VIP 69

VIP 69
CHAPTER 37


__ADS_3

"Kamu pikir hanya kamu yang merasa sedih? Aku lebih sedih Sahara! Sejak mengandung anakku kamu banyak bertingkah, meminum alkohol, bekerja di Bar menghirup banyak asap rokok disana. Lalu kamu sering sakit-sakitan dan tak mau makan. Apa kamu tidak suka padaku?"


"Leon... Dulu aku sering mengatakan aku membencimu karena kamu membuat aku takut. Tapi sekarang aku tak pernah ada perasaan aku membencimu."


Sahara benar-benar merasa takut dan cemas ketika Leon mengatakan hal itu.


"Aku tak berpilih kasih, Saat aku minum alkohol di Bar aku tidak tahu saat itu aku sedang mengandung. Aku sudah berusaha menjaga anak kita Leon. Tapi entah kenapa aku sering sakit-sakitan dan tak mau makan. Bahkan kamu melihatnyakan. Tubuhku drop, dan terlihat seperti tengkorak kan."


Sahara mencurahkan isi hatinya dan memberitahu Leon jika dirinya tak berpilih kasih. Namun Leon malah terdiam dan terus mengabaikan Sahara.


Leon tiba-tiba pergi dari kamarnya meninggalkan Sahara.


"Leon... Kemana kamu akan pergi? Aku sendirian disini. Bisakah kamu memelukku? Aku ingin tidur karena aku sangat lelah, tapi aku tak bisa karena aku takut Leon." Ucap Sahara begitu tulus pada Leon. Namun Leon malah berjalan keluar kamar meninggalkan Sahara.


Sahara pun menteskan air matanya dengan penuh kesedihan.


Sahara membaringkan tubuhnya diatas ranjang di kamar Leon, dengan menggunakan pajama berwarna putih Sahara mencoba tertidur. Namun mata Sahara tak bisa menutup. Pikirannya banyak berbicara dan hatinya masih terasa sakit karena anak keduanya meninggal dunia.


Sahara tidur dengan memiringkan tubuhnya bersamaan dengan air mata yang terus menetes.


"Kenapa Leon marah padaku? Padahal saat ini aku sedang membutuhkannya. Aku ingin dia memelukku." gumam Sahara.


Saat mulai tengah malam, tiba-tiba lampu kamar ada yanh mematikan Sahara pun membuka matanya. Karena sedari tadi Sahara belum bisa tidur.


Saat Sahara melihat dari arah cermin, ternyata itu Leon. Leon tiba-tiba memeluk Sahara dari belakang, lalu menyelimuti tubuh Sahara dengan penuh kehangatan.


Sahara hanya terdiam dan berpura-pura dirinya tertidur.


"Kamu ingin aku memelukmu, aku akan memelukmu kapan pun kamu mau. Tapi aku masih merasa kecewa padamu Sahara karena kamu tidak menjaga dengan baik anak pertamaku." Bisik Leon di telinga Sahara.


Sahara yang berpura-pura tidur, tiba-tiba meneteskan air matanya.


Leon memeluk Sahara dengan penuh kehangatan, bahkan Leon memberikan ciuman pada Sahara.


Satu minggu berlalu begitu saja. Semua keadaan mulai membaik, rasa sedih yang terus meliputi Sahara dan Leon mulai menghilang sedikit demi sedikit.

__ADS_1


Dan selama satu minggu itu, Leon banyak berubah. Itu membuat Sahara merasa sedih dan kesepian. Leon terus-terusan mengabaikan Sahara.


"Leon aku membuat sarapan, kamu makan yah. Aku banyak melihat tutorial di youtube untuk membuat masakan enak. Kamu harus mencobanya." Ucap Sahara sembari menyiapkan omelet di meja makan di hadapan Sahara.


Leon mencoba omelet buatan Sahara, Namun Leon hanya memakannya sedikit.


"Bagaimana rasanya, apa kamu suka?" tanya Sahara dengan senyuman.


"Aku suka, tapi aku harus berangkat kerja sekarang."


Leon tiba-tiba pergi meninggalkan Sahara begitu saja. Dan itu membuat suasana hati Sahara sedih.


Setelah kepergian anak pertama Leon. Hubungan Sahara dan Leon mulai canggung. Leon yang biasanya banyak memperhatikan Sahara mulai dari makanan dan pakaian. Kini Leon perlahan mulai tak memperdulikan itu lagi.


Sahara takut rumah tangganya hancur untuk yang kedua kalinya. Jadi Sahara mencoba sabar dengan sikap Leon yang tiba-tiba berubah.


Hari itu Sahara benar-benar merasa bosan, Saat Sahara merasa bosan Sahara teringat tentang Sean yang kini mulai bangkrut. Sahara penasaran apa yang sudah terjadi dengan Leon dan Sean di hari dimana mereka terlihat begitu dekat.


