
Sahara berhasil lagi dekat dengan Leon di dalam hutan itu karena Leon tiba-tiba berhenti. Dan Sahara berjalan perlahan ke arah Leon
Ketika Sahara berjalan di belakang Leon perlahan dengan gaun pengantinnya. Tiba-tiba Leon berbalik badan dan menatap Sahara dengan mata yang sembab.
Sahara terus berjalan ke arah Leon perlahan dengan gaun berwarna putih yang sudah kotor dan robek bagian bawahnya akibat terus berlari mengejar Leon. Ketika Sahara mengangkat gaunnya untuk berjalan ke arah Leon. Kaki Sahara terlihat tak menggunkaan alas kaki, Leon langsung mengetahuinya jika Sahara berlari mengejarnya tanpa alas kaki.
Sahara menangis dan langsung memeluk Leon yang ada di hadapannya.
"Leon bahkan jika kamu tak ingin mendengar alasanku. Aku akan tetap memberitahu kenapa aku melakukan semua ini, sampai kamu percaya padaku." Kekeh Sahara kepada Leon agar Leon mau mendengar alasannya.
"Sahara apa kamu masih kurang merasa sakit? Kamu bilang kamu ingin bahagia, tapi kenapa sekarang kamu melakukan hal yang membuat diriku dan juga dirimu menangis." Leon terbawa suasana yang biru sehingga bertanya tentang perasaan dan harapan Sahara yang ingin bahagia.
"Aku ingin Leon. Sekarang akan aku jelaskan kenapa aku menikah dengan Al-"
"SAHARA!"
belum Sahara selesai berbicara dengan Leon tiba-tiba seseorang memanggil Sahara. Ketika Sahara membalikan badannya orang yang memanggil namanya itu ternyata Alex dan Ali.
Alex dan Ali berjalan mendekati Sahara dan Leon. Sahara bahkan belum menjelaskan apa-apa pada Leon tapi mereka berdua datang dengan tiba-tiba.
"Kenapa Alex ada disini?" Tanya batin Sahara.
"Sahara. Kamu istriku sekarang kenapa kamu bersama pria lain dan pergi begitu saja. Ibu khawatir, sekarang ayo kita pulang." Ajak Alex.
Namun ketika Alex mengatakan itu, Sahara membuat raut wajah marah pada Alex.
"Siapa kamu mengatakan hal seperti itu seenaknya. Dia ini suamiku Leon, dan aku menikah denganmu itu tidak Bersungguh-sungguh Alex. Tanya saja pada adikmu Ali. Bukankah dia sudah memberitahumu." Jelas Sahara dengan tandasnya.
Ali seketika terdiam ketika sang kakak menatapnya.
"Ali ... Jadi kamu tahu semuanya? Kamu yang menyiapkan semua pernikahanku dengan Sahara apa semua itu palsu. Apa penghulu itu juga palsu?" Tanya Alex pada Ali.
Namun belum juga Ali menjawab tiba-tiba Sahara bertanya lagi pada Ali.
__ADS_1
"Ali ... Apa kamu tidak memberitahu kakakmu jika kita menikah itu hanya pura-pura?" tanya Sahara bingung.
Ali tiba-tiba diam dan menatap wajah Alex dan Sahara.
"Ya Sahara, aku tak memberitahu kak Alex tentang ini semua. Tapi semua yang aku siapkan tidaklah palsu aku berbohong padamu Sahara. Kamu dan kak Alex sudah menjadi pasangan yang Sah." Jelas Ali di hadapan Sahara, Alex dan juga Leon.
"Ga ... Ini ga mungkin, Ali... Kamu sahabatuku kenapa kamu tidak jujur padaku. Kenapa kamu melakukan ini. Ali ... Ali aku membencimu! Aku sangat membencimu!" Sahara benar-benar tak percaya dengan apa yang telah terjadi. Ali berbohong padanya.
"Maafkan aku Sahara, aku menyukaimu sejak lama tapi ternyata kamu sudah menikah dua kali pertama dengan Sean kemudian Leon. Itu menyakitiku, dan aku pikir ibu akan memilihku untukmu ternyata ibu memilih kak Alex. Tapi itu membuatku bahagia aku membuat semua pernikahan itu asli agar kamu tak pergi dan terus disini bersama kami, kamu istri kak Alex sekarang."
