Tolong Jangan Takut

Tolong Jangan Takut
12. The mine


__ADS_3

30 menit sebelum kejadian awal Ken tiba. Perbatasan kota G tampak 1 mobil bertipe mini bus hitam melaju dengan kecepatan sedang mobil itu membawa 3 penumpang divisi khusus penyerang.


"Hei... Alex kau yakin ingin mengambil misi ini, kau tahu ini belum 1 minggu pasca kejadian waktu itu!"


Terlihat seorang berkacamata hitam memakai seragam divisi khusus mengajak ngobrol Alex yang baru saja keluar pasca traumatis kejadian killing sreet murder. Pria itu khawatir dengan alex yang tiba tiba ingin ikut misi walaupun sudah di larang atasan, namun atasannya ( Anderson) tidak bisa menolak nya dengan alasan butuh pekerja lapangan.


Melihat Dean khawatir alex menenangkan nya berkata "Ya, aku yakin kata dokter itu tidak apa luka ku juga sudah sembuh... entah apa yang di lakukan mahluk itu padaku!"


~Menghela.


"Kau keras kepala sekali, ya sudah nanti kalau kau ada masalah akan ku lindungi!" ucap Dean melihat Alex yang masih memaksa ingin ikut.


"Hai, mau sampai kapan kalian tetap mengobrol cepat siapkan alat nya kita akan sampai," ucap seorang pria yang sedang menyetir kesal dengan perilaku santai Alex dan Dean.


Alex melihat dengan kesal perilaku nya namun Dean tahu dan segera menenangkan nya.


Alex, jangan marah kau tau dia divisi tingkat senior kemampuan yang dia punya bukan main, ucap Dean menggunakan kemampuan telepati.


Membawa Dean dengan ability telepati memang tidak berguna namun untuk lokasi yang mereka tuju ada kemungkinan alat komunikasi tidak bisa digunakan.


...


Setelah menempuh perjalanan cukup lama sampai mereka di depan goa pertambangan, di sana ada seorang divisi tingkat veteran menunggu sambil memegang sebuah cermin cukup besar. Dia berpenampilan rapi tinggi berambut hitam panjang sebahu dengan wajah cukup tampan.


Mereka bertiga akhirnya keluar mobil mendekati nya Dean berkata kapten tim apa bener tidak apa divisi junior seperti aku dan Alex masuk ke lapangan.


Kapten tim berkata menjawab pertanyaan Dean, "Tidak apa... menurut data laporan tim pengintai tingkat kemampuan nya misadventure jadi cukup aman untuk kalian!


"Tapi kalian paham kan beberapa kategori tingkat bencana yang di klasifikasi oleh organisasi?"


Alex melihat nya dan menjawab, "Tentu. Ada 7 tingkat yang terendah misadventure - pluge - holocaust - scourge - debacle - calamity - disaster. "


"baiklah kalau kalian siap kita akan berpindah ke alam netter kumulai dari aku lalu lanjutkan setelah nya!"


Kapten tim menyandarkan cermin besar yang di bawanya, kemudian dia menyentuh cermin tersebut tubuh nya berubah menjadi cahaya dan masuk kedalam cermin.


Alex mendekati nya dia ingin melakukan setelah kapten namun dia di dorong jatuh oleh 1 orang divisi tingkat seniornya, Alex hanya bisa bersabar sambil Dean membantu nya bangkit.


Mereka kemudian masuk setelah melihat pria menyebalkan itu.


Cermin selain memantulkan dunia namum disaat yang sama menciptakan dunia nya sendiri, benda itu sangat cocok untuk berpergian ke alam netter yang mirip dengan alam realita namun di saat yang sama berbeda.


Setelah masuk ke alam Netter terlihat langit yang sebelumnya gelap karena malam menjadi memerah dan berkabut dengan suasana yang sangat tidak mengenakan untuk tim Divisi khusus itu sudah seperti makanan sehari hari.


"Baik lah karena sudah berkumpul saatnya kita masuk kedalam goa persiapan alat kalian!" ucap kapten tim.

__ADS_1


Mereka berempat mempersiapkan senjata mereka kemudian masuk ke dalam goa pertambangan dunia netter.


...


Setelah berjalan di dalam goa selama 20 menit mereka hampir tidak menemukan apa pun hanya ada beberapa bercak darah dan bau tidak sedap, tidak ada tanda tanda mahluk supranatural.


~Hahaha.


"Seperti nya mahluk itu takut dengan kita!" ucap pria tingkat senior dengan bangga.


Kapten tim yang melihat dengan kesal menegurnya "Hei, Ron! pelan kan suara mu walaupun mahluk itu lemah harus tetap waspada!"


"Untuk apa?"


Tiba tiba mereka terdiam saat melihat Ron membanggakan dirinya tentang kemapuan nya yang memperkuat tubuh, dia tidak tahu bahwa mahluk itu tepat di belakang nya.


"Hei nak itu ada di belakang mu!"


"Oh begitu?"


Ron berbalik melihat mahluk itu sejarak 3 kaki dari tempat nya. Mahluk itu terlihat berwujud humanoid kurus berwajah tua memiliki mata merah dalam gelap berbaju compang camping memegang pixe axe di tangan nya.


