VIP 69

VIP 69
CHAPTER 24


__ADS_3

"Lisa... Berikan Sonia pada Sahara." ucap Leon pada Lisa yang sedang menggendong Sonia putri kecil Sahara dari Sean.


"Loh, keliatannya kalian sudah rapih. Apa kalian akan pergi? Kalian mau pergi kemana?" Tanya Lisa yang bingung setelah tahu Leon sang kakak membiarkan Sahara keluar lagi dari ruang VIP 69.


"Lisa terima kasih sudah mau merawat Sonia beberapa hari kebelakang." Sambung Sahara sembari mengambil Sonia dari pangkuan Sahara.


"Lisa kami pergi dulu, jaga rumah."


"Baik kak Leon."


Leon membawa Sahara pergi dengan mobilnya bersama dengan Sonia juga. Bahkan Leon membawa file berisi rekaman cctv yang Sahara minta.


Leon mengantar Sahara menuju rumah Sean hari itu, terlihat Sahara masih murung matanya juga masih sembab.


"Aku hanya akan mengantarmu pada Sean dan membantumu bercerai dengannya. Setelah itu kita akan menikah." ucap Leon yang sedang mengendarai mobilnya.


"Apa? Engga Leon. Aku ga akan menikah denganmu setelah aku bercerai dengan Sean. Aku tak akan menikahi pria manapun dulu, aku takut akan tersakiti lagi."


Seketika Leon menginjak pedal gas dengan raut wajah yang tampak marah.


Setelah 30 menit lamanya dijalan. Akhirnya Leon dan Sahara tiba di rumah Sean.


Ketika Sahara tiba disana, Sahara tidak punya tenaga untuk menggendong Sonia akhirnya Leon yang menggendong Sahara.


Mereka berdua masuk ke dalam rumah Sean dan terlihat dirumah Sean ada banyak orang. Bahkan Anggun wanita yang Sahara tahu sebagai pengasuh Sonia dihari dimana Sahara masih dikurung oleh Leon.


Ayah, ibu Sean ada disana, bahkan ibu Sahara juga ada disana. Mereka semua terlihat dari luar karena kaca rumah Sean yang tak di tutupi oleh gorden.


"Sahara... " Ucap Sean ketika melihat Sahara berdiri didepan pintu rumah bersama dengan Leon dibelakanganya yang menggendong Sonia.


Sean memeluk Sahara, namun Sahara tak memberikan reaksi apapun. Sahara tak membalas pelukan Sean. Sahara hanya memberikan tatapan kosong.


"Ya ampun Sahara... Ibu merindukanmu dan Sonia. Cucu pertama ibu dan menantu pertama Ibu." Ucap Ibu Sean sembari memeluk Sahara.


Berbeda dengan Ibu Sahara, ibu Sahara memberikan tatapan marah pada Sahara.

__ADS_1


"Sahara! Kemana kamu pergi? Hah! Kamu tak tahu Sean dan ibu mertuamu ini sangat mencemaskanmu terutama Sonia! Darimana saja kamu?!" Ucap ibu Sahara dengan penuh kemarahan.


"Bu... Kenapa kamu tak menyambutku dengan rasa senang kenapa kamu malah marah-marah saat aku kembali?"


"Cukup Sahara biarkan saja ibumu, sekarang ayo masuk dan duduk dulu. Tapi... Siapa pria yang menggendong Sonia ini?" Tanya ibu mertua Sahara.


Sahara hanya terdiam menatap Leon yang masih menggendong Sonia.


"Oh.. Dia..."


"Dia Leon bukan? Pria Bar Itu?" potong Sean saat Sahara akan memberitahu ibu mertuanya.


Seketika Sahara pun terkejut.


"Lalu Siapa wanita itu Sean?" tanya balik Sahara pada Sean. "Bukankah dia Anggun cinta pertamamu? Kenapa dia ada disini? Apa saat aku hilang kamu malah bermalam bersamanya dari pada mencariku istrimu sendiri?"


Pertanyaan Sahara membuat Sean terdiam, dan membuat orang-orang yang ada disana juga terdiam.


"A-apa maksudmu Sahara? Aku terus mencarimu kesana kemari, setiap malam aku menangis saat kamu tak ada!"


"Cukup! Kalian berdua duduk dan jelaskan semuanya dengan benar!" Ibu Sean menghentikan pertengakaran antara Sean dan Sahara.


Dan pada akhirnya mereka semua berunding dalam satu ruangan.


"Sekarang ibu ingin mendengar semua kejadian yang menimpamu Sahara setelah itu baru hubungan antara kamu dan Sean." ucap ibu Sean yang tak lain adalah mertua Sahara sendiri.