Ucapan Ali menghancurkan hati Sahara. Sahara menatap Leon yang berdiri di belakangnya.
"Leon maafkan aku ... Kamu sudah mendengar semuanya. Aku pikir semua ini hanya drama tapi Ali membuatnya nyata. Aku melakukan ini berniat untuk menolong ibu mereka yang umurnya tak panjang lagi. Tapi Ali malah melakukan ini, dia membohongiku Leon."
Sahara menjelaskan pada Leon dengan air mata yang mengalir. Namun Leon sepertinya tak sanggup terus melihat Sahara yang menangis.
Leon mendekati Sahara dan menghapus air matanya.
Ucapan Leon membuat tangisan Sahara semakin menjadi. Bibir Sahara bergetar karena menangis namun Leon menyentuhnya dengan lembut menggunakan jarinya.
"Aku hanya milikmu Leon bukan orang lain. Aku mohon ingat itu, aku berjanji akan segara mengakhiri hubunganku dengan Alex." ucap Sahara pada Leon.
"Apa kamu bilang, kamu akan mengakhirinya?" pangkas Alex.
"Ya! Aku akan mengakhirinya dan kamu Ali, aku tak akan pernah sekalipun mempercayaimu lagi. Kita bukan sahabat lagi."
Ali hanya bisa diam menatap Sahara dan tampak menyesal setelah Sahara memutuskan ikatan persahabatannya.
Sahara berbalik badan lagi lalu memeluk Leon. Namun ketika Sahara berbalik badan, Leon sudah tak ada di belakangnya.
Leon... Kemana Leon...
Sahara panik karena Leon tiba-tiba pergi diam-diam.
__ADS_1
"Leon! Ini semua karena kalian! Ali kamu sudah menghancurkan hidupku, aku tak bisa hidup tanpa Leon! Aku akan melakukan apapun demi Leon, aku tak akan memikirkan kalian lagi aku tak peduli dengan semua kesedihan kalian lagi!"
Setelah Sahara mengatakan itu, Sahara berlari mencari-cari Leon yang masuk lebih dalam ke dalam hutan.
Leon! Leon! Kamu dimana Leon! Sahara berteriak mencari-cari Leon di dalam hutan yang asing.
Hari mulai gelap namun Sahara tetap kekeh berusaha mencari Leon. Sahara berjalan ke seluruh hutan yang tak terlihat dimana ujungnya karena semuanya hanya di kelilingi pohon-pohon besar dan rerumputan yang tingginya sudah hampir setinggi tubuh Sahara.
Sahara tak kenal lelah, Sahara tak takut apapun. Dirinya terus mencari Leon.
Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Hujan yang membasahi hutan dan langit yang sudah gelap membuat Sahara merasa takut dan khawatir. Sahara akhirnya berteduh di bawah pohon yang sangat besar dan memiliki akar-akar Raksasa.
Sahara duduk disana sembari menangis ketakutan dan kebingungan karena Leon yang menghilang begitu saja.
"Leon ... Kamu dimana? Aku ingin kamu memelukku sekarang." gumam Sahara sembari memeluk dirinya sendiri.
Dan tiba-tiba saja Sahara mendapatkan sebuah pelukan, ketika Sahara membuka matanya. Dia adalah Leon. Leon datang kepada Sahara dengan pakaian yang sudah basah.
"L-Leon... Leon! Kamu kemana?! Aku mencarimu. Aku ingin memelukmu. Peluk aku Leon."
Leon dengan senyuman di wajahnya memeluk Sahara dengan eratnya sembari duduk dibawah pohon besar di dalam hutan yang gelap.
Sahara menangis sejadinya-jadinya dalam pelukan Leon.
"Sekarang aku sudah tahu semua alasannya Sahara, aku mempercayaimu aku akan membantumu."
"Leon terima kasih sudah percaya padaku."
Leon hanya menganggukan kepalanya.
Tiba-tiba Leon mengangkat tubuh Sahara dan membuat Sahara duduk diatas pangkuannya. Sahara menghadap ke arah Leon sehingga Sahara duduk dalam pangkuan Leon dalam posisi yang berhadapan dengan Leon.
Leon menyentuh wajah Sahara dengan lembut lalu memberikan ciuman di bibir Sahara.
__ADS_1