
"Astaga kamu beneran di lecehkan Sahara?"
"Iya chef..."
Tiba-tiba Bos pemilik restoran itu masuk ke dapur hingga membuat semua pekerja terkejut karena mereka tidak melakukan pekerjaannya. Merka sibuk melihat Sahara yang menangis. Dalam pelukan salah satu chef laki-laki.
"KENAPA KALIAN TIDAK BEKERJA! CEPAT BEKERJA. SAHARA MULAI SEKARANG KAMU SAYA PECAT!" teriak Bos pemilik restoran lalu pergi begitu saja.
Sahara pun diam membeku karena dirinya di pecat dari pekerjaannya.
Semua pekerja ikut bersedih ketika Sahara di pecat. Namun Sahara merasa biasa saja karena Sahara sudah kecewa dengan bosnya sendiri yang sudah melecehkannya.
Ya, malam itu Sahara pulang dengan berjalan kaki setelah dirinya di pecar dari tempat kerjanya.
"Lebih baik aku di pecat dari pada harus di lecehkan sama bos brengsek itu." gumamnya di tepi jalan.
Sahara duduk di tepi jalan di sebuah warung minuman sembari menunggu bus lewat. Ketika Sahara tengah duduk disana sembari melihat kendaraan yang berlalulalang. Sahara terkejut ketika melihat Leon tengah menyetir mobil dengan kaca mobil yang terbuka.
Sahara bahkan lebih terkejut ketika melihat ada seorang wanita yang duduk di samping Leon. Bahkan wanita itu menggendong Delmar yang kini sudah berusia satu tahun.
Sahara berdiri dari tempat duduknya dengan mata yang terbelalak terkejut melihat Delmar sudah tumbuh besar.
"Leon... Delmar..."
Sahara meneteskan air matanya. Sahara tak sanggup menahan tangisannya. Sudah satu tahun Sahara tak bertemu mereka.
Malam itu ketika Sahara tiba di rumah, Sahara tiba-tiba mendapatkan sebuah panggilan dari salah seorang temannya.
Teman Sahara menawarkan Sahara sebuah pekerjaan. Lalu dengan girangnya Sahara menerima pekerjaan itu.
"Aku mau, besok kamu berikan padaku alamatnya."
Baru beberapa jam Sahara di pecat, Sahara mendapatkan pekerjaan baru dari temannya.
Keeseokan harinya Sahara pergi menuju alamat yang di berikan temannya untuk pekerjaan Sahara yang satu ini.
"Tak masalah aku menjadi babysitter. Yang penting aku bisa mendapatkan gaji, aku tidak akan malu." Gumam Sahara sembari berjalan menuju alamar rumah orang yang sedang membutuhkan babysitter.
Sahara tiba di alamat itu, rumah itu sangat besar dan mewah. Dengan satu penjaga di depan gerbangnya.
"Maaf pak Saya akan melmar menjadi babysitter dirumah ini. Ini alamatnya." Kata Sahara pada pak satpam.
Satpam itupun langsung membiarkan Sahara masuk ke dalam rumah yang sangat besar itu.
__ADS_1
Sahara mengetuk pintu rumahnya lalu menekan tombol rumah itu juga. Dan tiba-tiba seorang pembantu membukakan pintu rumahnya.
Sahara langsung dibawa masuk oleh pembantu itu. Tetapi ketika Sahara masuk, Sahara benar-benar terkejut dan tak menyangka jika dirinya di pertemukan kembali dengan Leon.
Ketika Sahara melihat dinding rumah itu. Teradapat banyak sekali foto Delmar. Dan sepertinya Leon sudah memiliki wanita baru. Karena disana terdapat foto Leon bersama seorang wanita dan juga Delmar.
"Jadi aku akan mengurus anakku sendiri...?" tanya Sahara dengan mata yang berkaca-kaca.
Sahara pun masuk menuju ruang keluarga bersama pembantu tadi. Sahara benar-benar terkejut karena disana ada Leon dan istri barunya yang sedang bermain-main bersama Delmar. Bahkan Lisa adik Leon juga ada disana.
"Pak babysitter nya sudah tiba. Tapi dia belum memperkenalkan namanya." ucap sang pembantu.
Mata Leon terbelalak melihat Sahara berdiri tepat di depannya, Sahara melamar menjadi seorang baby sitter yang akan mengurus anaknya sendiri.
"Ya ampun akhirnya Delmar punya baby sitter, Kemari perkenalkan namamu." ucap seorang wanita yang tak lain adalah istri baru Leon.
Istri baru Leon tampak biasa saja. Bahkan jika dilihat-lihat Sahara lebih cantik walau penampilannya tak seanggun istri baru Leon.