Ron sombong mendekati meremehkan berkata: Oh... ternyata orang kurus ini mahluk nya tidak tampak kuat?"


"Bukannya kita harus membununya?"


Begitu Ron berbalik tidak berselang lama mahluk itu menggerakkan pixe axe nya hingga tubuh Ron terpotong secara brutal, darah mengucur deras dari sana membentuk genangan.


Mereka bertiga kaget dalam benak mereka berpikir tidak mungkin mahluk tingkat misadventure sekuat ini, menyadari ada yang salah ketua tim menyuruh mereka pergi melaporkan pada atasan sedang kan ketua tim akan menahannya.


...----------------...


Ken berlari mencari asal suara itu hingga menemukan 1 orang tewas dengan kejam punggung nya sobek parah. Tetapi saat melihat sekitar nya dia menemukan jejak sepatu dan jejak darah tertinggal disana, dan Ken memutuskan mengikutinya.


"Itu tadi terlihat sangat kejam apa dia di bunuh dari belakang?"


Hingga tiba tiba sebuah nada berbunyi dari ponsel hitam disaku nya.


[ Ding~ Berhasil, cerita sudah dibuat menghasilkan judul The miner


~Deskripsi : Salah satu tambang terbesar menyembunyikan rahasia gelap?


~Tugas anda melindungi Survivor


~Tugas utama mencari ending setiap ending mempengaruhi cerita, tentu saja hal yang anda dapatkan juga

__ADS_1


~Total ending yang bisa di cari good ending, bad ending, dan normal ending ]


"Akhirnya muncul juga deskripsi misi? tetapi apa maksudnya?"


Ken dia berhenti berlari untuk melihat penjelasan misi tak berselang lama teriakan muncul kembali.


~Tolong


Ken merasa teriakan ini hubungan nya kembali berlari mencari sumber suara meninggalkan mayat di belakang nya, namun jalan lorong goa pertambangan yang berliku di tambah dia bukan di dunia nyata melainkan alam netter yang sudah di manifestasi oleh suatu mahluk spiritual.


Setiap jalan yang di pilih akan membawanya ke tempat yang sama, tempat mayat terpotong punggung nya


Berhenti sejenak Ken memikirkan cara lain, melihat sekitar dia menemukan jejak tetesan darah dan jejak kaki merasa itu mungkin bisa jadi petunjuk keluar dari paradoks ini.


...


Benar dugaan nya setelah berjalan mengikuti jejak tetesan darah tiba di tempat seseorang dari keliatan dia masih bernafas namun duduk bersandar tidak sadarkan diri, pria itu terluka di bagian dadanya darah masih mengalir di sana.


Ken mendekati nya bertanya: "Hei... apa kau baik baik saja, butuh pertolongan?"


Mendengar suara yang sangat asing membuat pria terluka itu terkejut menyiapkan senjata nya berupa golok perak.


Dia melihat sepasang mata berwarna merah menyala dalam gelapnya gua dengan tatapan yang seakan sangat merusak kewarasan.


Menodong kan kearah Ken dia tahu mustahil untuk bergerak saat ini namun bila itu perjuangan akhirnya dia akan menerima nya.


Ken mengeluarkan ponsel hitam membeli potongan parasit lalu memberi kan nya pada pria terluka tersebut.


Kemudian Ken berkata: "Ini bisa meredam luka mu bila masuk ke mulut, atau ke tempat yang terluka mungkin?"


Melihat pria itu masih ketakutan Ken menaruh item tersebut di depan nya dan bertanya: "Apa... hanya kau saja yang di dalam goa?"


Mendengar perkataan Ken pria itu menjawab dia membuat pertaruhan:" Ada 2 orang mungkin masih hidup, tetapi apa tujuan mu?"


Ken bingung harus menjawab apa dia tidak bisa lagi menggunakan kata entahlah, memutuskan untuk menggunakan: "Mungkin kita memiliki musuh yang sama?"


Mendapat jawaban tersebut pria terluka itu memberikan ghost recivernya kepada Ken menjelaskan fungsi nya: Ini ghost reciver item tingkat tinggi sulit diproduksi secara masal, selain mendeteksi gelombang hantu dapat mendeteksi kehidupan sekitar!"


''Benda itu berbentuk persegi bila di arahkan akan menunjukkan gelombang energi pada layarnya semakin dekat semakin banyak gelombang nya!"


Tak berselang lama setelah mendengar penjelasan Ken mendapatkan gelombang walaupun tidak di arakan ke suatu tempat. Dari asalnya itu ada di belakang Ken pria tersebut menodong kan senjata perak nya ke arah mahluk tersebut.


Ken menyadari ada sesuatu dibelakang nya menoleh melihat nya terlihat mahluk mirip zombi dengan pixe axe di tangannya, Ken menatapnya dia merasa mahluk itu tidak sekuat bos pada event namun tatapan Ken membuat mahluk itu terintimidasi.


Mahluk itu melihat Ken sebagai sesuatu yang sangat menakutkan dengan mata merah seakan menyala dalam kegelapan, itu salah satu efek ability nya yang tidak ada dalam deskripsi dia akan terlihat sangat menakutkan saat di alam netter semua yang kau tatap akan gemetar ketakutan sebelum memulai.

__ADS_1


__ADS_2