
Saat ini Daniel dan juga Khayra sudah kembali ke kediaman yang mereka tempati dan terlihat juga jika kedua nya tampak sangat bahagia, entah apa yang membuat kedua nya bahagia yang jelas mama Sarah sangat senang sekali melihat nya
"Arya mana ma kok tidak terlihat?". Tanya Daniel
"Dia pergi tadi entah kemana mama juga tidak tahu karena dia juga tidak bilang pergi kemana " Jawab mama Sarah
"Ini kita bawakan makanan ma untuk makan malam hari ini . Maaf ya Khayra terlalu lama pergi nya tadi ". Kata Khayra
"Tidak apa sayang kan kita memang liburan jadi kamu pergi kemanapun dengan Daniel bukan masalah sebab kalian juga pasangan suami istri dan mama pun juga tidak akan melarang ". Kata mama Sarah
Dia tahu jika Daniel senang saat ini bahkan Daniel sudah mengatakan jika akan lama di luar negeri meninggal pekerjaan nya padahal dulu nya dia sungguh gila kerja sekali orang nya dan saat ini sudah berubah setelah ada Khayra dalam hidup nya
"Oh ya ma , Arum kemana ya ?". Tanya Khayra
"Ada di lantai atas dia tadi baru naik . Tadi nya mau memasak tapi mama larang sebab mama tahu pasti kalian akan membawa makanan jadi dari pada nanti tidak habis kan sayang lebih baik menunggu kalian saja ". Kata mama Sarah
"Wah mama kelaparan dong karena lama menunggu kita ". Kata Khayra
"Tidak sayang sejak tadi juga mama ngemil jadi masih belum lapar juga ". Kata mama Sarah
"Sudah pulang Khayra ". Sapa Arum yang kini turun dari anak tangga
"Iya maaf membuat kamu menunggu , pasti lapar ya ". Kata Khayra
"Tidak kok masih aman ". Kata Arum
"Ini aku bawa makanan ayo kita siapkan dulu makanan nya ". Kata Khayra mengajak
Kedua nya pergi ke dapur sementara Daniel dan mama Sarah duduk santai saja di sofa sambil sibuk dengan ponselnya masing-masing
"Baru pulang Niel ?". Tanya papa Carles
__ADS_1
"Iya pa baru saja tiba . " Jawab Daniel
"Papa mandi dulu setelah ini bergabung dengan kita makan malam ". Kata mama Sarah
"Ya sudah papa ke atas dulu setelah selesai membersihkan diri baru turun menemui kalian ". Kata Papa Carles
Daniel hanya diam saja dia masih sibuk dengan ponselnya dan kini mama Sarah pun juga melakukan hal yang sama dengan Daniel
"Tumben sekali ma tidak ikut papa pergi tadi ". Kata Daniel tanpa menoleh
"Ah iya itu mama malas Keluar jadi ya papa pergi sendiri cari udara segar tadi ". Kata mama Sarah
Daniel diam bahkan mama Sarah melirik nya pun dia juga tahu namun dia hanya pura-pura acuh saja tidak memperdulikan nya sama sekali
"Niel kau sudah pulang rupa nya , ku kira kau akan menginap dan tidur di bawah menara Eiffel". Goda Arya
"Kalau menara nya jatuh kau pasti suka bukan jika jatuh nya menimpa aku ". Kata Daniel
"Ya tidak seperti itu dong Niel , aku tidak sekejam itu dan juga tidak sama dengan mu bro jadi jangan bicara seperti itu tidak baik loh Niel ". Kata Arya
"Ikut Fachry tadi ke tempat mu ". Kata Arya
Daniel paham maksud Arya jadi dia pun tidak bertanya lagi sekarang karena sudah tahu apa yang di maksud Arya tadi bahkan saat ini pun Daniel kembali sibuk dengan ponselnya lagi
"Oh ya Niel jika aku membuka hotel di sini bagaimana?". Tanya Arya
"Ya buka saja aku akan mendukung mu ". Jawab Daniel
"Kau memang saudara yang baik sekali brother. Besok aku akan pergi lagi dengan Fachry untuk mencari tempat yang bagus dan cocok ". Kata Arya
"Fachry ada tugas penting besok jadi dia tidak bisa di ganggu ". Kata Daniel
__ADS_1
Arya menatap Daniel , bukan nya Fachry bertugas hanya menjaga Khayra saja dan jika khayra di rumah pasti dia tidak ada kerjaan tapi kenapa saat ini Daniel bicara seperti itu sungguh Dia tidak mengerti sama sekali
"Kan ada kau Niel di rumah yang bisa menjaga istri mu sendiri kenapa aku mengajak nya satu hari saja kau tidak memperbolehkan nya ". Kata Arya
"Karena dia memang ada tugas penting dan sama sekali tidak bisa di ganggu oleh siapapun juga ". Kata Daniel
"Oh begitu baiklah aku akan pergi lain waktu saja ". Kata Arya kecewa padahal dia sudah sangat antusias sekali untuk membuka usaha baru di luar negeri tapi sayang Daniel malah membuat nya kecewa tapi tidak benar kecewa sih karena dia hanya akting saja dengan raut wajah memelas nya itu saat ini
"Ayo makan malam nya sudah siap ". Kata Khayra mengajak
"Loh Arya kenapa ?". Tanya Khayra
"Abaikan saja dia karena saat ini dia ingin mendalami peran jadi biar kan saja dan ayo langsung ke meja makan ". Kata Daniel
Di kediaman William pun saat ini sedang makan malam juga dan terlihat putri mereka sedang makan dengan lahap nya sekarang
"Kak Raka kenapa tidak bilang jika di sini juga kan jika tahu kita bisa pergi bersama untuk jalan-jalan ". Kata Alin
"Iya sayang maaf kakak juga mendadak ke sini karena urusan bisnis dan Minggu depan juga sudah pergi lagi ". Kata Raka sambil mengelus rambut Alin penuh sayang
"Kamu kenapa tidak lama saja di sini Raka , papa juga ada bisnis di sini . kalian bisa kan kerja sama nantinya ". Kata Katrine
"Raka hanya beberapa hari saja ma dan lagi Raka juga tidak bisa lama di sini karena harus ke negara lain nya . Jadwal Raka padat sekali ma ". Kata Raka
"Biarkan saja sayang Raka memang sibuk dan lagi dia hebat loh usaha nya banyak sekali bahkan dia juga turun tangan sendiri tidak mengandalkan banyak orang di sekeliling nya berbeda sekali dengan Daniel ". Kata William
"Apa tidak sebaik nya jika kita menemui nya pa , akan lebih bagus kan apalagi ada Raka di sini juga jadi Daniel bisa mengenal Raka sebagai saudara nya meksipun saudara tiri ". Kata Katrine
"Hal itu sudah kita bahas tadi ma jadi sudah jangan di bahas lagi karena papa tahu bagaimana Daniel ". Kata William
"Jadi kak Daniel juga ada di sini , sejak kapan ma ?". Tanya Alin antusias karena dia juga sudah lama sekali tidak bertemu dengan Daniel. Meskipun Daniel tidak menyukai nya tapi dia sangat senang sekali jika bertemu Daniel bahkan dia juga sering kali mencari kabar tentang kakak nya yang dia rasa sangat hebat sekali dalam banyak hal
__ADS_1
"Baru datang ke sini Daniel . Dia liburan ke sini ". Kata Katrine
Raka sama sekali tidak ingin ikut dalam pembahasan tentang Daniel karena dia dan Daniel sejak dulu memang tidak pernah akur bahkan kedua nya bisa di katakan saling membenci satu dengan yang lain nya karena cerita masa lalu