Lisa adik Leon terkejut mengetahui baby sitter Delmar adalah ibu Delmar sendiri.
"Kak Sa-"
Tak! Leon menghentikan Lisa yang akan menyebut nama Sahara. Leon memberi kode pada Lisa untuk menutup mulutnya.
"Namaku Sahara, aku siap menjadi baby sitter disini."
"Tidak! Key, aku tidak menerima baby sitter ini. Kita cari yang lain saja."
Tiba-tiba Leon menolak Sahara sebagai baby sitter.
"Loh sayang kenapa? Sangat sulit mencari baby sitter. Pokoknya aku mau dia bekerja disini titik."
"KEY! kenapa kamu tak mendengarku, jika aku bilang engga ya engga Key!"
"Bodoamat ya Leon! Pokoknya dia yang urus Delmar! Aku keluar sekarang, teman-temanku menungguku! Sahara kamu mulai bekerja sekarang disini, aku menerimamu sebagai baby sitter Delmar. Jangan dengarkan suami saya yang keras kepala itu."
Istri baru Leon yang bernama Key itu tiba-tiba pergi keluar untuk bertemu teman-temannya. Lalu menyerahkan Delmar kepada Sahara.
Sahara tiba-tiba menangis lalu memeluk Delmar dengan erat. Sahara begitu merindukan Delmar yang sekarang usianya sudah satu tahun.
Ketika Key sudah tak ada di rumah. Lisa mendekati Sahara yang tengah menggendong Delmar.
"Kak Sahara! Aku merindukan kakak!" ucap Lisa sembari memeluk Sahara yang tengah menggendong Delmar.
__ADS_1
"Aku juga merindukanmu Lisa, dan juga Delmar."
"Kakak sangat cantik dengan rambut panjang. Aku tak pernah melihat kakak dengan rambut panjang sebelumnya. Rambut kakak selalu pendek."
Ketika Lisa mengatakan hal yang amat menyentuh itu. Sahara tiba-tiba menatap Leon.
Namun Leon tiba-tiba pergi dari sana.
"Lisa apa ini rumah baru?"
"Iya kak, ini rumah baru. Kak Leon pindah ke rumah ini bersama kak Key istri barunya yang sama keras kepalanya kaya Kak Leon. Aku kurang suka sama kak Key kak, kak Key tak punya attitude pada Ibu. Sampai sekarang ibu tak pernah main ke rumah ini, hanya aku saja yang datang kesini untuk bermain bersama Delmar."
"Ibu dimana Sekarang?"
"Dirumah kak Leon yang memilik ruang VIP."
Sahara langsung bermain bersama Delmar dan Sahara di rumah itu. Ketika Sahara tengah bersama Delmar dan Lisa di kamar Delmar. Tiba-tiba Leon memanggil Sahara.
"Sahara! Aku ingin berbicara denganmu sebentar, aku tunggu kamu di ruang kerjaku. Di lantai dua." Kata Leon pada Sahara dengan dinginnya.
Sahara pun dengan cepat berjalan di belakang Leon menuju lantai dua ruang kerjanya.
Leon masuk bersama Sahara ke ruang kerja Leon yang cukup luas.
"Bagaimana kamu tahu aku ada disini?"
"Aku sama sekali tidak tahu jika orang yang membuka lowongan pekerjaan baby sitter itu kamu Leon. Karena didalam poster lowongan pekerjaan tak tercantum namamu tapi hanya alamatmu."
"Apa sekarang hidupmu susah? Atau lebih bahagia setelah berpisah Denganku?"
Mata Leon tiba-tiba berkaca-kaca di hadapan Sahara.
"Gila! Kamu gila Sahara! Meninggalkanku bersama Delmar demi Sonia. Dan pada akhirnya aku tahu Sonia tak bisa kamu dapatkan juga! Kenapa kamu memilih hidup susah Sahara!"
"Leon jangan pikirkan hidupku yang selalu kesulitan ini. Kita sudah bukan siapa-siapa Leon, jadi jangan cemaskanku. Sekarang kamu bosku aku bekerja di rumahmu. Merawat anakku sendiri..."
Leon tak bisa menahan tangisannya, tiba-tiba Leon memeluk erat Sahara dan menangis dalam pelukan Sahara. Sahara pun ikut terkejut air mata yang sudah Sahara tampung kini membludak keluar dengan derasnya dalam pelukan Leon.
"Kamu gila Sahara! Kamu pergi tanpa pamit padaku!" ucap Leon dengan tangisan marahnya pada Sahara.
...Please support me dengan cara bantu like, komen dan share (Novel VIP 69) ini. Dan jangan lupa kasih gift hehe gomawo ♥ Follow me on Instagram @lyricbighit...
...copyright©️Triahanda...
__ADS_1