidak menyadari keberadaan nya.
~Kring... Kring.
Sebuah nada dering dari telpon umum terdengar sangat keras di sebrang jalan, walaupun begitu setiap orang yang di dekat telpon umum tidak menanggapi seakan tidak mendengar apapun.
"Itu fenomena supranatural? sepertinya untuk ku mungkin?"
Menghela nafas karena dia baru selesai 1 masalah sudah muncul yang lainya, tidak memiliki pilihan lain Ken mendatangi tempat tersebut untuk menjawab nya.
Sampai di tempat Ken mengangkat telpon menjawab nya. "Halo? anda siapa apa mau mu?"
"Ah! akhirnya terhubung, papa ini Mary sedang menggunakan panggilan alam lain tadi kemana kok menghilang begitu saja!"
"Mary?"
Papa kenapa tidak menjawab? saat Mary menelpon menggunakan telpon di dekat mu sebelum nya, dan kenapa tiba hilang begitu?"
Aku tidak tahu, Tiba-tiba ada di dunia aneh yang memiliki langit merah! terus ada mahluk non human serta di sana bau!"
Terdiam sejenak Mary merasa kenal dengan apa yang dijelaskan Ken. "Apa maksud papa Underworld?"
Mendengar ucapan Mary Ken terlihat serius ingin tahu. "Kau tahu tempat itu?
"Tentu saja untuk penjelasan nya nanti, ini ada hal penting ponsel mu mendapatkan pesan dari pria yang di gantung itu terlihat penting ingin bertemu!"
Ken mendengar itu berpikir sejenak, dalam pikiran nya pria yang di gantung apa Alan mencari ku.
"Lokasi nya dimana?"
"Jalan ular kota C blok ke 5 cafe Moretti jam 12.00!"
"Baik aku kesana sekarang!"
Ken keluar dari tempat telpon umum, melihat orang lewat di dekat nya dia memanggilnya, saat ini Ken melepaskan jubah nya.
"Maaf menggangu waktu nya Pak boleh tahu ini jam berapa? dan tempat apa?"
"Oh! jam 11.30 dan ini kota C ada apa anda tersesat?" Ucap pria di jalan.
"Iya Benar aku tersesat, kalau boleh tahu dimana aku bisa menemukan tempat bernama Cafe Moretti?" Ucap Ken yang merasa lokasi nya tidak jauh
"Oh kafe itu cukup terkenal karena sering di kunjungi pemuda dari keluarga ternama!"
Itu terletak 5 blok dari sini bila menggunakan taksi akan memakan waktu 40 menit itu yang tercepat!"
"Oh! terima kasih pak, maaf mengganggu sekali!"
"Iya tak apa." Ucap pria tersebut berbalik pergi melanjutkan Jalan nya
Mengangkat tangan nya kearah dagu nya sambil terdiam berdiri, saat ini Ken berpikir dia akan datang terlambat bila datang.
Memutuskan karena merasa tak ada pilihan Ken segera memakai kembali jubahnya, dia berlari ke arah lorong di antara gedung tinggi.
Setalah sampai Ken melompat secara zigzag dari kanan ke kiri berurutan, dia berpikir melakukan parkour melompat dari gedung ke gedung lainnya.
__ADS_1
(Roselyn Lilia)