"Selama dua minggu aku dikurung oleh seseorang karena dia sangat menyukaiku dia terobsesi denganku. Namun ketika aku dikurung disana aku sama sekali tak di lukai olehnya." Ucap Sahara sembari menatap ke arah Leon yang sedari tadi terus diam.


"Selama aku dikurung disana aku diberi makan dan tempat yang nyaman. Walau dia tak melukaiku disana, aku selalu takut dan merindukan Soniaku. Bahkan aku menunggu Sean datang untuk mengeluarkanku dari sana. Tapi ternyata Sean tak pernah datang."


"Lalu bagaimana sekarang kamu bisa melarikan diri darinya?" tanya ayah Sean.


"Aku memohon padanya agar dia melepaskanku, karena aku ingin... Meminta cerai pada Sean."


Seketika semua orang terkejut tertutama Sean, setelah mendengar ucapan Sahara.

__ADS_1


"Tunggu... Apa maksudmu Sahara? Meminta cerai dariku? Apa salahku Sahara? Apa hanya karena aku tidak mencarimu kamu jadi marah dan ingin menceraikanku? Oke aku minta maaf Sahara karena aku sibuk bekerja Sahara aku tak sempat mencarimu jadi aku menyerahkan semuanya pada polisi."


Ketika Sean menjelaskan itu, Sahara tersenyum simrk.


"Lihatlah Sean sangat peduli dengan pekerjaanya dan mengabaikan aku yang hilang bersama Sonia. Tapi perceraian ini bukan tentang itu. Tapi karena aku melihat Anggun dan kamu Sean bercinta dimalam dimana aku masih hilang."


Sean dan Anggun tiba-tiba terkejut mata mereka terbuka begitu lebar menatap satu sama lain.


Sahara pun mengambil laptop dan memutar file video yang berisi Sean dan Anggun yang tengan bercinta dirumah Sean.


Semua orang terkejut bahkan ibu dan ayah Sean sendiri. Bahkan ibu Sahara yang terus diam memberikan tatapan tajam pada Anggun.


"Dia selingkuh dariku, selama aku menikah dengan Sean, ternyata Sean sudah sering bertemu cinta pertamanya yang tak lain Anggun yang merawat Sonia ketika aku hilang."


"Tunggu, kamu juga selingkuh Sahara! Leon membawa Sonia pergi dari rumah ini karena kamu yang memintanyakan! Oh apa semua drama penculikan ini hanyalah settingan! Dan penculik itu adalah Leon pria Bar yang memberimu Liontin berbandul angka 69 kan!"


"Darimana kamu tahu Linton itu?"


"Aku menemeukannya dijalan dipagi hari ketika kamu sedang membuang sampah Sahara."


"Engga! Semua itu bukan settingan, Ya aku memang benar-benar dikurung oleh Leon! Pria ini! Dan Leon juga yang membawa Sonia padaku! Tapi jujur selama dikurung disana aky masih tetap memikirkanmu Sean! Kamu cinta pertamaku aku bahkan rela membenci Leon dan terus mengabaikan Leon demi kamu Sean! Tapi apa sekarang kamu bercinta dengan Anggun!"


"Ya aku memang cinta pertamamu, tapi cinta pertamaku bukan kamu Sahara tapi Anggun. Anggun tak bisa mempunyai anak sejak pertama kita saling kenal, karena dia mempunyai kanker rahim itulah kenapa aku terus mengejarmu Sahara, karena aku ingin mempunyai anak bersama dengan anggun dari rahimmu. Sekarang aku akan menandatangani gugatan cerai dan mengambil Sonia darimu."


Seketika Sahara lebih terkejut dengan kisah Sean yanh diluar pemikirannya. Sahara menangis tersungkur ke lantai, semua orang disana hanya terdiam tak percaya.


"Hari ini juga kita akhiri rumah tangga ini, karena aku akan menikahi Anggun dan memberikan Soniaku pada Anggun. Terima kasih sudah melahirkan Sonia ini adalah waktu yang sangat aku tunggu Sahara. Dan untukkmu Leon jika kamu mau wanita ini Ambil saja aku tak peduli. Dan ini," Sean melemparkan Liontin berbandul angka 69 kepada Leon. Linontin yang diberikan Leon pada Sahara ketika mereka akan berpisah.


"Angka itu terlalu erotis! Dasar pria dan wanita Bar yang menjijikan!" Ucap Sean dengan kasarnya.


...🍀UPDATE SETIAP HARI🍀...


...Please support me dengan cara bantu like, komen dan share (Novel VIP 69) ini. Dan jangan lupa kasih gift hehe gomawo ♥ Follow me on Instagram @lyricbighit...


...copyright©️Triahanda...

__ADS_1


__ADS_2