Karena rasa penasaran Sahara yang begitu dalam. Akhirnya Sahara mencari tahu rumah Hiro teman dekat Leon. Setelah Sahara berhasil menemukan alamat rumah Hiro, Sahara akhirnya pergi menuju rumah Hiro.


"Kenapa aku bisa berada dalam lingkaran orang-orang seperti ini. Mereka semua kaya raya tapi tidak denganku." gumam Sahara.


Sahara berjalan masuk ke dalam rumah Hiro setelah penjaga rumah Hiro membiarkannya masuk ke dalam.


Saat Sahara mengetuh pintu rumah Hiro, Tak lama Hiro membukakannya pintunya.


"Astaga Sahara, kenapa kamu tau rumahku?" Kata Hiro dengan mata yang terbelalak.


"Sini masuk ke dalam."


Sejak Sahara menjadi kekasih Leon, Hiro kini sangat menghormati Sahara bahkan selalu ramah terhadap Sahara.


Sahara duduk di sofa bersama Hiro, lalu Sahara menanyakan banyak hal pada Hiro.


"Oh iya Sahara, aku turut berduka cita atas kepergian anakmu dan Leon. Tapi kamu jangan terus bersedih hati, suatu hari kamu akan mendapatkan balasan yang indah dari semua kesusahan hidup yang kamu jalani."

__ADS_1


"Terima kasih Hiro, semua doa baikmu padaku pasti akan kembali padamu."


Sahara mulai menanyakan banyak hal pada Hiro terutama tentang Leon yang tiba-tiba dekat dengan Sean.


Sahara menanyakan pada Hiro kenapa Leon bisa sedekat itu dengan Sean. Lalu Hiro pun menjawabnya dengan senang hati, meski begitu Hiro tetap meminta Sahara tak memberitahu Leon jika dirinya membocorkan apa yang sebenarnya terjadi dengan Leon dan Sean.


Hiro menjelaskan pada Sahara jika Leon mendekati Sean adalah untuk membuat hidup Sean sengsara, Ketika Sahara meninggalkan Leon dan Sean selama dua bulan lamanya. Dua bulan itu Leon menghabiskan waktunya untuk mendekati Sean dan merusak hidup Sean.


Leon datang ke kehidupan Sean berpura-pura ada di pihak Sean dan tak berpihak pada Sahara. Leon bahkan memberitahu Sean jika dirinya juga kecewa karean Sahara menolaknya. Setelah satu minggu Leon berusaha mendekati Sean, akhirnya Leon berteman dengan Sean sebagai teman bisnis.


Selama dua bulan itu bahkan Leon tahu jika Sahara sudah bekerja kembali di Bar. Tapi Leon sengaja tak mendekati Sahara, karena ingin fokus merusak hidup Sean. Leon melakukan itu karena Leon marah pada Sean yang sudah membuat Sahara tersakiti.


Hari itu juga Leon yang membawa Sean ke Bar, Leon berpura-pura membenci Sahara dan mengabaikannya di Bar karena Leon ingin Sean percaya jika dirinya memang benar-benar tak ada di pihak Sahara lagi karena Sahar menolaknya.


Setelah itu terjadi, Sean kehilangan banyak hartanya karena menginvestasikan hartanya ke orang yang salah. Yaitu orang yang disarankan oleh Leon. Orang yang disarankan Leon pada Sean adalah seorang penipu yang pintar dan cerdik sehingga membuat korbannya kehilangan banyak hartanya.


Itulah kenapa Leon tak mengundang Sean ke acara pernikahan dirinya dan juga Sahara, karena sebelum pernikahan mereka Leon sudah tak dekat lagi dengan Sean.


"Astaga, dia melakukan itu karena aku?" tanya Sahara tak percaya pada Hiro.


"Ya, Leon melakukan banyak hal demi kamu Sahara, dia pemberani dan apapun yang dia mau itu harus terjadi."


"Lalu bagaimana dengan keadaan Sonia nanti Pasti dia...'


"Tenang aja Sahara, terkadang Leon mengirimkan uang ataupun mainan pada Soniamu secara anonim. Apa Leon tak memberitahumu soal itu?"


"Tidak."


"Sekarang kamu jangan khawatir tentang Sonia, walau Sean sedang dalam kehidupan yang sulit akhir-akhir ini, Sonia tak akan pernah kelaparan. Karena Leon selalu ada untuk Sonia walau diam-diam. Leon sangat menyayangimu dan Sonia. Kamu jangan khawatir."


Sahara tak percaya dengan perbuatan Leon yang sampai melebihi batas. Perasaan Sahara campur aduk, dia bingung. Kini Sahara mulai memikirkan hal yang tidak-tidak. Sahara akan membuka lembaran baru lagi.


...🍀UPDATE SETIAP HARI🍀...


...Please support me dengan cara bantu like, komen dan share (Novel VIP 69) ini. Dan jangan lupa kasih gift hehe gomawo ♥ Follow me on Instagram @lyricbighit...

__ADS_1


...copyright©️Triahanda...


__ADS_2